Analisis Mutu Kopi Arabika Berdasarkan Suhu Roasting Dengan Menggunakan Mesin Didacta Italia

Saifullah Samin, Rasdiansyah Rasdiansyah, Ismail Sulaiman

Abstract


Abstrak.  Kopi adalah bahan minuman yang memiliki aroma yang khas yang tidak dimiliki oleh bahan minuman lainnya. Biji kopi (green bean) yang semula tidak memiliki rasa akan berubah menjadi biji kopi yang beraroma, kaya rasa, dan renyah setelah melalui proses roasting. Penelitian ini menganalisis mutu hedonik (warna, aroma, rasa dan overall) kopi arabika berdasarkan suhu roasting (1700C, 1800C, 2000C, 2100C, 2200C dan 2300C) dengan menggunakan mesin Didacta Italia dan skala hedonik yang dimulai dari angka 1 (sangat tidak suka), 2 (tidak suka), 3 (biasa/netral), 4 (suka) dan 5 (sangat suka) terhadap 40 orang panelis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksploratif deskriptif, yaitu mengumpulkan data fakta yang telah tersedia dilapangan melalui pencatatan dan pengamatan secara terperinci dan sistematik kemudian dilakukan analisa data berdasarkan data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa suhu penyangraian kopi berpengaruh nyata pada uji hedonik (warna, aroma, rasa dan overall) seduhan kopi. Bahkan secara keseluruhan, penilaian hedonik terhadap warna, aroma, rasa dan overall seduhan kopi yang disukai panelis berada pada suhu 2000C dan 2100C.

Analysis of Coffee Quality Based on Roasting Temperature Using the Italian Didacta Machine

Abstract. Coffee is a beverage ingredient that has a distinctive aroma that other beverage ingredients do not have. Coffee beans (green bean) which originally had no taste will turn into coffee beans which are flavorful, rich in flavor, and crunchy after going through a roasting process. This study analyzed the hedonic quality (color, aroma, taste and overall) of arabica coffee based on roasting temperature (1700C, 1800C, 2000C, 2100C, 2200C and 2300C) using the Italian Didacta machine and hedonic scale starting from number 1 (very dislike), 2 (dislikes), 3 (ordinary/netral), 4 (likes) and 5 (very like) towards 40 panelists. The research method used is descriptive exploratory method, which is collecting fact data that is available in the field through detailed and systematic recording and observation and then analyzing data based on qualitative data and quantitative data. The results showed that the temperature of coffee roasting significantly affected the hedonic test (color, aroma, taste and overall) of coffee steeping. In fact, overall, the hedonic assessment of the color, aroma, taste and overall steaming of the coffee that the panelists like is at 2000C and 2100C.



Keywords


Kopi; roasting; mutu hedonik; didacta italia; Coffee; roasting; hedonic quality; didacta italia

Full Text:

PDF

References


Akbari, R. 2015. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kopi dengan Menggunakan Metode ABC untuk Meminimumkan Biaya Persediaan pada PT. Kopiku Indonesia. [Skripsi]. Unisba, Bandung.

Ciptadi, W. dan Nasution, MZ. 1985. Pengolahan Kopi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Nugroho W. K., J., Lumbanbatu, J., Rahayoe, S. 2009. Pengaruh Suhu dan Lama Penyangraian Terhadap Sifat Fisik Mekanis Biji Kopi Robusta. Makalah Bidang Teknik Produk Pertanian. Seminar Nasional dan Gelar Teknologi PERTETA, Mataram 8-9 Agustus 2009: A217-A225

Rahardjo, P. 2012. Kopi. Penebar Swadaya Grup, Jakarta.

Wahyuni, E., Karim, A., Anhar, A. 2013. Analisis Citarasa Kopi Arabika Organik pada beberapa ketinggian Tempat dan Cara Pengolahannya di Datararan Tinggi Gayo. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan 2(3):261-269.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id