Tingkat Kecernaan Protein dan Serat Kasar Akibat Pemberian Pakan Konsentrat Fermentasi dan Silase Eceng Gondok (Eichornio crassipes) pada Domba Lokal Jantan

Muha Sauri

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kecernaan protein dan serat kasar pada domba lokal yang diberi pakan konsentrat fermentasi dan silase eceng gondok. Sebanyak 8 ekor domba ekor tipis digunakan dalam penelitian ini. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan yaitu  P0 (pakan basal 100%), P1 (pakan basal 80% dan konsentrat fermentasi 20%), P2 (pakan basal 70%, konsentrat fermentasi 10%, dan silase eceng gondok 20%), dan P3 (pakan basal 60%, konsentrat fermentasi, 10%, dan silase eceng gondok 30%). Parameter penelitian yang diamati adalah kecernaan protein dan kecernaan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan konsentrat fermentasi dan silase eceng gondok dengan perbandingan yang berbeda berpengaruh secara nyata (P>0,05) terhadap kecernaan serat kasar tetapi tidak berpengaruh terhadap kecernaan protein kasar pada domba lokal jantan. Kesimpulannya  pemberian konsentrat fermentasi dan silase eceng gondok mampu menggantikan pakan hijauan karena dapat meningkatkan kecernaan serat kasar dan tidak menurunkan kecernaan protein kasar.

Keywords


Crude fiber, digestibility, fermented concentrate, protein, water hyacinth silage.

Full Text:

PDF

References


Arifbowo, N. A. 2007. Pengaruh suplementasu ampas tahu, ampas tempe, dan ampas kecap terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organic pada domba lokal jantan. Skripsi. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Devendra, C. dan Burns, M. 1994. Produksi kambing di daerah tropis. Institut Pertanian Bogor Press. Nogor.

Ekawati, E., Anis Muktiani dan Sunarso. 2014. Efisiensi dan kecernaan ransum domba yang diberi silase ransum komplit eceng gondok ditambahkan starter lactobacillus plantarum. Agripet 14(2):107-114.

Fathul, F., Liman, N. Purwaningsih, and S. Tantalo. 2013. Pengetahuan Pakan dan Formulasi Ransum. Jurusan Peternakan. Lampung: Fakultas Pertanian.

Gabriel, O. S., A.N. Fajemisin and E. Onyaekachi. 2018. Nutrients digestibility, nitrogen bslsnce sng blood ptofile of west African dwarf (WAD) goats fed cassava pels. With urea-molasses multi-nutrient blok (UMMB) supplement. Asian Research Journal of Agriculture. 9 (4) : 1-11.

Gultom, E. P., T. H. Wahyuni, dan M. Tafsin. 2016. Kecernaan serat kasar dan protein kasar ransum yang mengandung pelepah daun kelapa sawit dengan perlakuan fisik, biologis, kimia dan kombinasinya pada domba. Jurnal. Peternakan integrative. 4 (2): 193-202.

Gunn, R. G. 1983. The influence of nutrition on the reproductive performance of ewes. In: Sheep Production. Haresign, W. (Ed). Butteworths, London. 99-110.

Hartadi, H., S. Reksohadiprodjo, S. Lebdosukojo, A.D. Tillman, L.C. Kearl and L.E. Harris. 2005. Tabel-tabel dari komposisi bahan makanan. Data Ilmu Makanan Ternak untuk Indonesia. Yogyakarta (id): UGM press.

Hanafi, N.D., 2004. Perlakuan silase dan amoniasi daun kelapa sawit sebagai bahan baku pakan domba. USU Digital Library, Palembang.

Hutagalung, L. W. 2018. Kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing peranakan etawa yang diberi pakan fermentasi lumpur sawit dan ampas tahu dengan imbangan yag berbeda. Skripsi. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu.

Ismail, R. 2011. Kecernaan in vitro. Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Fakultas Peternakan.

