MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN DI PAUD IT HAFIZUL ILMI BLANG KRUENG

Nurkisah . Hayati, Yuhasriati . ., Dewi . Fitriani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan penerapan metode bercerita menggunakan boneka tangan di PAUD IT Hafizul Ilmi Blang Krueng. Keterampilan berbicara yang dimaksud dalam penelitian ini ialah kemampuan anak dalam mengucapkan kosakata dengan benar dan jelas serta terampil bercerita sesuai dengan alur cerita secara runtun.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak delapan orang anak usia 5-6 tahun pada jenjang TK B di PAUD IT Hafizul Ilmi Blang Krueng. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi dan dianalisis secara  deskriptif kualitatif. Mengembangkan keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan menerapkan metode bercerita menggunakan boneka tangan di PAUD IT Hafizul Ilmi dilakukan dengan cara peneliti bercerita dengan posisi duduk anak membentuk lingkarandan peneliti berada diantara posisi duduk anak. Kegiatan yang dilakukan adalah tanya jawab tentang isi cerita dengan anak selama kegiatan bercerita. Anak diberi kesempatan untuk menceritakan kembali cerita yang sudah diceritakan baik menggunakan boneka tangan saja maupun dengan penambahan media yaitu panggung boneka.Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa tindakan mulai dari  siklus I, dan siklus II dapat disimpulkan bahwa, Keterampilan berbicara anak kelompok B PAUD IT Hafizul Ilmi setelah dilakukan tindakan dalam 2 siklus menunjukkan perkembangan yang baik yaitu anak dapat mengucapkan kosakata dengan benar dan jelas serta sudah mampu menceritakan kembali cerita yang sudah diceritakan guru dan runtun tanpa bantuan guru.

Kata Kunci : keterampilan berbicara, metode bercerita, boneka tangan, anak usia dini


References


Bachri, Bachtiar S. 2005. Pengembangan Kegiatan Bercerita di Taman Kanak-kanak.Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Pendidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Dhieni, Nurbiana, Dkk. 2015.MetodePengembangan Bahasa. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Hurlock, E.B. 1978. Perkembangan Anak Jilid 1. (Alih Bahasa: Meitasari Tjandra & Muslichah Zarkasih). Jakarta: Erlangga.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.Nomor 137.Lampiran I.

Khasinah, Siti. 2015. Interaksi Ekstratekstual dalam Proses Bercerita Kepada Anak Usia Dini. International Journal of Child and Gender Studies,(online),Vol. 1, No. 1,(http://www. jurnal.ar-raniry.ac.id., diakses 7 April 2017).

Latif, Mukhtar. Dkk. 2013.Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini: Teori dan Aplikasi. Jakarta:Kencana.

Loy Chee Luen. 2011. Boneka Sebagai Alat Pedagogi dalam Pengajaran Kanak-Kanak Prasekolah / Loy Chee Luen. University of Malaya, (Online), PhD thesis, (http://studentsrepo.um.edu., diakses 12 April 2017)

Madyawati, Lilis. 2016. StrategiPengembangan Bahasa pada Anak. Jakarta: Kencana.

Moeslichatoen R. 2004. Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Musfiroh, Tadzkiroatun. 2005. Bercerita Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Pendidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Pratisti, Wiwin Dinar. 2008. Psikologi Anak Usia Dini. Bogor: PT Indeks.

Sujiono, Yuliani Nurani, dkk. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini Jakarta: PT indeks.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.