Persepsi Masyarakat Sekitar Kawasan Konflik Gajah-Manusia Terhadap Konservasi Gajah dan Habitatnya di Gampong Panca Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar

Putri Hilmayanti, Abdullah ., M Ali Sarong

Abstract


ABSTRAK

 

Pada penelitian ini akan dilakukan pengamatan tentang persepsi masyarakat pada daerah konflik gajah-manusia yang berdampak kepada konservasi gajah dan habitatnya di Gampong Panca Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan subjek proportional sampling. Pada proses pengamatan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan seperti pendeskripsian gangguan habitat gajah sumatera di lokasi penelitian, tingkat kerusakan yang disebabkan oleh gajah sumatera, dan bagaimana persepsi masyarakat disekitar kawasan konflik gajah-manusia terhadap konservasi gajah. Jenis gangguan yang disebabkan oleh konflik gajah-manusia bervariasi, dari gangguan ringan sampai gangguan sedang dengan tafsiran kerugian yang besar. Hasil analisis data menunjukan bahwa persepsi masyarakat pada lokasi penelitian terhadap konflik gajah-manusia memiliki tingkat persepsi yang baik.

Kata Kunci: gajah sumatera, konservasi, aceh besar, persepsi, konflik gajah-manusia

ABSTRACT

 

The aim of this research is to observations on public perception on human-elephant conflict area that affect the conservatio of elephants and their habitats in the district of Gampong Panca, Lembah Seulawah District, Aceh Besar Region. Type of research is descriptive research with used quantitative approach and used the subject of proportional sampling. In the process of observation, there are several aspects that must be considered such as the description habitat disturbance of the sumatran elephant in the conflict area, the level of damage caused by Sumatran elephants, and how the public perception around the area of human-elephant conflict towards elephant conservation. This type of disorder that is caused by human-elephant conflict varies, from mild impairment to moderate interference with the interpretation of a large loss. The results of data analysis showed that the public perception of research sites against human-elephant conflict have good levels of perception.     

Keywords: sumatran elephants, conservation, aceh besar, perception, human elephant conflict.


References


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, H dan Romano.2013. Upaya Pengembangan Agroforestry Sebagai Langkah Pengamanan Penyangga Hutan di Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Agrisep. Vol 14 No.2: 28-31

Alikodra, H.A. 2010. Teknik Pengelolaan Satwa Liar dalam Rangka Mempertahankan Keanekaragama Hayati Indonesia. Bogor: IPB Press

Arikunto, S. 2006. Metodelogi Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Kumar,A.M.,Mudappa,D., Rahman,S.R.T. 2010. Asian Elephant Maximus Habitat Use and Ranging in Fragmented Rainforest and Plantations in The Anam Hills, India. Journal Tropical conservation Science. Vol 3 (2): 143-158.

IUCN. 2010. Red List of Threatened Spesies.Http://www.iucnredlist.org [diakses 4 Desember 2010]

WWF. 2005. Mengenal Gajah Sumatera. Diakses 15 November 2015. Pukul 19.00 WIB. Sumber http;//www.wwf.or.id/?5484/Mengenal-Gajah-Sumatera

Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press

Rizki, K. 2014. Pengaruh Pemberian Urin Sapi yang Difermentasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica rafa). Jom Faperta, 1(2): 1-9.

Rosmarkam, A., dan Nasih, W. Y. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Kanisius.

Syukron. 2000. Pengaruh Perlakuan Pupuk Hijau Terhadap Bibit Setek Cabang Buah Tanaman Lada (Piper nigrum Linn.). Skripsi. Bogor: Fakultas Pertanian IPB.

Tampubolon, E. 2012. Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Pupuk Cair Organik Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Selada (Lactuca sativa var. crispa). Skripsi. Bogor: Fakultas Pertanian IPB.

Tjitrosoepomo, Gembong. 2009. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: UGM Press.

Wahyudi. 2010. Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Jakarta: Agromedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.