Perilaku Harian Kupu-kupu Papilio polytes di Perkebunan kopi Gampong Hakim Wih Ilang Kabupaten Bener Meriah

Ridha Mahyani, Khairil ., abdullah .

Abstract


Penelitian dengan judul “Perilaku Harian Kupu-kupu Papilio polytes di Perkebunan Kopi Gampong Hakim Wih Ilang Kabupaten Bener Meriah”telah dilakukan pada bulan Januari 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian kupu-kupu Papilio polytes di perkebunan kopi Gampong Hakim Wih Ilang Kabupaten Bener Meriah.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif  dalam bentuk observasi dengan mengamati perilaku harian kupu-kupu Papilio polytes. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik scan sampling yaitu pengumpulan data mengamati dan mengikuti Papilio polytes kemudian dicatat perilaku harian.

 Kawasan penelitian dibagi dalam 3 (tiga) areal yaitu areal dekat sungai, areal dekat perumahan penduduk dan areal dekat semak. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 7 (tujuh) hari. Waktu pengamatan dilakukan dari pagi mulai dari pukul 07.00 - 18.00 WIB.

Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 (sepuluh) menit dengan interval waktu satu jam. Hasil penelitian ditemukan perilaku terbang merupakan aktivitas terbanyak dan dominan yang dilakukan Papilio polytes yaitu 34% danyang paling sedikit adalah istirahat yaitu 1%.

Simpulan adalah (1) Perilaku harian kupu-kupu Papilio polytes di perkebunan kopi gampong hakim wih ilang meliputi areal dekat sungai tercatat aktivitas terbang adalah aktivitas paling tinggi yaitu 33% dan yang paling rendah aktivitas istirahat yaitu 1%, di areal dekat perumahan penduduk aktivitas paling tinggi adalah terbang yaitu 24% dan yang paling rendah adalah reproduksi yaitu 4%, kemudian di areal dekat semak aktivitas paling tinggi adalah terbang yaitu 34% sedangkan yang peling rendah reproduksi dan istirahat yaitu masing-masing 3%.

Kata Kunci :Perilaku Harian, Perkebunan Kopi, Kabupaten Bener Meriah

 

The study titled "Daily Behavior butterfly Papilio polytes in Plantation Coffee  Gampong Judge Wih Ilang Bener Meriah" was conducted in January 2016. This study aims to determine the daily behavior of the butterfly Papilio polytes coffee plantations Gampong Judge Wih Ilang Bener Rousing.

The approach used in this study is a quantitative approach in the form of daily observation by observing the behavior of the butterfly Papilio polytes. The data collection was done by using scan sampling of data collection observe and follow Papilio polytes then recorded daily behavior.

                Regions were divided into three (3) areas are areas near the river, near a residential area of population and areas near bush. Observations were made every day for seven (7) days. Time observations were made on the morning starting at 7:00 to 18:00 pm.

               Time used in this study is 10 (ten) minutes at intervals of one hour. The research found a fly behavior and the most dominant activity undertaken Papilio polytes to 34%, and the least is the break is 1%.

               The conclusions are: (1) Conduct daily butterfly Papilio polytes on a coffee plantation village judge wih ilang covers the area near the river recorded the activity of flying is the most activity as high as 33% and the lowest activity break is 1%, diareal near the residential population of the activity of the highest is a fly that is 24% and the lowest is the reproduction of which is 4%, then in areas near bush highest activity is the fly that is 34% lower while peling reproduction and resting respectively 3%.

 

Keywords: Behavior Daily, Coffee Plantation, Bener Meriah


References


Daftar Pustaka

Amir, M., W.A. Noerdjito dan S. Kahono. 2003. Kupu (Lepidoptera): Serangga Taman Nasional Gunung Halimun Jawa Bagian Barat. Bandung: Biodiversity Conservation project in Indonesia.

Arms, K., P.Feeny & R.C. Lederhouse,.1973. Sodium: Stimulus for Puddling Behavior by Tiger Swallowtail Butterflies. Science 1985, 372- 374.Anonymous. 2004. Ilmu Pengetahuan. Jakarta: PT. Ikrar Mandiri Abadi.

