PERILAKU MENGONTROL CAIRAN PADA PASIEN HEMODIALISIS

Fina Jasitasari, Teuku Samsul Bahri

Abstract


Gagal ginjal kronik menduduki peringkat 18 penyebab kematian didunia dan peringkat ke-2 perawatan dengan pembiayaan terbesar di Indonesia, Hemodialisis adalah salah satunya. Status cairan sangat menentukan kecukupan cairan dan terapi cairan selanjutnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku mengontrol cairan pada pasien hemodialisis di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Pengumpulan data dilakukan di Instalasi Hemodialisis RSUDZA. Alat ukur menggunakan modifikasi kuesioner Tatu Hirmawaty (2014) Perilaku Mengontrol cairan yang terdiri dari 20 pertanyaan dalam skala Likert dengan validitas (r = 0,52 – 0,86) dan reliabilitas (R = > 0,8). Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan perilaku mengontrol cairan baik sebanyak 54 orang (58,7%), usia terbanyak menunjukkan lansia awal sebanyak 36 orang (39,1%), Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki sebanyak 60 orang (65,2%), pendidikan terakhir menunjukkan pendidikan menengah sebanyak 47 orang (51,1%), lama hemodialisis menunjukkan lebih dari 24 bulan sebanyak 50 orang (54,3%). Dapat disimpulkan bahwa perilaku pasien hemodialisis dalam mengontrol cairan dalam kategori baik. Direkomendasikan kepada pasien agar mengikuti prosedur terapi serta mematuhi diet dan terapi cairan sesuai yang sudah dianjurkan guna menghindari memburuknya kondisi kesehatan fisik pasien.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Aru, W. Sudoyo. Dkk. (2014). Ilmu Penyakit Dalam Edisi 6 Jilid 2. Jakarta: InternaPublishing.

Baradero, M, Dayrit M. W (2008). Klien gangguan ginjal. Ester M, Wahyuningsih E, Editors. Jakarta: EGC.

Cahyaningsih, N. (2011). Hemodialisis (Cuci Darah). Jogjakarta: Mitra CendikiaPress.

Daharma, K.K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan: Pedoman Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta Timur: CV. Trans Info Media.

Dahlan, S, M. (2012). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif Bivariat, dan Multivariat, dilengkapi dengan Menggunakan SPSS Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika.

Desitasari, U & Misrawati. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Diet pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/download/3463/3359. 16 Maret 2018.

Hirmawati, T. (2014). Pengaruh Metode Pendidikan Kesehatan terhadap Kepatuhan dalam Pembatasan Asupan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Tarakan. http://digilib.esaunggul.ac.id/pengaruh-metode-pendidikan-kesehatan-terhadap-kepatuhan-dalam-pembatasan-asupan-cairan-pada-pasien-gagal-ginjal-kronik-di-rsud-tarakan-2654.html. 16 Maret 2018.

Kamaluddin, Ridwan dkk. Maret 2009. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Asupan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Vol.4 N0.1. http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/108. 23 Oktober 2017.

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Pusat data dan informasi Kementrian Kesehatan RI: Situasi Penyakit Ginjal Kronis, hh.1-6.

Kozier, E, Berman & Snyder. (2004). Fundamental Keperawatan. Konsep, Proses dan Praktik. Ed 7. New York: Pearson Education Inc.

Neal M.J.(2005). At a Glance Farmakologi Medis. Safitri A, editor. Jakarta: Erlangga.

Neuman, C. (2013). Body Weight Telemetry is Useful to reduce Interdialytic Weight Gain in Patients with End-Stage Renal Failure on Hemodialysis. Diakses tanggal 10 Februari 2018 di http://ncbi.nlm.nih.gov/.pdf. Amerika: Journal of the American Telemedicine Vol.1

NHS. (2005). Treatments for Chronic Kidney Disease.

Nursalam. (2014). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: pendekatan praktis. 4th ed. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmojo. S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo. S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuari, NA & Widyati, D.(2017). Gangguan Pada Sistem Perkemihan & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Deepublish.

Nugroho, W. (2008). Komunikasi dalam Perawatan Gerontik. Jakarta: EGC.

Mardjun F, Yusuf Z.K & Aswad A. (2014). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo.

Pranoto, I. (2010). Hubungan antara lama menjalani hemodialisa dengan terjadinya perdarahan intraserebral [skripsi]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret (diunduh 30 Mei 2018). Tersedia dari: http://eprints.uns.ac.id/7886/i/135790908201012051.pdf.

Price, S.A & Wilson, L.M,C,(2006). Konsep Klinis Proses penyakit. Edisi 6 Volume 2. EGC: Jakarta.

Smeltzer, S. C, & Bare, B.G.. (2002). Keperawatan Medikal-Bedah. (E.Pakaryaningsih & M. Ester, Eds.) (8th Ed.). Jakarta : EGC.

Tam, M. C Y, & Tummala, V. M. R. (2001). An Aplication of The AHP in Vendor Selection of The Telecommunication System The International Journal of Management Science. 29, 171-182.

Tovazzi, M. E & Mazzoni, V. (2012). Personal Paths of Fluid Setriction In Patien on Hemodalysis: Nephrologi Nursing Journal.

Yuliana. (2015). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Terapi Hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyah.

http://digilib.unisayogya.ac.id/182/1/NASKAH%PUBLIKASI.pdf. 16 Maret 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id