Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Kompos Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum. L)

Amanda Iktacia Nola, Taufan Hidayat, Jumini Jumini

Abstract


Abstrak. Penelitian ini memiliki tujuan bagaimana mengidentifikasi pengaruhnya jarak tanam dan dosis kompos ampas kopi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Riset ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4 x 3 yang 3 pengulangan. Faktor yang diperhatikan yakni jarak tanamnya yang berisikan 3 taraf (yakni 10 cm x 15 cm, 15 cm x 25 cm, dan 20 cm x 30 cm) dan penambahan dosis kompos ampas kopi yang berisikan 4 taraf (kontrol, 15, 30, dan 45 ton ha-1). Hasil riset memperlihatkan bahwasanya jarak tanam memiliki pengaruh yang nyata terhadap potensi hasil. Produksi tanaman terbaik ditemui di perlakuan berjarak tanam 10 cm x 20 cm. Dosis kompos ampas kopi berpengaruh sangat nyata pada tingginya tumbuhan berumur 2, 4, dan 6 MST, diameter umbi, bobot kering umbi per rumpun, dan produksi tanaman. Pertumbuhan dan hasil bawang merah paling baik ditemukan dalam perlakuan kontrol (tanpa kompos). Ada interaksi yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman 2, 4, dan 6 MST, diameter umbi, bobot kering umbi per rumpun dan interaksi nyata terhadap potensi hasil. Pertumbuhan dan produksi bawang merah terbaik ditemui di penggabungan perlakuan jarak tanam 10 cm x 20 cm yang berperlakuan kontrol (tanpa kompos ampas kopi).

Kata kunci: Ampas kopi, Bawang merah, Jarak tanam, Kompos

Abstract. The aim of tis study is to find out the effect of planting distance and the dose of coffee pulp compost on the growth and production of onions. Method that used in this study is a Randomized Design Group of 4 x 3 factorial patterns with 3 repeats. Factors studied were planting distance consisting of 3 levels (i.e. 10 cm x 15 cm, 15 cm x 25 cm, and 20 cm x 30 cm) and a dose of coffee pulp compost consisting of 4 levels (control, 15, 30, and 45 tons ha-1). The results showed that planting distance has a very real effect on the potential of results. The best potential results are found in the treatment of planting distance of 10 cm x 20 cm. The compost dose of coffee grounds has a very noticeable effect on the height of plants aged 2, 4, and 6 WAP, bulb diameter, dry weight of bulbs per clump, and potential yield. The best onion growth and results are found in the control treatment (without compost). There is a very noticeable interaction with plant height of 2, 4, and 6 WAP, bulb diameter, dry weight of bulbs per clump and real interaction of potential yields. The best growth and production of onions is found in the combination of 10 cm x 20 cm planting distance treatment with control treatment (without coffee grounds compost).

 


Keywords


coffee grounds, compost, Shallots, spacing

Full Text:

PDF

References


Azmi, C., Hidayat, M. dan Wiguna, T., 2011. Pengaruh Varietas dan Ukuran Umbi Terhadap Produktivitas Bawang Merah. Jurnal Hortikultura, 21 (3), pp. 206-213.

Dianita, U. R., 2019. Peningkatan Kualitas Kompos Ampas Kopi Dengan Penambahan Kotoran Ternak Dan Pengaruhnya Terhadap Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. saccharata sturt). Universitas Brawijaya, Malang.

Efendi, A.M., Fahmi, I., Samanhudi dan Purwanto, E., 2020. Pengaruh Ukuran Suing dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih Varietas Lumbu Hijau. Agrotechnology Research, 4 (1), pp. 6-10.

Firmansyah, I dan Sumarni, N., 2016. Pengaruh Dosis Pupuk N dan Varietas Terhadap Ph Tanah, N-Total Tanah, Serapan N, Dan Hasil Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Entisols – Brebes Jawa Tengah. Jurnal Hortikultura, 23 (4), pp. 358–364.

Fuadi, J., Elly, K. dan Erita, H., 2016. Pengaruh Dosis Kompos Limbah Bubuk Kopi dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah. Prosiding Seminar Nasional. pp. 211-220.

