(Effect of variety and dosage of mycorrhiza on the growth and yield of pepper plants (Capsicum annuum L.) in Andisol)

Mizan Maulana, Syafruddin Syafruddin, Elly Kesumawati

Abstract


Effect of variety and dosage of mycorrhiza on the growth and yield of pepper plants (Capsicum annuum L.) in Andisol. This study aims to determine the effect of varieties and doses of mycorrhiza on the growth and yield of pepper plants on land Andisol and the interaction between these two factors. This research was conducted at the experimental garden in plant physiology laboratory university agricultural Faculty Syiah Kuala start of June 2015 until December 2015. Research using Random Group 4x3 factorial design with three replications, consisting of 36 experimental units consisting of two factors. he first factor is the dose mycorhiza consists of 4 levels of 0, 5, 10 and 15 g / plant. The second factor varieties consisting of Carlos F1, F1 Kiyo, and La Odeng. The results showed that variety significant effect on yield of pepper plants. The best varieties are varieties Kiyo F1 on the generative phase that can be seen from the weight of the fruit crop age parameter 110 HST and 45 HST mycorhiza infection. While the dose of mycorrhizal significant effect on the growth and yield of pepper plants on land Andisol. Dose best mycorrhiza contained in 10g / plants that can be seen in the number of fruit crops as well as the parameters of mycorhiza infection most. Research also shows there is a higher interaction on Carlos F1 varieties with a dose of 15 g / plant in the parameters the number of leaf age 15 HST, At the age of 30 HST rod diameter also gives the best result in two different varieties, namely in Carlos F1 hybrid varieties and local varieties La Odeng on mycorrhizal dose of 15 g / plant and root infection aged 45 HST. La Odeng varieties give the highest number of mycorrhizal infection in mycorrhizal dose of 10 g / plant.


Keywords


pepper, mycorrhiza, varety and Andisol

References


Adisarwanto. 2000. Meningkatkan Produksi Kacang Tanah di Lahan Sawah dan Lahan Kering. Penebar Swadaya. Jakarta.

Ashari, S. dan S. Andi. 2000. Pertumbuhan dan hasil dua varietas mentimun (Cucumis sativus L.). Universitas Brawijaya. Malang.

Badan Pusat Statistik. 2014. Produksi Cabe Besar, Cabe Rawit, dan Bawang Merah Provinsi Aceh Tahun 2013. Aceh.

Daradjat, A. A., U. Susanto., B. Suprihatno. 2003. Perkembangan Pemuliaan Padi Sawah di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian 22 (3).

Erma, J. 2015. Pengaruh Media Tanam dan Fungi Mikoriza Arbuskular Terhadap Pertumbuahan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi Jurusan Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Harlis. 2008. Pengaruh Jenis dan Dosis Cendawan Mikoriza Arbuskular Terhadap Pertumbuhan Cabai (Capcicum annum L) Pada Tanah Ultisol. Jurnal MIPA. Universitas Jambi. Jambi.

Jaya, M. 2013. Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskula dan Nutrisi Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.) Jurnal Agroteknos Vol.3 No.3 Hal. 133-138

Madjid, A. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Bahan Ajar Online. Fakultas Pertanian Unsri & Program Studi Ilmu Tanaman, Universitas Sriwijaya. Palembang. Propinsi Sumatera Selatan. Indonesia. 30 hal.Meyr (2005).

Musdalifah. 2014. Perlakuan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman (RPPT) Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Serta Pertumbuhan Bibit Pada Dua Varietas Cabai Merah (Capsicum annum L.).Skripsi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Aceh.

Novriani. 2010. Inokulasi Mikoriza Arbuskular Pada Bibit Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq) Yang Ditanam Pada Berbagai Komposisi Media Tanam. Agronobis 2(4): 30-42.

Prajnanta, F. 2001. Agribisnis Cabai Hibrida. Penerbar Swadaya. Jakarta.

Prajnanta, F. 2008. Agribisnis Cabai Hibrida. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rao,N.S. 1992. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman, Universitas Indonesia. Jakarta

Simatupang, S. 1997. Sifat dan Ciri-ciri Tanah. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soegito dan M. Adie. 1993. Evaluasi daya hasil pendahuluan galur homozigot kedelai umur genjah. p. 48-54. Dalam risalah seminar hasil penelitian tanaman pangan tahun 1992. A. Kasno, K. Hartojo, M. Dahlan, N. Saleh, Sunardi dan A. Winarto (Penyunting). Balai Penelitian Tanaman Pangan. Malang

Suyanti, K. 2013. Keterkaitan Produk dan Pelaku Dalam Pengembangan Agribisnis Hortikultura Unggulan di Provinsi Aceh. Skripsi Sosial Ekonomi Pertanian .Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Talanca A. H dan A. M. Adnan. 2005. Mikoriza dan Manfaatnya pada Tanaman. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Maros. Sulawesi Selatan.

Tjahjadi, N. 1991. Seri Budidaya Cabai. Kanisius. Yogyakarta.

Utami, N.W dan E. A. Widjaja. 2009. Pengaruh Mikoriza, Media Tanam dan Fase Transplant Terhadap Pertembuhan Bibit Jelutung (Dyera costulata Miq).. Teknologi Lingkungan 10 (2): 205-214.

Wangiana, W., A. Apriani dan N. Farida. 2011. Respon Berbagai Varietas Kedelai ( Glycine max L) Terhadap Sterilisasi Tanah dan Inokulasi Mikoriza Arbuskular. Fakultas Pertanian Mataram. Nusa Tenggara Barat.

Zulaikha, S. 2006. Serapan Pupuk dan Respon Fisiologis Tanaman Kedelai Terhadap Pupuk Posfat Pada Tanah Ultisol. Bioscientiae 3(2):83-92.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id