Analisis Pertumbuhan Miselium Jamur (Auricularia auricula) yang Ditumbuhkan pada Media Kombinasi Dedak Padi dan Serbuk Tongkol Jagung

Karla Amelia, Samingan Samingan

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan miselium jamur kuping pada media kombinasi dedak padi dan serbuk tongkol jagung sebagai starter yang tepat dalam produksi miselium jamur kuping sebagai inokulum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2016 di Laboratorium Pendidikan Biologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Analisis data menggunakan uji ANOVA (Analisys of Varians) taraf signifikan 5%, apabila terjadi beda nyata antar perlakuan dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Data penelitian ini didapat selama masa pertumbuhan miselium jamur kuping menutupi seluruh permukaan baglog selama 33 hari setelah inokulasi, setelah pertumbuhan miselium mencapai full grown, primordial yang terbentuk merupakan sumber data selanjutnya. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan pada tiap-tiap perlakuan. Pengamatan panjang pertumbuhan miselium selama 32 hari, dilanjutkan dengan pengamatan pin head selama 13 hari. Peneliti menggunakan alat ukur berupa penggaris dan thermohygrometer selama masa penelitian berlangsung. Dalam tahap pengumpulan data juga diberi perlakuan khusus pada kumbung (rumah jamur) berupa penyiraman pada sisi kumbung. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh pertumbuhan panjang miselium yang paling baik adalah pada komposisi perlakuan 5 (dedak 20 gram + jagung 80 gram + CaCO3  8 gram) dengan rata-rata pertumbuhan panjang miselium sebanyak 3,940 mm per 32 hari. Selanjutnya perlakuan 6 dengan panjang 3,376 mm per 33 hari. Perlakuan dengan komposisi serbuk tongkol jagung diatas 50% mengalami pertumbuhan yang signifikan untuk panjang miselium dan pertumbuhan pin head. Komposisi yang paling banyak menghasilkan pin head yaitu P5 dan P4.

 

Kata kunci:  pertumbuhan, miselium, jamur kuping (Auricularia auricula), dedak padi,  serbuk tongkol jagung


References


Achmad, Mugiono., Tias Arlianti, dan Chotimatul Azmi. 2011. Panduan Lengkap Jamur. Jakarta: Penebar Swadaya.

Anggraeni, Fitri. 2007. Pemanfaatan Tongkol Jagung Sebagai Nutrisi Tambahan pada Media Jamur Tiram Putih (Pleorotus florida). Tesis tidak diterbitkan. Malang: Universitas Brawijaya.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aryantha, I Nyoman Pugeg., Yuniar Mulyani, dan Rahmat Ariffudin. 2008. Penanda Molekul DNA Mikrosatelit untuk Karakterisasi Bibit Jamur Kuping (Auricularia polytricha [Mont.] Sacc.). Jurnal Matematika dan Sains. 13 (1): 7 – 15.

Djarijah, Abbas., dan Marlina Nunung Djarijah. 2008. Budidaya Jamur Kuping. Yogyakarta: Kanisius.

Damayanti, Nova., dan Umrah. 2014. Karaterisasi Laju Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) pada Media Dedak Padi (Oryza sativa L) dan Jagung (Zea mays L). Jurnal Biocelebes. 8 (2): 31 – 35.

Hanafiah, Kemas Ali. 2012. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Press.

Nurilla, Neilla., Lilik Setyobudi, dan Ellis Nihayati. 2013. Studi Pertumbuhan dan Produksi Jamur Kuping (Auricularia auricula) pada Substrat Serbuk Gergaji Kayu dan Serbuk Sabut Kelapa. Jurnal Produksi Tanaman. 1(3): 40 – 47.

Rochman, Abdul. 2015. Perbedaan Proporsi Dedak Dalam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleorotus florida). Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita. (11): 56 - 67.

Setyaningsih, Anik., Siti Zaenab., dan Atok Miftachul Hudha. 2015. “Pengaruh Penambahan Tepung Tongkol Jagung pada Media Tanam Terhadap Berat Basah Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) Sebagai Bahan Ajar Biologi” Makalah Disajikan Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang, Malang 21 Maret 2015.

Wulan, Ratna., Sri Ningsih, dan Wahyu Arif. 2007. Pengaruh Penambahan Bekatul dan Eceng Gondok pada Media Tanam terhadap Hasil dan Kandungan Protein Jamur Tiram (Pleorotus ostreatus). Jurnal Pertanian. 1 (1): 57 - 69.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.