MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MELUKIS DI PAUD MY DREAM SCHOOL BANDA ACEH

Fauziah . Nur, Anizar . Ahmad

Abstract


Melukis yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu kegiatan yang membutuhkan kreativitas untuk menggambar, mewarnai, mencetak dan melukis dengan kuas, tanpa menggunakan seluruh jari tangan, melainkan dengan ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan melukis?. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan melukis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun pada kelompok bermain yang berjumlah 9 orang terdiri atas 4 laki-laki dan 5 perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada tindakan siklus I anak yang mulai berkembang (MB) sebanyak 2 anak, 3 orang berkembang sesuai harapan (BSH),  dan 4 anak yang berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus II mengalami perkembangan yang sangat baik dari tindakan sebelumnya, yaitu seorang anak yang berkembang sesuai harapan (BSH), 8 anak berkembang sangat baik (BSB). Hasil akhir menunjukkan perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini mencapai 75%. Disimpulkan bahwa  melalui kegiatan melukis dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini di PAUD My Dream School Banda Aceh. Sebaiknya guru dapat membuat berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan motorik halus anak usia dini, salah satunya dapat dilakukan melalui kegiatan melukis.

Kata Kunci: Kegiatan Melukis, Mengembangkan, Motorik Halus


References


Ahmad, Anizar dan Efendi, Johari. 2012. Modul Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Banda Aceh: Darussalam.

Arikunto, Suharsimi, dkk. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

HIMPAUDI, Tim. 2010. Modul Pelatihan Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Banda Aceh.

Johnson, Roopnarine james E., Jaipaul L. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Berbagai Pendekatan. 2009. Indonesia. Kencana prenada media group.

Kusumastuti, Rully. 2004. Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Origami Pada Anak Kelompok A Roudlotul Athfal (RA) AL-IKHLAS Semarang Barat. Semarang: UNS.

Marliza. 2012. Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Melukis Dengan Kuas Taman Kanak-Kanak Pasaman Barat. Padang: UNP.

Permendikbud 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD disebutkan STPPA.

Rahyubi, Heri. 2012. Teori-Teori Belajar dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Bandung: Nusa Media.

Samsudin. 2007. Pembelajaran Motorik Di Taman Kanak- Kanak. Jakarta.

Santrock, W., John. 2011. Masa Perkembangan Anak Children. Jakarta.

Sujiono, Yuliana Nurani. 2012. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks.

Sumantri. 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta.

Suyanto, Slamet. 2005. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta.

Wahdini. 2015. Peningkatan Kreativitas Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Finger Painting. Skripsi FKIP. Universitas Syiah Kuala: Banda Aceh.

Yus, Arnita. 2011. Penilaian Perkembangan Belajar Anak Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.