Perbedaan Prokrastinasi pada Mahasiswa Ditinjau dari Status Pernikahan

Meliza Rahmah, Nucke Yulandari

Abstract


Mahasiswa pada umumnya tidak lepas dari kegiatan akademik, seperti belajar, mengerjakan tugas kuliah, presentasi, makalah, serta review jurnal. Dalam proses mengerjakan tugas-tugas akademik tersebut, mahasiswa cenderung melakukan prokrastinasi. Prokrastinasi merupakan kecenderungan dalam menghabiskan waktu, menunda, dan secara sengaja tidak segera mengerjakan sesuatu yang seharusnya diselesaikan. Prokrastinasi dipengaruhi status pernikahan, yaitu pada mahasiswa belum menikah dan mahasiswa menikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prokrastinasi pada mahasiswa ditinjau dari status pernikahan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah snow ball sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 mahasiswa (30 mahasiswa belum menikah dan 30 mahasiswa menikah) yang berusia 18-30 tahun pada mahasiswa di Universitas Syiah Kuala. Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan skala Tuckman Procrastination Scale. Hasil uji analisis hipotesis dengan menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan bahwa p = 0,272 (p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan prokrastinasi pada mahasiswa ditinjau dari status pernikahan. 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.