Analisis Bioplastik Dari Pati Beras Hitam (Oryza sativa L. indica) - Kitosan Menggunakan Pemlastis Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) Sebagai Bahan Edible Film

. firawansyah, M Hasan, Latifah Hanum

Abstract


Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang “Analisis Bioplastik Dari Pati Beras Hitam (Oryza sativa L. indica) - Kitosan Menggunakan Pemlastis Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) Sebagai Bahan Edible film”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sifat edible film yang meliputi analisis struktur dengan FTIR menggunakan instrumen Agilent Technologies Cary 630, analisis sifat mekanik dengan IK UTM MCT-2150, dan analisis transmisi uap air. Pati beras hitam dibuat dengan cara menghancurkan beras hitam dengan blender dan mengendapkannya dalam air selama 24 jam. Pembuatan film plastik dilakukan dengan cara melarutkan pati beras hitam, kitosan dan RBDPO dengan larutan asam asetat 2%. Film plastik yang telah kering kemudian dikarakterisasi dengan FTIR, uji kuat tarik dan diuji transmisi uap air. Hasil karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR menunjukkan bahwa gugus-gugus fungsi pati, kitosan dan RBDPO berinteraksi secara fisik dan tidak ada reaksi secara kimia hal ini dibuktikan dengan pergeseran bilangan gelombang setiap film plastik. Uji kuat tarik pada edible film pada komposisi pati : kitosan (25% : 75%) sebesar 11,8745 MPa, komposisi pati : kitosan (50% : 50%) sebesar 6,4007 MPa, dan komposisi pati : kitosan (75% : 25%) sebesar 29,1445 MPa, namun berbanding terbalik dengan elongasi, semakin tinggi konsentrasi kitosan yang ditambahkan maka nilai elongasi akan semakin kecil. Uji transmisi uap air pada edible film pada komposisi pati : kitosan (75% : 25%) sebesar 0,02636 g/m2/hari, komposisi pati : kitosan (50% : 50%) sebesar 0,02642 g/m2/hari, dan pada komposisi pati : kitosan (25% : 75%) sebesar 0,01662 g/m2/hari. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa edible film yang diperoleh memiliki kuat tarik yaitu sebesar 29,1445 Mpa namun nilai elongasi akan semakin kecil seiring dengan penambahan kitosan. Laju transmisi uap air berbanding lurus dengan konsentrasi kitosan dan plasticizer, semakin tinggi konsentrasi kitosan maka laju transmisi uap air akan semakin baik. Uji gugus fungsi pada sampel tidak terdapatnya gugus fungsi baru, hanya terjadi interaksi dibuktikan dengan pergeseran bilangan gelombang.

 

Kata kunci: pati beras hitam, kitosan, RBDPO,edible film, FTIR, transmisi uap air

Abstract

Research has been conducted on "Bioplastics Analysis of Black Rice Starch (Oryza sativa L. indica) - Chitosan Using Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) as Edible Film". The purpose of this study was to analyze the nature of edible film which included structural analysis with FTIR using the Agilent Technologies Cary 630 instrument, mechanical properties analysis with IK UTM MCT-2150, and analysis of water vapor transmission. Black rice starch is made by destroying black rice with a blender and settling it in water for 24 hours. Making plastic films is done by dissolving black rice starch, chitosan and RBDPO with 2% acetic acid solution. The dried plastic film was then characterized by FTIR, tensile strength test and tested for water vapor transmission. The results of functional group characterization with FTIR show that the functional groups of starch, chitosan and RBDPO interact physically and there is no chemical reaction, this is evidenced by the shift in wave number of each plastic film. Tensile strength test on edible film in the composition of starch: chitosan (25%: 75%) of 11.8745 MPa, starch composition: chitosan (50%: 50%) of 6,4007 MPa, and starch composition: chitosan (75%: 25%) of 29.1445 MPa, but it is inversely proportional to elongation, the higher the concentration of chitosan added, the less elongation value will be. Water vapor transmission test on edible film in the composition of starch: chitosan (75%: 25%) of 0.02636 g / m2 / day, starch composition: chitosan (50%: 50%) of 0.02642 g / m2 / day, and in the composition of starch: chitosan (25%: 75%) of 0.01662 g / m2 / day. The results of this study can be concluded that the edible film obtained has a tensile strength that is equal to 29.1445 Mpa but the elongation value will be smaller along with the addition of chitosan. The water vapor transmission rate is directly proportional to the concentration of chitosan and plasticizer, the higher the concentration of chitosan, the better the transmission rate of water vapor. The functional group test in the sample does not have a new functional group, only interaction is evidenced by shifting wave numbers.

 

Keywords: black rice starch, chitosan, RBDPO, edible film, FTIR, water vapor transmission


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.