Pengaruh Kombinasi Mulsa JAgung dan Pupuk NPK serta Budidaya Tanaman Jagung, KAcang tanah dan kedelai Terhadap Sifat Kimia Tanah pada Ultisol

Fajrial Lisha, Zuraida Zuraida, Teti Arabia

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi mulsa jagung dan pupuk NPK serta budidaya berbagai macam tanaman terhadap sifat kimia tanah pada Ultisol. Tanman yang digunakan pada penelitian ini berupa tanaman jagung, kacang tanah, dan kedelai. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah pola RAK 3 x 4 dengan tiga ulangan dan 12 perlakuan . Faktor yang diteliti yaitu jenis tanaman dan mulsa jagung. Faktor pertama yaitu jenis tanaman terdiri dari tiga taraf yaitu ; jagung, kedelai dan kacang tanah. Faktor kedua mulsa jagung terdiri atas empat taraf  yaitu ; kontrol, tanpa mulsa, mulsa jagung 5 ton ha-1 dan mulsa jagung 10 ton ha-1 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis tanaman  memberikan pengaruh nayata terhadap K-dd tanah. Terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan jenis tanaman dan mulsa jagung terhadap P-tersedia.

The effects of Mulching Maize Combination and NPK Fertilizer with Maize, Soybean and Groundnut cultivation in Soil Chemical Properties of Ultisol

Abstract. This research aims to know the effects of mulching maize combination and NPK fertilizer with plant cultivation on dry land of Ultisol towards some soil chemical properties. The types of plants that have been used in this research are Maize, Soybean and Groundnut. The experimental layout was a split plot design by 3 x 4 RCBD with three replications and 12 combinations. The first factor is types of plants, consisting of three levels ie: Maize, Soybean, and Groundnut. The second factor is moulching maize consists of four levels ie; control, without mulch, mulching maize 5 ton ha-1 and mulching maize 10 ton ha-1. The results showed that the treatment of types of plants affected the exchangeable K. There is an interaction between types of plants and mulching maize towards the available P.


Keywords


Tanah Ultisol; jenis tanaman dan mulsa jagung ; Ultisol Soil; mulch and crop types maize

Full Text:

PDF

References


Abdurrachman, A., S. Sutomo, dan N. Sutrisno. 2005. Teknologi Pengendalian Erosi Lahan Berlereng dalam Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Menuju Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan. Puslitbangtanak, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, Bogor. Hal: 101-140

Adisarwanto. 2005. Budidaya Tanaman Kedelai dengan Pengoptimalan Bintil Akar. Agromedia, Jakarta.

Alibasyah, M. R. 2000. Perubahan beberapa sifat fisika tanah, tingkat erosi, dan hasil jagung pada Ultisol dengan tiga sistem olah tanah dan mulsa jagung serta efek residunya. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung, Bandung.

Anonim. 1991. Metode Pengambilan Contoh Kualitas Air, SNI 06-2412-Bandung: Departemen Pekerjaan Umum.

Arabia, T., A. Karim, dan Manfarizah. 2012. Klasifikasi dan Pengolahan Tanah. Syiah Kuala University Press, Banda Aceh.

Belfield, S. and C. Brown. 2008. Field Crop Manual Maize (A Guide to Upland Production in Cambodia). Canberra.

Citrakusumah, R. W. 2010. Pengaruh penggunaan mulsa jagung terhadap sifat fisik dan biologi tanah serta produksi jagung pada tanah Latosol Cimanggu Bogor. Skripsi. Program studi manajemen sumberdaya lahan fakultas pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Damanik, B. S. D. 2010. Pengaruh penggunaan mulsa jerami padi terhadap beberapa sifat fisik tanah dan laju infiltrasi pada Latosol Darmaga. Skripsi. Program studi manajemen sumberdaya lahan fakultas pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Endriani. 2010. Sifat fisika dan kadar air tanah akibat penerapan olah tanah konservasi. Jurnal Hidrolitan. 1: 26 – 34.

Feller, I.C., D.F. Whigham, K.L. McKee and C.E. Lovelock. 2002. Nitrogen limitation of growth and nutrient dynamics in a disturbed mangrove forest. Oecologia. 134: 405-414.

