Respon Petani Padi Sawah Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Cair Di Gampong Blang Cut Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar

munzirin nurdin, Irwan A. Kadir, Azhar Abdul Gani

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi respon petani padi terhadap penggunaan pupuk organik cair dan juga untuk mengetahui respon petani padi terhadap penggunaan pupuk organik cair di Gampong Blang Cut Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini adalah asosiatif  dilakukan dengan teknik survei menggunakan kuisioner. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sensus yaitu di Desa Blang Cut. Sampel ditentukan dengan teknik proporsional random sampling sebanyak 20 responden petani yang ada di desa Blang Cut. Jenis dan sumber data meliputi data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon dan respon petani padi dalam penggunaan pupuk organik Cair adalah Skala Likert dengan rumus lebar interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi respon adalah manfaat yang diharapkan dari penggunaan pupuk dalam kategori sedang, 65% responden menganggap pupuk Organik Cair  sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pupuk, membantu dalam meningkatkan produksi padi, dan membantu atau mempermudah dalam pengolahan lahan; selang waktu antara awal pen0ggunaan dengan memperoleh manfaat pupuk sebagian besar dalam kategori (baik), 100% responden mengetahui bahwa pupuk Organik Cair  lebih lama memberikan dampak terhadap tanaman. Respon petani padi dalam penggunaan pupuk Organik Cair adalah respon kognitif sebagian besar petani responden dalam kategori baik, 75% responden memahami pupuk Organik cair; respon afektif petani responden sebagian besar dalam kategori baik, 92,5% responden setuju apabila pupuk Organik Cair  menghemat pupuk kimia komersial; respon konatif petani responden sebagian besar dalam kategori sedang, 45 % responden menggunakan pupuk antara sepertiga hingga duapertiga dosis yang dianjurkan.

Rice Farmers Response To The Use Of Liquid Oganic Fertilizers In Gampong Blang Cut Sukamakmur District, Aceh Besar District

Abstract. This study aims to determine the factors that influence the response of farmers to the use of liquid organic fertilizer and the response of farmers to the use of liquid organic fertilizer in Blang Cut Village, Sukamakmur District, Aceh Besar District. This research method is associative method which is done by using questionnaire survey technique. Determination of the location of the study was conducted in a census, namely in the Village of Blang Cut. The sample was determined by proportional random sampling technique as many as 20 farmer respondents in the village of Blang Cut. Types and sources of data include primary and secondary data. The analytical method used to assess the factors that influence the response and response of rice farmers in the use of liquid organic fertilizers is a Likert scale with the formula width interval. The results showed that the factors that influence the response of farmers are the expected benefits from the use of fertilizer in the medium category. There are 65% of respondents consider Organic Liquid fertilizer to be very helpful in meeting fertilizer needs, helping in increasing rice production, and assisting or facilitating land processing; the time interval between the start of use and the benefits of fertilizer is mostly in the (good) category. There are 100% of respondents know that Organic Liquid fertilizer has a longer impact on plants. The response of rice farmers in the use of Organic Liquid fertilizer is cognitive response. Most of the respondents are in good category, 75% of respondents understand liquid Organic fertilizer; affective responses of respondent farmers are mostly in good category. There are 92.5% of respondents agree that Liquid Organic fertilizer saves commercial chemical fertilizers; the conative response of the respondent farmers is mostly in the medium category, 45% of respondents use fertilizer between one third to two thirds of the recommended dose.



Keywords


Respon; Pupuk Organik Cair; Penyuluhan Pertanian; Lingkungan Sosial

Full Text:

PDF

References


Amilia, Y. 2011. Penggunaan pupuk organik cair untuk mengurangi dosis penggunaan pupuk anorganik pada padi sawah (Oryza sativa L.). Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Departemen pertanian. 2008. Kebijakan Teknis Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan. Jakarta : departemen pertanian

Moch, N. 2003. Metode Penelitian. Salemba Empat, Jakarta.

Murbandono, H. L. 2000. Membuat Kompos. Penebar Swadaya, Jakarta.

Rahman, A. 2004. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Dengan Pemberian Bokashi, Jurnal Agrisisten 4(2): 75-80

Reksoprayitno, S. 2000. Ekonomi Makro. Penerbit BPFE, Yogyakarta.

Ridwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung : Alfabeta

Slamet, R., Arbiati, dan Daryanto. 2005. Pengolahan Limbah Organik (Fenol) dan Logam Berat (Cr6+ atau Pt4+) Secara Simultan dengan Fotokalis TiO2, ZnO-TiO2 dan CdS TiO2. Jurnal Makara Teknologi. 9(2): 1-3.

Subejo, 2010. Pengertian penyuluhan dan lingkup penyuluhan, http://www.subejo.com. Diakses tanggal: 10 April 2016.

Djamhur Hamid. 2016. Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kehidupan

Sumarwan, U. 2003. Perilaku Konsumen. Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Permasyarakatan dan Pengembangannya. Kanisius, Yogyakarta.

Walgito, B. 2002. Pengantar Psikologi Umum. Edisi 3. Yogyakarta.

Yulipriyanto,H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengolahannya. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id