Borror, D.J, Triplehorn dan Jonhson. 1992. Pengenalan Pelajaran Serangga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Helmiyetti, dkk. 2013. Siklus Hidup Beberapa Jenis Kupu-Kupu Papilionidae Pada Tanaman Inang Jeruk Kalamansi (Citrofurtunella microcarpa). Konservasi Hayati Vol. 09 No. 02 Oktober 2013, hlm. 7-17.

---------------------. 2013. Studi Puddling Behavior Kupu-Kupu di Taman Nasional Kerinci Seblat Desa Tambang Sawah Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten LebongPropinsi Bengkulu. Konservasi Hayati Vol. 06 No. 01 April 2010, hlm.59-64.

Hutapea, Gerda dan Syahdan, Sukasah dan W, Paul. 1992. Kupu-kupu dan Ngengat. Jakarta: PT Bentara Asia.

Jasin, M. 1984. Sistematika Hewan vertebrata-Invertebrata. Surabaya: Sinar Wijaya.

Jumar. 2000. Entomologi Pertanian. Jakarta: Rineka Cipta.

Kunte, K. 2006. Butterflies of Peninsular India. New Delhi: Indian Academy of Science.University Press.

Leger, D.W., 1992. Biological Foundations of Behaviour.An integrative Approach. New York: Harpen Collins Publisher.

Martin, Paul dan Bateson. 1993.Measuring behavior: An introductory guide. Cambridge: Cambridge University Press.

Noerdjito, W.A. dan P. Aswari.2003. Metode Survei dan Pemantauan Populasi Satwa.Cibinong: Biologi LIPI.

Peggie, D.& Amir, M. 2006. Practical Guide to the Butterflies of Bogor Botanic Garden. Cibinong: Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, LIPI.

Preston-Mafham, K. dan Preston-Mafham, R.1988.Butterfly of The World.New York: Facts on file, Inc.

Putra, S. N. 1994. Serangga Di Sekitar Kita. Yogyakarta: Kanisius.

Radiopoetro. 1991. Zoologi. Jakarta: Erlangga.

Rahardjo, Pudji. 2012. Panduan Budidaya dan Pengolahan Kopi Arabika dan

Robusta. Jakarta: Penebar Swadaya.

Scoble MJ. 1995. TheLepidoptera: Form, Function and Adversity. New York: Oxford University Press.

Suwarno, S. Salmah, A.Hassan, dan Norani. 2007. Effect of Different Host Plants onthe Life Cycle of Papilio Polytes Cramer (Lepidoptera: Papilionidae) (Common Mormon Butterfly). Journal of Bioscience.18 (1) :35-44.

Shalihah, Amalia. 2010. Kupu–Kupu di Kampus Universitas Padjadjaran Jatinangor. Jatinangor: Departemen Keilmuan divisi Entimologi UNPAD.

Shreeve, G.T. 1992. Adult Behavior.Ed. Dennis R. L. H.The Ecology of Butterfliesin Britain. New York: Oxford Science Publication.

Soedrajat, A. 2008.Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kupu-kupu. http://www.pulauseribu.net. Diakses tanggal 13 Desember 2015.

Tikupadang, H. dan H. Gunawan. 1977.Teknik Penangkaran Kupu-Kupu Sayap Burung(Troideshypolitus CellularisRothscild) di Bantimurung. Ujung Pandang: Balai Penelitian Kehutanan.

Wijaya, Riko Pandu. 2014. Respon Perilaku Kupu–Kupu pada Kanopi Bercelah dan Kanopi Tertutup di Hutan PPKA Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.BIOMA, Vol. X, No. 2, 2014.

(http://www. Flickriver.com). Diakses Tanggal 26 september 2016.

(http://www.flickrivermind.net).Diakses Tanggal 26 september 2016.

(http://www.Environmentkind.com).Diakses Tanggal 26 september 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.