Aktivitas fisik pasien diabetes mellitus tipe 2 dalam mengontrol kadar glukoda darah

ina yanti, Teuku Samsul Bahri

Abstract


Kurangnya aktivitas fisik juga merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kejadian diabetes melitus. Aktivitas fisik berperan sebagai pengendali kadar gula darah dan menurunkan resistensi insulin pada penderita diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pasien diabetes mellitus tipe 2 dalam mengontrol kadar gula darah di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian yang digunakan deskriptif exploratif dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dengan penarikan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Pengumpulan data pada tanggal 17-21 Juli 2017. Alat ukur menggunakan kuesioner Baecke dan kadar gula darah menggunakan alat tes gula darah. Hasil penelitian pada pasien DM Tipe 2 dalam mengontrol kadar gula darah di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kabupaten Aceh Besar sebagian besarnya melakukan aktivitas fisik sedang dengan jumlah 32 responden atau 51,6% dan responden yang tidak terkontrol kadar gula darah sebanyak 35 responden atau 84,1%. Diharapkan bagi Rumah Sakit agar dapat memberikan program latihan fisik untuk pasien DM Tipe 2 dalam mencegah terjadinya peningkatan kadar gula darah yang dialami pasien.


Full Text:

PDF

References


Barnes, Darryl. (2012). Program Olahraga:Diabetes. Yogyakarta: PT. Citra Aji Parama.

Depkes RI. (2008). Strategi Nasional Penerapan Pola Konsumsi Makanan

Dan Aktivitas Fisik: Untuk mencegah Penyakit Tidak Menular. Jakarta : Kementerian Kesehatan.

Dinkes Aceh. (2013). Profil Kesehatan

Provinsi Aceh. Dinas Kesehatan

Aceh.Banda Aceh.

Dolongseda. (2017) . Hubungan Pola Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado. Jurnal : Universitas Sam Satulangi.

Ilyas, E. I., (2010). Olahraga bagi Diabetesi dalam: Soegondo, S., Soewondo, P., Subekti, I., Editor. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu bagi dokter maupun educator diabetes. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

International Diabetes Federation. (2013). Diabetes Atlas Fourth Edition. Diakses pada tanggal 20 maret 2016 dari http://www.idf.org/about-diabetes.

Krook., A. (2003). Peripheral Arterial Disease in People with Dibetes. Diabetes Care.

Notoatmodjo, S. (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rhineka Cipta.

Paramitha, G.M., (2014). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar. Jurnal : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

PERKENI. (2011). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. PB. PERKENI. Jakarta.

PERKENI. (2015). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. PB. PERKENI. Jakarta.

Plotnikoff, R.C. (2011). Phisical Activity in the Management of Diabetes : Population-based Perspectives and Strategies. Canadian Journal of Diabetes 30:52-62.

Rahmawati. (2011). Pola Makan dan Aktifitas fisik dengan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Makasar. Skripsi Universitas Hasanuddin.

Lemos, T (2011). Regular Physical Exercise Training Assists in Preventing Type 2 Diabetes and Devolopment : focus on its antioxidantantiinflamatoryprpperties. Biomed Central Cardiovaskuler Diabetalogy.

WHO. (2016). What is diabetes? Diakses pada tanggal 10 Juli 2017 dari http//www.who.int/mediacentre/factsheet/fs312/en/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id