Pengaruh konsentrasi auksin dalam hydropriming benih cabai yang berbeda tingkat kadaluarsa terhadap viabilitas benih

Belangie Tuahte Gundala, Trisda Kurniawan, Halimursyadah Halimursyadah

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi auksin dalam hydropriming dan tingkat kadaluarsa serta interaksi keduanya terhadap viabilitas benih cabai kadaluarsa. Penelitian ini dilaksanakaan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dari bulan Maret sampai Juni 2018. Unit-unit penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4x3 dengan 3 ulangan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur taraf 5% pada hasil uji F yang signifikan. Faktor pertama adalah perendaman dalam larutan auksin dengan konsentrasi : 0, 2, 4, dan 6 g L-1 dan faktor kedua adalah tingkat kadaluarsa dengan 3 taraf yaitu 4, 8 dan 12 bulan. Benih yang telah diperlakukan dikecambahkan dengan metode Uji Diatas Kertas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi auksin berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur potensi tumbuh maksimum, indeks vigor dan kecepatan tumbuh relatif, berpengaruh nyata pada tolok ukur daya berkecambah dan keserempakan tumbuh. Tingkat Kadaluarsa berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur potensi tumbuh maksimum dan daya berkecambah. Perlakuan konsentrasi auksin  2 g L-1 dengan tingkat kadaluarsa 4 bulan merupakan kombinasi perlakuan terbaik berdasarkan tolok ukur potensi tumbuh maksimum (97,33%).

The Effect of Auxin Concentrations in Hydropriming and Levels of Expired Chilli Seed to Seed Viability

Abstract. The purposes of this research were to know the effect of auxin concentrations in hydropriming and levels of seed expired and interaction between them to chilli seed viability. This research was conducted at the Laboratory of Seed Science and Technology Department of Agrotechnology Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Banda Aceh from March to June 2018. Research units were arranged based on factorial Completely Randomized Design 4x3 with 3 replicates, continued with Honesty Significant Different on significant F-test results. The first factor was immersion in auxin solution with concentration: 0, 2, 4, and 6 g L-1 and the second factor was expired level with 3 levels 4, 8 and 12 months. Treated seed were planted on paper test method and in trays added with soil. The results showed that the auxin concentration treatment had a very significant effect on the maximum growth potential, vigor index and relative growth rate, significant effect on germination power and The expiration rate had a very significant effect on the maximum growth potential and germination power. Treatment of 2 g L-1 auksin concentration with 4 month expiration rate was the best treatment combination based on maximum growth potential (97,33%).


Keywords


Konsentrasi auksin; tingkat kadaluarsa; hydropriming; viabilitas; benih cabai kadaluarsa; concentration of auxin; expiration rate; viability; seedling growth; expired chilli seed

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. 1985. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa. Bandung.

Arief, R dan K. Fauziah. 2010. Invigorasi Benih. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Sulawesi Selatan.

Badan Pusat Statistik. 2017. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Sayuran di Indonesia http://www.pertanian.go.id/Indikator/tabel-2-prod-lspn-prodvitas-horti.pdf. Diakses tanggal 18 Januari 2018.

Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Hortikultura. 2017. http://www.pertanian.go.id/ap_pages/mod/datahorti. Diakses tanggal 18 Januari 2018.

Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). 2013. Produktivitas Sayuran di Indonesia. Departemen Pertanian.

Dwijoseputro. 2004. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Penerbit PT. Gramedia Pusaka Utama. Jakarta.

Ernawati., P. Rahardjo dan B. Suroso. 2017. Respon benih cabai merah (Capsicum annumm L.) kadaluarsa terhadap lama perendaman air kelapa muda terhadap viabilitas, vigor dan pertumbuhan bibit. J. Agritrop. 15 (1): 71-83.

Fahmi, Z.I. 2014. Direktorat Jenderal Pertanian. Kajian pengaruh auksin terhadap perkecambahan benih dan pertumbuhan tanaman. Tersedia: http://ditjenbun.pertanian.go.id. Diakses tanggal 24 Juli 2018.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. 1991. Physiology of Crop Plants. Diterjemahkan oleh Susilo dan Subiyanto. UI Press. Jakarta.

Ilyas, S. 1995. Perubahan fisiologis dan biokimia dalam proses seed conditioning. Keluarga Benih. 6 (2): 70-79.

Juanda, B.R., M. Cut dan Sofiyana. 2017. Pengaruh masa kadaluarsa dan perendaman dalam air kelapa terhadap invigorasi benih semangka (Citurullus lunatus Thunb. Matsum. et Nankai). Agrosamudra. 4 (2): 81-91.

Leveau J.H.dan S.E.Lindow. 2005. Utilization of the plant hormone indole-3-acetic acid forgrowth by pseudomonas putida strain 1290. Appl Environ Microbiol. 71 (5): 2365-2371.

Munarti dan S. Kurniasih. 2014. Pengaruh konsentrasi IAA dan BAP terhadap pertumbuhan stek mikro kentang secara in vitro. J. Pendidikan Biologi. FKIP. Universitas Pakuan 1 (1): 1-8.

Najar, M. dan S. Bakhtiari. 2014. Effects of seed priming on germination traits of Nigella sativa under saline conditions. Indian Journal of Fundamental and Applied Life Sciences. 4 (3): 396-405.

Pamungkas, F., T.S. Darmanti dan B. Raharjo. 2009. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam supernatan kultur Bacillus sp. 2 ducc-br-k1.3 terhadap pertumbuhan stek horisontal batang jarak pagar (Jatropha curcas l.). J. Sains dan Mat. 17 (3) : 131-140.

Prajnanta, F. 2008. Agribisnis Cabai Hibrida. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sitanggang, A., Island dan S.I. Saputra. 2015. Pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan zat pengatur tumbuh giberelin terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.). JOM Faperta 2 (1) : 22-47.

Wijayati, A.S dan Sugiyarto. 2005. Pengaruh asam indole asetat terhadap pertumbuhan jumlah dan diameter sel sekretori rimpang tanaman kunyit (Curcuma domestica Val). J. Biofarmasi. 3 (1): 16-21.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id