PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN AJARAN 2015/2016

Wan Mursalin, Syamsul Bardi, Abdul Wahab Abdi

Abstract


Model pembelajaran memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah children learning in science (CLIS). Namum yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apakah berpengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan jenis eksperimen yang diawali dengan tes awal (pre-test), proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dan diakhiri dengan tes akhir (post-test). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Meureudu tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 220 siswa. Sampel diambil dua kelas secara sengaja (purposive), yaitu kelas VIII A dan kelas VIII B dengan masing-masing kelas terdiri dari 20 siswa dan 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, tes, dan kajian kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji-t. Uji F (anova) digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kedua kelas sebelum diberikan perlakuan. berdasarkan hasil pengolahan data post test diperoleh nilai thitung adalah 1,74 pada taraf signifikan 5%. Nilai ttabel  diperoleh dari tabel distribusi t dengan dk (n1 + n2 – 2 = 40) adalah 1,68. Jadi berdasarkan hasil pengolahan data dan tabel distribusi t diketahui bahwa nilai thitung = 1,74 > ttabel = 1,68 pada taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science dan Konvensional. Hasil belajar siswa menggunakan model Children Learning In Science lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Konvensional.


Full Text:

PDF

References


Budimansyah dkk. 2007. Civic EducatioKonteks, Landasan, Bahan Ajar, dan Kultur Kelas. Bandung: Prodi PKN SPS UPI.

Hamalik, Oemar. 2009. Metode Evaluasi dan Kesulitan-kesulitan Belajar. Bandung: Tarsito.

Huda, Miftahul. 2013. Model – Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Istarani. 2011. 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan: Media Persada.

Kusumah, dan Deni Dwitagama. 2009. Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Malata Printindo.

Mahfuz. 2010. Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa (Skripsi). (tidak diterbitkan) STKIP Hamzanwadi: Selong.

Sardiman. 2012. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2014. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suyono, Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran (Teori dan Konsep Dasar). Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.