Hakim, L. dan S. Moersidi. 1985. Usaha peningkatan bahan organik tanah melalui pengelolaan pola tanam tanaman pangan dan pupuk hijau. Prosiding pertemuan teknis penelitian tanah tahun 1984. Puslittanak Bogor. Hal: 331 – 339

Hakim, N., M.Y. Nyakpa, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, M.K. Saul, M.A. Diha, G.B. Hong, H.H. Bailey. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung.

Hakim, N. 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah Masam dengan Teknologi Pengapuran Terpadu. Andalas University Press. Padang. Hal: 204.

Hardjowigeno, S. 1990. Genesis dan Klasifikasi Tanah. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu Tanah. Edisi Ketiga. PT. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta:233 Halaman

Hillel D. 2008. Soil in the Environtment. Elsevier Inc, China. 307p.

Ispandi, A. 2003. Pemupukan P, K dan waktu pemberian pupuk K pada tanaman ubikayu di la

han kering Vertisol. Ilmu Pertanian. 10: 35-5 (2).

Jones, P. 2007. The Peanut Plant. The states of Queensland, Department of Primary Industries

and Fisheries, copyright@dpi.qld.gov.

Kravopickas, A., W.C. Gregory, D.E Williams, and C.E. Simpson. 2007. Taxonomy of Genus

Arachis (Leguminosae). Bonplandia. Argentina-USA. 16: 1-125.

Leiwakabessy, F.M. 1998. Kesuburan Tanah Pertanian. IPB, Bogor. Hal: 55.

Malti, Ghosh, Kaushik, Ramasamy, Rajkumar, Vidyasagar. 2011. Comparative Anatomy of

Maize and its Application.Intrnational Journal of Bio-resorces and Stress Management.

Murtilaksono K, Anwar S. 2014. Potensi, kendala, dan Strategi pemanfaatan lahan kering dan kering masam untuk pertanian (padi, jagung, kedelai), peternakan, dan perkebunan dengan menggunakan teknologi tepat guna dan spesifik lokasi. Seminar nasional lahan suboptimal. Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya, Palembang.

Nawangsih, A.A., H.P. Imdad dan A. Wahyudi. 2001. Cabai Hot Beauty. Penebar Swadaya, Jakarta.

Pitojo, S. 2003. Benih Kedelai. Kanasius, Yogyakarta.

Prahasta. 2009. Agribisnis Jagung. Pustaka Grafika, Bandung. Hal: 1.

Rinsema, W. T., 1993. Pupuk dan Cara Pemupukan. Bharata Karya Aksara, Jakarta.

Saridevi, G.A. I. W. D. Atmaja, I. M. Mega. 2013. Perbedaan sifat biologi tanah pada beberapa tipe penggunaan lahan di tanah Andisol, Inceptisol, dan Vertisol. Jurnal E-Agroteknologi Tropika. 4: 214-223 (2).

Sembiring, 2008. Sifat kimia dan fisik tanah pada areal bekas tambang bauksit. Info Hutan. 5: 123-134 (2).

Setyamidjaya, D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. Simplex, Jakarta. Hal: 116.

Shiddieq, J. & Partoyo. 2000. Suatu pemikiran mencari pradigma baru dalam pengelolaan tanah yang ramah lingkungan. Prosiding. Kongres Nasional VII. HITI, Bandung.

Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian IPB, Bogor.

Steenis, C.G.G.J., S. Bloembergen., P.J. Eyma. 2005. Flora. Cetakan kesepuluh. PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Sumarno. 2003. Teknik Budidaya Kaang Tanah. Sinar Baru Algesindo, Bandung.

Sufardi. 2012. Pengantar Nutrisi Tanaman. CV. Bina Nanggro, Banda Aceh 362 p.

Suprapto, H. S. 2000. Bertanam Kacang Tanah. Penebar Swadaya, Jakarta.

Suprapto. 2002. Kedelai. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sutejo, M.M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.

Tjitrosoepomo, S. S.1983. Botani Umum I. Angkara Raya, Bandung.

Umboh, A. H. 2000. Petunjuk Penggunaan Mulsa. Penebar Swadaya, Jakarta.

Utami, S.M.H. 2004. Sifat kimia Andisol pada pertanian organik dan anorganik.Jurnal Ilmu Tanah. Skripsi. Institut pertanian Bogor, Bogor.

Wiryanta, B. T. W. 2006. Bertanam Cabai pada Musim Hujan. Agromedia Pustaka, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v3i3.8143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id