Inkubasi Telur Ikan Peres (Osteochilus kappeni) Menggunakan Sistem Corong Dengan Padat Tebar yang Berbeda

Ulfa Ulyana, Cut N. Defira, Iwan Hasri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa inkubasi telur ikan peres (Osteochilus kappeni) meliputi lama waktu penetasan, daya tetas telur, lama waktu penyerapan kuning telur, tingkat kelangsungan hidup embrio dan abnormalitas larva pada sistem corong dengan padat tebar yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah pada Juni 2017. Analisis statistik menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Sampel yang digunakan adalah telur ikan peres, setiap wadah perlakuan terdapat jumlah telur yang berbeda-beda. Perlakuan yang dilakukan meliputi perlakuan padat tebar 500 butir/liter,1000 butir/liter, 2000 butir/liter dan 4000 butir/liter. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penggunaan perbedaan padat tebar berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur, dan tingkat kelangsungan hidup ikan peres, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap waktu penetasan, waktu laju penyerapan kuning telur dan abnormalitas larva. Daya tetas telur tertinggi terdapat pada perlakuan C dan kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan A.

 

      The objective of this research was to analyze the incubation of fish egg Osteochilus kappeni including hatching time, egg hatchability, egg yolk absorption time, embryo survival rate and larval abnormalities in the funnel system with different stocking density. The research was conducted at Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak, Regency of Aceh Tengah on June 2017. The research used Completely Randomized Design as a statistical analysis method with four treatments and three replications. The sample was Osteochilus kappeni eggs, each container treatment of the dense stocking different eggs. The treatments consisted of the treatment of stocking of 500 grains/liter, 1000 grains/liter, 2000 grains/liter and 4000 grains/liter. The ANOVA test showed that use of the different dense stocking gave the significant effect on the hatching rate and survival rate. While no significant effect on hatching time, egg yolk absorption rate and larvae abnormality. The highest hatching rate was found in treatment C and the highest survival rate was at treatment A.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.