Implementasi Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) Pada Rumah Makan Wong Solo Seutui Kota Banda Aceh.

Muhammad Zubir, Dian Hasni, Cut Nilda

Abstract


Abstrak : Keamanan pangan (food safety) merupakan salah satu ilmu yang membahas aktifitas pencegahan resiko bahaya fisik, kimia dan biologis selama proses pengolahan pangan. Penerapan keamanan pangan ini sangat krusial mengingat meningkatnya kasus keracunan makanan khususnya pada makanan cepat saji seperti catering, restoran atau rumah makan. Kasus keracunan makanan umumnya disebabkan kurangnya penerapan sanitasi dan higiene. Oleh karena itu dalam penerapan keamanan pangan, program Good Manufacturing Practices (GMP) dan Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP) menjadi program pra-syarat dalam sistem keamanan pangan. Studi ini bertujuan untuk melaporkan implementasi GMP dan SSOP di Rumah Makan  Wong Solo (RM-WS) Seutui kota Banda Aceh dan menyusun rekomendasi perbaikan kepada RM-WS. Dari hasil pengamatan terhadap lima belas aspek implementasi GMP, RM-WS yang menjadi rekomendasi yaitu untuk memperbaiki kondisi umum sarana pengolahan, pencatatan dan dokumentasi, penyimpanan produk, tindakan pengawasan mutu namun keseluruhan sudah sangat baik. Sedangkan aspek SSOP yang menjadi rekomendasi yaitu kebersihan permukaan yang kontak dengan makanan, pencegahan kontaminasi silang, pelabelan, pemberantasan hama.

Implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) at Wong Solo Seutui Restaurant, Banda Aceh City

Abstract. Food safety is one of the study that discusses the prevention of physical, chemical and biological risks during food processing. Implementation of food security is crucial in view of the rise in cases of food poisoning, especially in ready to eat foods such as catering, restaurants or restaurants. Cases of food poisoning are primarily due to lack of sanitation and hygiene use. Thus in the application of food security, the good manufacturing practices (GMP) and standard prescribed procedure (SSOP) become a pre-prerequisite program in food security systems. The study aims to report the implementation of GMP and SSOP at Wong Solo's (RMWS) restaurant, and recommends the suitable improvements to achieve the needs of GMP and SSOP. Based on the results of the GMP implementation of fifteen aspects, the RM-WS that became a recommendation for improving public conditions through processing, record and documentation, product storage, quality control measures but overall are excellent. The SSOP aspect is a recommendation for food-related surface hygiene, cross contamination prevention, labeling, the eradication of pests.



Keywords


Kata kunci : SSOP, GMP, ayam bakar, keamanan pangan, Keywords: SSOP, GMP, grilled chicken, food safety.

Full Text:

PDF

References


Anggraini, T. 2014. Penerapan Good Manufactoring Practices Pada Industri rumah Tangga Kerupuk Teripang Di Sukolilo Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 7(2): 148–158.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), 2004. Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Bimantara, A.P., Triastuti, J., 2020. Application of Good Manufacturing Practices (GMP) in Frozen Squid company, PT Starfood Lamongan, East Java. Journal of Marine and Coastal Science 7, 111.

BPOM. 2018. Batas Maksimal Cemaran Logam Berat dalam Pangan Olahan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

BPOM. 2019. Batas Maksimal Cemaran Mikroba dalam Pangan Olahan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. 2019. Profil Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2019. Aceh: Dinas Kesehatan.

Eko, W.S., 2015. Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Gagan, A. 2010. Good Manufacturing Practies (GMP) of Food Industry. Bumi Aksara. Jakarta.

Hanidah, I.-I., Mulyono, A.T., Andoyo, R., Mardawati, E., Huda, S., 2018. Penerapan Good Manufacturing Practices Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk Olahan Pesisir Eretan - Indramayu. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian 3(1): 395-397.

Haryadi, P., Andarwulan, N., 2018. Peningkatan Penjaminan Keamanan dan Mutu Pangan untuk Pencegahan Stunting dan Peningkatan Mutu SDM Bangsa dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi XI 2018, Jakarta.

Ristyanadi, B., Hidayati, D., 2012. Kajian Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) Di Industri Rajungan PT.Kelola Mina Laut Madura. Jurnal AGROINTEK. 6(1): 55-58.

Sani, A. 2014. Knowledge, Attitudes and Practices of Food Handlers on Food Safety in Food Service Operations at The University Kebangsaan Malaysia. Food Control. 37(2): 210-217.

Sari, F. 2016. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di Dapur Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 8(2): 248-257.

Sari, M.H., 2017. Pengetahuan dan Sikap Keamanan Pangan dengan Perilaku Penjaja Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar. Journal of Health Education 2(2): 163-170.

Susilawati. 2010. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Penjamah Makanan dengan Praktek Higiene dan Sanitasi Makanan di Unit Gizi RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 6(1): 50-68.

Sutikno, N., 2017. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dalam Produksi Ikan Kaleng di PT. Maya Food Industries Pekalongan. Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.

Winarno, F. 2012. GMP Cara Pengolahan Pangan Yang Baik. M-Brio Press. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i2.19918

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id