Pemanfaatan Kerang Air Tawar (Anodonta Woodiana) Sebagai Biofilter Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus)

Reviendra Safaringga, Sayyid A. El Rahimi, Siska Mellisa

Abstract


Quantity and quality of water supply are the main factor that determines the success of tilapia cultivation. One of the best ways to maintain water quality is by applying the recirculation system and use of freshwater shell filter media. This research aimed to determine growth rate and survival rate of tilapia (Oreochromis niloticus) seeds cultivated in recirculation system with filter media of freshwater mussles (Anodonta woodiana). The method used was completely randomized design with four treatments and 3 replications. This research was conducted for 42 days in December-February 2017 at Lueng Bata district, Banda Aceh. The treatments were the implementation of freshwater mussels as the filter density with 5, 10 and 15 freshwater mussel's fish per liter. The results of ANOVA test indicated that the implementation of freshwater mussels as biofilter gave significant effect on growth rate, weight rate and specific growth rate of tilapia cultivation. Duncan's test showed that the highest result was found at treatment D (15 freshwater mussels). However, this value did not give significant effect on the survival rate of tilapia seeds.

       Kuantitas dan kualitas suplai air yang baik merupakan faktor utama yang sangat menentukan keberhasilan budidaya ikan nila. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas air adalah dengan mengaplikasikan sistem resirkulasi dan penggunaan media filter kerang air tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dipelihara dalam sistem resirkulasi dengan media filter menggunakan kerang air tawar (Anodonta woodiana). Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian ini dilakukan selama 42 hari pada bulan Desember-Februari 2017 di Gampong Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Perlakuan yang digunakan berupa penambahan kerang sebagai filter dengan kepadatan 5, 10 dan 15 ekor kerang air tawar per liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kerang air tawar sebagai biofilter pada budidaya benih ikan nila berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, berat mutlak dan laju pertumbuhan spesifik dengan hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan D (15 ekor kerang air tawar). Namun, tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.