Hidayatullah, T., Pakhpana., T.E. dan Mardiana, E., 2021. Respon Mini Bulb Bawang Merah Terhadap Jarak Tanam Aplikasi Biochar dan Lascing Pada Tanah Ultisol. Agrium, 24 (2), pp. 73-79.

Nugrahini, T., 2013. Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tuk Tuk Terhadap Pengaturan Jarak Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA. Ziraa’ah, 36 (1), pp. 60-65.

Saidah., Muchtar., Syafruddin., dan Pangestuti, R., 2019. Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah Asal Biji di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Prossiding: Semnas masyarakat biodiversitas Indonesia, 5 (2), pp. 209-212.

Simatupang, S., 2019. Kajian Jumlah Populasi dan Varietas Terhadap Produksi dan Keuntungan Usaha Tani Bawang Merah di Sumatera Utara. Jurnal Hortikultura, 29 (2), pp. 219-230.

Sumarni, N., Rosliani, R. dan Suswandi., 2012. Optimasi Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK Untuk Produksi Bawang Merah Dari Benih Umbi Mini di Dataran Tinggi. Jurnal Hortikultura, 22 (2), pp. 147-154.

Wadiyanti, P., 2018. Pengaruh Kompos Ampas kopi (Coffea liberica W.Bull ex Hiern) Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Terung Kopek (Solanum melongena L). UIN Sulthan Thaha Saifudin, Jambi.

Azmi, C., Hidayat, M. dan Wiguna, T., 2011. Pengaruh Varietas dan Ukuran Umbi Terhadap Produktivitas Bawang Merah. Jurnal Hortikultura, 21 (3), pp. 206-213.

Dianita, U. R., 2019. Peningkatan Kualitas Kompos Ampas Kopi Dengan Penambahan Kotoran Ternak Dan Pengaruhnya Terhadap Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. saccharata sturt). Universitas Brawijaya, Malang.

Efendi, A.M., Fahmi, I., Samanhudi dan Purwanto, E., 2020. Pengaruh Ukuran Suing dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih Varietas Lumbu Hijau. Agrotechnology Research, 4 (1), pp. 6-10.

Firmansyah, I dan Sumarni, N., 2016. Pengaruh Dosis Pupuk N dan Varietas Terhadap Ph Tanah, N-Total Tanah, Serapan N, Dan Hasil Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Entisols – Brebes Jawa Tengah. Jurnal Hortikultura, 23 (4), pp. 358–364.

Fuadi, J., Elly, K. dan Erita, H., 2016. Pengaruh Dosis Kompos Limbah Bubuk Kopi dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah. Prosiding Seminar Nasional. pp. 211-220.

Hidayatullah, T., Pakhpana., T.E. dan Mardiana, E., 2021. Respon Mini Bulb Bawang Merah Terhadap Jarak Tanam Aplikasi Biochar dan Lascing Pada Tanah Ultisol. Agrium, 24 (2), pp. 73-79.

Nugrahini, T., 2013. Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tuk Tuk Terhadap Pengaturan Jarak Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA. Ziraa’ah, 36 (1), pp. 60-65.

Saidah., Muchtar., Syafruddin., dan Pangestuti, R., 2019. Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah Asal Biji di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Prossiding: Semnas masyarakat biodiversitas Indonesia, 5 (2), pp. 209-212.

Simatupang, S., 2019. Kajian Jumlah Populasi dan Varietas Terhadap Produksi dan Keuntungan Usaha Tani Bawang Merah di Sumatera Utara. Jurnal Hortikultura, 29 (2), pp. 219-230.

Sumarni, N., Rosliani, R. dan Suswandi., 2012. Optimasi Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPK Untuk Produksi Bawang Merah Dari Benih Umbi Mini di Dataran Tinggi. Jurnal Hortikultura, 22 (2), pp. 147-154.

Wadiyanti, P., 2018. Pengaruh Kompos Ampas kopi (Coffea liberica W.Bull ex Hiern) Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Terung Kopek (Solanum melongena L). UIN Sulthan Thaha Saifudin, Jambi.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i2.20108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id