Motivasi Petani, Faktor Pendorong dan Faktor Penghambat dalam Budidaya Tanaman Cengkeh Di Mukim Lampuuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar

Muhammad Sofwan, Ahmad Humam Hamid, Irwan A. Kadir

Abstract


Abstrak Cengkeh memiliki peranan yang cukup besar dalam pembangunan di bidang perekonomian di Indonesia. Perkembangan produksi dan harga cengkeh di Indonesia dari tahun 2003 – sekarang berfluktuasi dengan kecendrungan meningkat setiap tahunnya dengan rata-rata tingkat pertumbuhan sebesar 1%. Namun permasalahan harga merupakan masalah utama dalam budidaya tanaman cengkeh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar tingkat motivasi petani, terhadap budidaya tanaman cengkeh dan melihat hubungan antara Faktor pendorong motivasi petani dengan tingkat motivasi petani, dan factor penghambat motivasi petani dengan tingkat motivasi petani di Mukim Lampuuk Kecamatan Lhoknga. Penelitian menggunakan metode survey, data dikumpulkan dari wawancara dengan petani responden yang diambil dengan cara cluster sampling dan sample proposional . Total responden dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Analisis data menunjukkan bahwa motivasi petani cengkeh berada pada kategori tinggi, yaitu 52%. Petani menanam tanaman cengkeh dapat memenuhi kebutuhan ekonominya dan membawa dampak positif secara sosial. Hubungan antara faktor pendorong dengan motivasi petani dengan nilai signifikan 0,01 dan berhubungan searah. Sedangkan faktor pendorong: lingkungan ekonomi dan status sosial ekonomi berpengaruh nyata.  dan faktor penghambat dengan motivasi petani tidak berpengaruh nyata, didalamnya antara lain; hama dan penyakit serta ketidaktersediannya kredit usaha tani.

Motivation Of Farmers, Power Factors And Drug Factors In Plant Cultivation In Mukim Lampuuk District Lhoknga District Aceh Big District

Abstract  Cloves have a considerable role in the development in the field of economy in Indonesia. Development of production and the price of cloves in Indonesia from the year 2003 – present fluctuating trend is increasing every year, with an average growth rate of 1%. But the main issue is the price problems in the cultivation of cloves. This research aims to look at how big the level of motivation of farmers, against the cultivated crops of clove and see the relationships between the Factors driving the motivation of farmers with a level of motivation of farmers, and the factor restricting farmer motivation with a the level of motivation of farmers in Lhoknga Subdistrict Mukim Lampuuk. Research using survey method, data were collected from interviews with farmers respondents were taken by means of cluster sampling and sample proportional. Total respondents in this study as many as 50 respondents. Data analysis showed that the motivation of clove farmers are on a high category, i.e. 52%. Farmers plant crops of clove can meet the needs of the economy and bring positive impact socially. The relationship between driving factor with the motivation of farmers with a significant value of 0.01 and connect direct. While the driving factor: economic environment and socio-economic status effect is real.  restricting factors and with the motivation of farmers do not affect real, therein, among others; pests and diseases as well as the unavailability of farming credit.


Keywords


Perkembangan cengkeh, permalasahan, motivaspetani, factor pendorong,factor penghambat ; Development of cloves, problems, motivation of farmers, driving factors, inhibiting factors.

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, A, 2002, Psikologi Sosial, Edisi Revisi, Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

Adiwilaga, Anwas. 1992. Ilmu Usaha Tani: Cetakan II. Bandung: Alumni.

Arifin, Zainal. 2014. Penelitian Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Clegg, B. 2001. Instan Motivator: 79 Cara Instan Menumbuhkan Motivasi. Erlangga. Jakarta.

Deny, R. 1997. Sukses Memotivasi Jurus Jitu Meningkatkan Prestasi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Effendy, O. U. 1983. Human Relation dan Public Relation Dalam Manjemen. Alumni. Bandung.

Hadisapoetro, S. 1973. Pembangunan Pertanian. Departemen Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta.

Handoko, M., 1992. Motivasi Daya Penggerak Tingkah Laku. Kanisius. Yogyakarta.

Kilvington, M., Allen, W. dan Kravchenko, C. (1999). Improving Farmer Motivation Within Tb Vector Control. Landcare Research Contract Report.

Lailida, Junan Amsta., 2014. Motivasi Petani Dan Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika Rakyat Di Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso.Skripsi.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jember.

Moekijat. 1981. Motivasi dan Pengembangan Manajemen. Alumni. Bandung._______ . 1990. Asas-asas Perilaku Organisasi. Mandar Maju. Bandung.

Nurdjannah, N., 2004, Diversifikasi Penggunaan Cengkeh, Persektif. Vol 3. No. 2, 61- 70

Riduwan. 2009. Dasar-Dasar Statistika. Bandung. Alfabeta.

Robert, R. 1985. Masyarakat Petani dan Kebudayaan. CV Rajawali. Jakarta.

Rogers, E. M. 1985. Komunikasi Pembangunan. LP3ES. Jakarta.

Thomas, A.N.S. 2007. Tanaman Obat Tradisional. Yogyakarta.Kanisus.

Wicaksono, A. 2005. Motivasi Petani Dalam Pengembangan Budidaya Panili (Vanilla planifolia, Andrews) (Kasus Pengenalan Panili di Kabupaten Klaten). Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Winardi. 2004. Motivasi dan Pemotivasian Dalam Manajemen. Jakarta.PT Raja Grafindo.

Wirartha, I. M. 2006. Metodologi Penetilian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: C.V Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id