MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA BARANG BEKAS DI PAUD BUNGONG TANJUNG KABUPATEN ACEH BESAR

Fitri . Yosiana, Bahrun . ., Amsal . Amri

Abstract


Motorik halus adalah keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergerakan tangan yang tepat. Kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot-otot kecil dan koordinasi mata-tangan yang dipengaruhi oleh kesempatan belajar dan berlatih yang ditandai dengan kemampuan mengkoordinasikan gerakan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit, melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan menggunakan berbagai media, mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media, mengontrol gerakan tangan yang menggunakan otot halus, menempel gambar dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak usia dini melalui media pengolahan barang bekas dari kardus di PAUD Bungong Tanjung Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini memfokuskan pada perkembangan motorik halus anak melalui media barang bekas yaitu anak mampu menciptakan sebuah bingkai foto dari kardus bekas, anak mampumen ciptakan bingkai foto dari stikeskrim, anak mampu menciptakan sebuah kotak pensil menggunakan botol bekas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak TK A di PAUDBungongTanjungKabupaten Aceh Besarberjumlah 10 orang anakpada tahun ajaran 2018. Data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja dan data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media barang bekas dapat mengembangkan motorik halus anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I yang Belum Berkembang (BB) berjumlah 5 anak, Mulai Berkembang (MB) berjumlah 4 anak, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) berjumlah 1 anak dan Berkembang Sangat Baik (BSB) tidakada. Siklus II Berkembang Sesuai Harapan (BSH) berjumlah 2 anak dan Berkembang Sangat Baik (BSB) berjumlah 8 anak.

Kata Kunci    : Motorik Halus, Media BarangBekas.


References


Arikunto, Suharsimi( 2006). Prosedur Penelitian. Jakarta.Rineka Cipta.

Dimyati, Johni. 2013. Metodologi Penelitian dan Aplikasinya pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenatal Media Group.

Permendikbud No. 137 Tahun 2014. Tentang Standar Nasional PAUD disebutkan STPPA.

Yamin, Martinis dan Sanan S. Jamilah. 2010. Panduan Pendidikan Anak UsiaDini. Jakarta: Gaung Persada (GP) Press Jakarta.

Yaumi, Muhammaddan Ibrahim Nurdin. 2013. Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligensis). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Zaman, Badru. 2005. Pengembangan Alat Permainan Edukatif Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka


Refbacks

  • There are currently no refbacks.