Uji Performansi Alat Pengering Tipe Hohenheim Generasi Ketiga untuk Pengeringan Pliek-U

Nadiatul Hikmah, Rita Khathir, Bambang Sukarno Putra

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performansi alat pengering terowongan Hohenheim generasi ketiga dalam proses pengeringan pliek-u. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah iradiasi surya, suhu, kelembaban relatif (RH) dan berat bahan. Pengamatan dilakukan dalam interval 1 jam selama proses pengeringan dan proses pengeringan dihentikan apabila pliek-u sudah siap untuk dipress. Proses pengeringan bersifat intermitten yaitu hanya dilaksanakan selama ada iradiasi matahari. Alat pengering terowongan Hohenheim yang diuji sudah menggunakan pengendali proportional integral derivative (PID) untuk kipas outlet dengan setting point sebesar 55°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengeringan berlangsung selama 2 hari dengan durasi 12 jam. Rata-rata iradiasi surya yang diperoleh adalah 593-642 W/m2. Suhu pengeringan rata-rata pada hari pertama adalah 38,2-39,4°C, sedangkan suhu pengeringan rata-rata pada hari kedua adalah 39,2-42°C. Adapun suhu tertinggi yang diperoleh selama pengamatan adalah 46,3°C, di mana suhu ini masih berada di bawah setting point pengendali PID sehingga kipas outlet berada dalam keadaan mati sepanjang proses pengeringan. Suhu pengeringan pada alat pengering terowongan Hohenheim Aceh lebih tinggi dari suhu pengeringan secara penjemuran matahari, yaitu sebesar 5—8°C. Adapun kelembaban relatif (RH) ruang pengering lebih rendah dari RH lingkungan. Kadar air pliek-u terendah sebesar 5,23% diperoleh pada metode penjemuran. Hal ini dapat dijelaskan sebagai penggunaan bahan loyang pengering dari aluminium yang konduktifitas panasnya baik serta dilakukannya proses pengeringan di atas lantai beton yang juga sangat baik dalam menyerap panas. Rata-rata pH pliek-u yang dihasilkan sebesar 5,4 dan panelis lebih menyukai pliek-u yang dikeringkan dengan alat pengering terowongan Hohenheim Aceh daripada pliek-u yang dikeringkan secara penjemuran matahari langsung.

Kata kunci: Alat Pengering Hohenheim, Pliek-u, pengendali PID


The Performance Test Of Solar Dryer Type Hohenheim Third Generation For Drying Pliek-U

Abstract. The study aimed to test the performance of solar tunnel dryer type Hohenheim third generation in drying pliek-u. The parameters observed were solar irradiation, temperature, relative humidity, and weight of pliek-u. The observations were conducted in interval of 1 hour during the drying process and it was done until the pliek-u were ready to press. The drying process was run intermittent only during the solar irradiation available. The dryer had used the proportional integral derivative (PID) controller for the outlet fans at setting point of 55°C. Results showed that the drying of pliek-u can be completed in 2 days (12hours). The average solar irradiation was 593-642 W/m2.  The average drying temperatures on the first day were 38.2-39.4°C, while the average drying temperatures on the second day were 39.2-42°C. The highest drying temperature observed was 46.3°C therefore the outlet fans were off during the drying process. However, the drying temperature of solar tunnel dryer was higher than that of the sun-drying about 5-8°C. In contrast, the relative humidity in the drying chamber was lower than that of sun-drying. The lowest moisture content of pliek-u was obtained at sample dried under sun-drying; it was about 5.23%. It can be explained as the use of aluminium container with high thermal conductivity and also the placement of the container directly above the concrete floor with high thermal absorption.  The acidity of pliek-u was 5.4 and the panellists prefer the pliek-u dried by using the dryer compared to one dried under sun-drying.

Keywords:.Solar dryer type Hohenheim, Pliek-U, PID controller



Keywords


Alat Pengering Hohenheim, Pliek-u, pengendali PID ; Solar dryer type Hohenheim, Pliek-U, PID controller

Full Text:

PDF

References


BPS, 2018. Provinsi Aceh Dalam Angka 2018. BPS Provinsi Aceh, Banda Aceh.

Dirjenbun. 2012. Peningkatan Produksi, Produktivitas Dan Mutu Tanaman Tahunan. Pratiwi, M.F. & Sutara, P.K. 2013. Etnobotani Kelapa (Cocos Nucifera L.) Di Wilayah Denpasar Dan Badung. Jurnal Simbiosis. 1(2), 102-111

Feryna, E. N. 2006. Variasi Lama Pemanasan Dan Kosentrasi Bahan Pewangi Pada Pembuatan Minyak Kemenyan Dari Minyak Pliek-u (Minyak Kelapa Hasil Fermentasi Khas Aceh). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Khathir, R., Agustina, R., dan Ratna. 2015. Karakteristik Alat Pengering Tipe Hohenheim Pada Pengeringan Pliek-u. Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Standardisasi Industri V , 308-313.

Mentari, B., Nurba, D., dan Khathir, R., 2017. Karakteristik Pengeringan Jahe Merah (Zingiber officinale Var Rubrum Rhizome) Dengan Metode Penjemuran Dan Menggunakan Alat Pengering Tipe Hohenheim 2, 439–448.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i2.20041

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id