DESKRIPSI BAHASA TABU DALAM MASYARAKAT TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA

Riza Mutia, Rostina Taib, Muhammad Iqbal

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian yang berjudul “Deskripsi Bahasa Tabu dalam Masyarakat Teunom Kabupaten Aceh Jaya” Mengangkat masalah apa saja yang dianggap bahasa tabu dalam masyarakat Teunom, apa saja berbuatan tabu dalam masyarakat Teunom, dan bagaimana pandangan masyarakat Teunom terhadap bahasa tabu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahasa tabu dan perbuatan tabu dalam masyarakat Teunom, serta untuk mengetahui pandangan masyarakat Teunom tehadap bahasa tabu tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode teknik simak, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif. Data penelitian ini berupa data lisan yang diperoleh dari informan yaitu kata dan berbuatan tabu. Data yang diperoleh diidentifikasi, diklasifikasikan, dianalisis, dan disimpulkan dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian membuktikan bahwa kata yang dianggap tabu dalam masyarakat Teunom adalah, buya, rimung, gajah, nie, cagѐe, unoe, sira, mata silet. Selanjutnya, terdapat 41 data tentang perbuatan tabu dalam masyarakat Teunom. Pandangan masyarakat Teunom terhadap kata bahasa tabu dan tabu dalam bentuk perbuatan masih sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari hingga sekarang, terutama di dareah Pasie Timon, Pasie Geulima, Cot Trap, dan Lueng Gayo. Di daerah tersebut masyarakat Teunom masih mematuhi pantangan baik bentuk kata maupun perbuatan, masyarakat berdomisili di daerah tersebut beranggapan bahwa, ketika melanggar pantangan tersebut, akan berakibat sial, kekurangan rezeki, dan akan mendapat musibah. Disarankan penelitian yang berhubungan dengan kata bahasa Tabu maupun dengan tabu perbuatan dapat dilanjutkan oleh peneliti sehingga dapat terungkap hal-hal yang belum terungkap melalui penelitian ini.

Kata kunci: Bahasa tabu, perbuatan, masyarakat Teunom

 

ABSTRACT 

The research entitled "Description of Tabu Language in Teunom Community of Aceh Jaya District" Raises any issues considered to be taboo language in Teunom society, whatever is taboo in Teunom society, and how Teunom society views against the taboo language. This study aims to determine the language of taboo and taboo in Teunom society, and to know the views of the Teunom community tehadap language taboo. The type of this research is descriptive research and using qualitative approach. Technique of collecting data of this research using technique method of referring, recording technique, and technique of note. Data analysis technique is done qualitatively. The data of this research are oral data obtained from informant that is word and taboo. The data obtained are identified, classified, analyzed, and summarized in descriptive form. The results prove that the word is considered taboo in Teunom society is, buya, rimung, elephant, nie, cagѐe, unoe, sira, eyes razor. Furthermore, there are 41 data on taboo actions in Teunom society. The Teunom society's view of taboo and taboo words in the form of deeds is still very much inherent in everyday life up to now, especially in Pasie Timon, Pasie Geulima, Cot Trap, and Lueng Gayo. In the area Teunom people still obey the taboo both form of words and deeds, people living in the area assume that, when violating the taboo, will result in bad luck, lack of sustenance, and will get calamity. Suggested research related to Tabu language words and taboos of deeds can be continued by the researcher so it can be revealed things that have not been revealed through this research.

Keywords: Taboo Language, Action, Teunom Society

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.