Kearl, L.C. 1982. Nutrient requirements of ruminants in developing countries. Int'1 Feedstuff Inst . Utah Agric. Exp.Sta. USU. Logan Utah . USA

Mahesti, G., Achmadi,J.,dan Rianto, E.. 2010. Pemanfaatan protein pada domba lokal jantan dengan bobot badan dan atas pemberian pakan yang berbeda. Magister Ilmu Ternak, Universitas Diponegoro, Semarang.

Maynard, L.A., Loosil, J.K. Hintz, H.F., and Warner, R.G.2005. AnimalNutrition. (7th Edition) McGraw-Hill Book Company. New York, USA.

Mc Donald, P., Edwards, R., and Greenhalgh, J. 2002. Animal Nutrition. 6th. New York.

Morand-fehr, P. 1981. Nutrition and feeding o goats: applications in goat production. In C. Gall (Ed): Academy press, New York,NY.

Mugiawati, R.E. 2013. Kadar air dan ph silase rumput gajah pada hari ke-21 dengan penambahan jenis aditif dan bakteri asam laktat. Jurnal Ternak Ilmiah. 1 (1): 201-207.

Muktiani. 2013. Khasiat dan cara olah sirsak untuk kesehatan dan bisnis makanan. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Mulyono, S., dan Sarwono,B. 2004. Penggemukan kambing potong. Penebar Swadaya, Jakarta.

Paramita, W., Susanto,W.E., dan Yulianto,A.B. 2008. Konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organik haylase pakan lengkap ternak sapi peranakan ongole. Media Kedokteran Hewan. 24 (1): 59–62.

Puastuti, W. 2005. Tolok ukur mutu protein ransum dan relevansinya dengan retensi nitrogen serta pertumbuhan domba. Disertasi. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Purbowati, E., Sutrisno, C.1., Baliarti,E.,Budhi,S.P.S.,dan Lestariana,W. 2007. Pemanfaatan protein pakan komplit dengan kadar protein dan energi yang berbeda pada penggemukan domba lokal jantan secara feedlot.Universitas Gadjah Mada, Yogyakart.

Purbowati, E.,Rahmawati, I., dan Rianto, E. 2015. Jenis hijauan dan kecukupan nutrien kambing jawaradu di kabupaten brebes jawa tengah. Pastura. 5 (1) : 10-14.

Rahman, M. M., R. B Abdullah, W. E. Wan Khadijah., T. Nakagawa, and R. Akashi. 2013. Feed intake, digestibility and growth performance of goats offered napier grass supplemented with molasses proctected palm karnel cake and soya waste. Asian Journal of Animal and Veterinary Advences. 8 (3) : 527-534.

Rianto, E., Anggalina, D., Dartosukarno, S., dan Purnomoadi, A. 2006. Pengaruh metode pemberian pakan terhadap produktivitas domba ekor tipis. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2006, Bogor. Hal: 361-364.

Siregar, S.B. 2003. Tekhnik pemeliharaan ternak sapi dan analisis usaha. Jakarta : Penebar Surabaya.

Steel, R.G.D., dan Torrie,J.H. 1995. Prinsip dan prosedur statistika edisi ke-4 (terjemahn (oleh b. sumantri). Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sumarsih, S. 2003. Mikrobiologi dasar. Jurusan ilmu Tanah Fakultas Pertanian UPN Veteran. Yogyakarta.

Suparjo, K., G. Wiryawan, E. B. Laconi, dan D. Mangunwidjaya. 2011. Performa kambing yang diberi kulit buah kakau terfermentasi. Media Peternakan 34 :35-42.

Suprapto, H., Suhartati,F. M., dan Widiyastuti,T. 2013. Kecernaan serat kasar dan lemak kasar complete feed limbah rami dengan sumber protein berbeda pada kambing pernakan etawa lepas sapih.Jurnal Ilmiah Peternakan 1(3):938-946.

Tillman, A.D., Hartadi, H., Reksohadiprodjo,S., Prawirokusumo, S., dan LebdosukojoS. 1998. Ilmu makanan ternak dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Tillman, A. D.,Hartadi,H.,dan Reksohadiprodjo,S. 2005. Indonesian feed composition tables. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.20326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id