Pengaruh Konsentrasi Giberelin Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)

Farah Zairina, Marai Rahmawati, Mardhiah Hayati

Abstract


Bawang merah memiliki harga jual yang tinggi di pasaran. Penggunaan giberelin pada beberapa varietas bawang merah merupakan faktor pendukung dalam berhasilnya budidaya bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kedua faktor yang diteliti yaitu konsentrasi giberalin dan varietas, serta interaksi antara kedua faktor tersebut. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Percobaan dua dan Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala dari Juni hingga Agustus 2021. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial 3 x 3 dengan tiga ulangan. Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi giberelin (0 ppm, 125 ppm, dan 250 ppm) dan tiga varietas (Bima Brebes, Tajuk, dan Vietnam). Hasil penelitian memperlihatkan, konsentrasi giberelin berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 40 HST. Tanaman tertinggi dijumpai pada perlakuan kontrol. Tinggi tanaman umur 70 HST tertinggi pada varietas Tajuk. Jumlah anakan per rumpun umur 30, 40, 50, 60 dan 70 HST, dan jumlah umbi per rumpun tertinggi pada varietas Bima Brebes. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara kedua faktor yang diteliti.

 

The Effect of Gibberellin Concentration on Growth and Yield of Several Shallot (Allium ascalonicum L.) Varieties


Shallots are commodities that have a high selling value in the market. The use of gibberellins in several shallot varieties is a supporting factor to the success of shallot cultivation. The purpose of this research is to appropriate concentration of gibberellins and varieties, as well as the interaction between these two factors on the growth and yield of shallots. This research was conducted in Experimental Garden 2 and Horticulture Laboratory, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University during June until August 2021. This research used a 3 x 3 factorial randomized block design that repeated three times. The factors researched was the concentration of gibberellins (0 ppm, 125 ppm, 250 ppm) and three shallot varieties (Bima Brebes variety, Tajuk variety, and Vietnam variety). The results showed, that the concentration of gibberellins significant to plant height on 40 DAP. The highest plants were found in the control treatment. The highest plant at 70 DAP was found in Tajuk variety. The best number of saplings per clump on 30, 40, 50, 60, and 70 DAP, and the number of bulbs per clump on Bima Brebes variety. There was no interaction between the concentration of gibberellins and shallot varieties on all observed variables.


Keywords


Bawang merah; giberelin; varietas; Gibberellin; shallot; variety.

Full Text:

PDF

References


Ayu, N. G., Abdul, R., dan Sakka, S., 2016. Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Berbagai Jarak Tanam. Jurnal Agrotekbis. 4(5): 530-536.

Azmi, C., Iteu, M. H., dan Gugun, W., 2011. Pengaruh Varietas dan Ukuran Umbi terhadap Produktivitas Bawang Merah. Jurnal Hortikultura. 21(3): 206-213.

Badan Pusat Statistik, 2019. Statistik Hortikultura 2019. BPS RI, Jakarta.

Basuki, R.S., Nur, K., dan Luthfy, L., 2014. Evaluasi dan Preferensi Petani Brebes terhadap Atribut Kualitas Varietas Unggul Bawang Merah Hasil Penelitian Balitsa. Jurnal Hortikultura. 24(3): 76-282.

Darmawan, J., dan Justika, S. B., 2010. Dasar-Dasar Fisiologi Tanaman. SITC, Jakarta.

Elshyana, I. S., Dwi, R. L., dan Karno, K., 2019. Respon Pertumbuhan True Shallot Seed Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium cepa L.) terhadap Aplikasi Giberelin. Jurnal Agro Complex. 3(3): 114-123.

Gardner, F. P., R. B. Pearce, dan Roger L. M., 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Haq, M. M. N., dan Iskandar U., 2015. Respon Beberapa Varietas Bawang Merah dan Lama Perendaman GA₃ terhadap Pertumbuhan dan Hasil. Agritop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 1(1): 41-50.

Jasmi, E. S., dan Indradewa, D., 2013. Pengaruh Varietas Umbi terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Perkembangan Bawang Merah di Dataran Rendah. Jurnal Ilmu Pertanian. 16(1): 42-57.

Katrin, N., Nurbaiti, dan Murniati., 2021. Pengaruh Pemberian Giberelin dan Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Dinamika Pertanian. 37(1): 37-46.

Lakitan, B., 1990. Fisiologi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Mehran, Elly, K., dan Sufardi., 2016. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada tanah Aluvial Akibat Pemberian Berbagai Dosis Pupuk NPK. Jurnal Floratek. 11 (2): 117-133.

Oktaviani, Z., Mardhiah H., dan Elly K., 2020. The Response of Shallot (Allium ascalonicum L.) Growth and Yield to Gibberelline Concentration and The Interval of NASA Liquid Organic Fertilizer. In: Proceeding of The 1st International Conference on agriculture and Bioindustry 2019. Banda Aceh, Indonesia: Universitas Syiah Kuala. 425(012071): 1-8.

Putrasamedja, S., 2007. Pengaruh Berbagai Macam Bobot Umbi Bibit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Berasal dari Generasi Ke Satu terhadap Produksi. Penelitian dan Informasi Pertanian “Agrin”. 11(1): 19-24.

Rachmat, M., Bambang, S., dan Chairul, M., 2012. Produksi Perdagangan dan Harga Bawang Merah. http://pse.litbang.pertanian.go.id. [Diakses 12 Maret 2021].

Sumarni, N., Rosliani, R., Basuki, R.S., dan Hilman, Y., 2012. Pengaruh Varietas, Status K-Tanah, dan Dosis Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan, Hasil Umbi, dan Serapan Hara K Tanaman Bawang Merah. Jurnal Hortikultura. 22(3): 233-241.

Suriani, N., 2012. Budidaya Bawang Merah. Cahaya Atma Pustaka, Yogyakarta.

Tarmizi., 2010. Kandungan Bawang Merah dan Khasiatnya. UI Press, Jakarta.

Widiarti, W., Insan, W., dan Iskandar, U,. 2017. Optimalisasi Teknologi Produksi True Shallot Seed Bawang Merah. Jurnal Agritrop. 15(2): 203-216.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i2.20155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id