Penggunaan Jenis Shelter yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Tokolan Udang Galah (Macrobachium rosenbergii)

Rizki N. Fonna, Cut N. Defira, Hasanuddin Hasanuddin

Abstract


    This study aims to determine the use of different types of shelter for the survival and growth of giant shrimp (Macrobachium rosenbergii) tokolan stadia. This research was conducted from June to July 2017 at Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Province Aceh. This study used the Completely Randomized Design (CRD) with 4 levels of treatment and 4 replications... The treatment used of palm fiber shelter, paranet shelter, raffia rope shelter and control. This study used 1x1x1 m cage with black screne material, shelter mounted in cage with surface area 60% from base area of container. The experimental shrimp were fed as much as 5% of biomass two times a day. The research was 28 days and observation survival rate and growth every 7 days. Anova test showed that the use of different shelter show significant influenced on survival of rate giant prawns (Macrobachium rosenbergii) (p <0.05), but did not significantly affect on weight gain, specific growth rate, daily growth rate and length increase (p> 0,05). Tukey’s HSD advanced test showed that the highest survival was found in 85,00% palm fiber shelter, 81,25% raffia rope shelter, 80,00% paranet shelter and 58,75% control. Water quality parameters in this study are still in normal tolerance for giant prawns (Macrobachium rosenbergii).

       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jenis shelter yang berbeda untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang galah (Macrobachium rosenbergii) stadia tokolan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2017 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu penggunaan shelter ijuk, shelter paranet, shelter tali rafia dan kontrol. Penelitian ini menggunakan keramba ukuran 1x1x1 m dengan bahan scren hitam, shelter dipasang dalam keramba dengan luas permukaan 60% dari luas dasar wadah. Pakan yang diberikan sebanyak 5% dari biomassa perhari sebanyak 2 kali. Penelitian berlangsung selama 28 hari dan pengamatan tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan setiap 7 hari.  Hasil uji Anova menunjukkan bahwa penggunaan shelter yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup tokolan udang galah (Macrobachium rosenbergii) (p<0,05), namun tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan berat, laju pertumbuhan spesifik, laju pertumbuhan harian dan pertambahan panjang (p>0,05). Uji lanjut BNJ (Beda Nyata Jujur) menunjukkan bahwa kelangsungan hidup tertinggi dijumpai pada perlakuan shelter ijuk yaitu 85,00%, selanjutnya shelter tali rafia 81,25%, shelter paranet 80,00% dan kontrol 58,75%. Parameter kualitas air pada penelitian ini masih dalam toleransi normal untuk tokolan udang galah (Macrobachium rosenbergii). 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.