Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Padi Gogo, Jagung, Kedelai dan Kacang Tanah pada Lahan Kering di Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar

Hendra Saputra, Manfarizah Manfarizah, Syakur Syakur

Abstract


Abstrak. Luas lahan dataran di Indonesia lebih kurang 200 juta hektar dan luas lahan kering 150 juta hektar. Hampir seluruh daratan Indonesia setelah dikurangi lahan basah (sawah dan rawa) lahan kering yang berpotensi sebagai areal pertanian diperkirakan mencapai 104 juta hektar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan untuk tanaman padi gogo, jagung, kedelai dan kacang tanah pada lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode survai deskriptif yang didasarkan pada satuan peta lahan. Satuan peta lahan diperoleh dari hasil tumpang tindih (overlay) peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan. Hasil (overlay) tersebut yang menjadi referensi untuk menentukan kelas kesesuaian lahan. Hasil evaluasi kesesuaian lahan tanaman padi yaitu (S2-nr,eh,lp) cukup sesuai dengan faktor pembatas utama kejenuhan basa (KB) dan C-organik rendah, bahaya erosi dan kelerengan 8-15% dan (S3-nr,eh) sesuai marginal dengan faktor pembatas utama C-organik sangat rendah dan kelerengan 15-25%. Kesesuaian lahan tanaman jagung yaitu (S2-nr,eh) cukup sesuai dengan faktor pembatas utama KB rendah dan bahaya erosi dan (S3-nr,eh) sesuai marginal dengan faktor pembatas utama KB sangat rendah dan kelerengan 15-25%. Kesesuaian lahan tanaman kedelai yaitu (S2-nr,eh,lp) cukup sesuai dengan faktor pembatas utama kapasitas tukar kation (KTK), KB, C-organik yang rendah dan kelerengan 8-15% dan (S3-eh) sesuai marginal dengan faktor pembatas utama kelerengan 15-25%. Kesesuaian lahan tanaman kacang tanah yaitu (S2-nr,eh,lp) cukup sesuai dengan faktor pembatas utama KTK, KB, pH, C-organik yang rendah dan batuan di permukaan 5-15% dan (S3-nr,eh) sesuai marginal dengan faktor pembatas utama KB sangat rendah dan kelerengan 15-25%.

Evaluation of the suitability of the land for rice plant Gogo, corn, soybeans and peanuts on dry land in Jantho, Aceh Besar Regency

Abstract. Land area of the plains in Indonesia approximately 200 million hectares of dry land area and 150 million acres. Almost all of Indonesia's land after reduced wetlands (swamps and rice paddies) as potentially dry land agricultural area is estimated at 104 million hectares. This research aims to analyze the suitability of land for rice plant gogo, corn, soybeans and peanuts on dry land. This research was carried out in Jantho, Aceh Besar District by using descriptive survey method that is based on a unit of land maps. Land map units retrieved from a result of overlap (overlay) map kelerengan map, soil type and land use maps. The results (overlay) which became a reference to determine the suitability of the land class. The results of the evaluation of the suitability of the land for rice plant (S2-nr, er, lp) is quite in accordance with the main limiting factor saturation of the base (KB) and the C-organic low, the danger of erosion and kelerengan 8-15% and (S3-nr, er) in accordance with marginal to the main limiting factor C-organic very low and kelerengan 15-25%. The suitability of the land for corn plants (S2-nr, er) is quite in accordance with the main limiting factor KB is low and the danger of erosion and (S3-nr, er) in accordance with marginal to the main limiting factor KB is very low and kelerengan 15-25%. The suitability of the land for soybean crop i.e. (S2-nr, er, lp) is quite in accordance with the main limiting factor cation exchange capacity (CEC), KB, the low C-organic and kelerengan 8-15% and (S3-eh) in accordance with the main limiting factor of marginal kelerengan 15-25%. The suitability of the land plants peanuts (S2-nr, er, lp) is quite in accordance with the main limiting factor CEC, KB, pH, organic C-low and rocks on the surface of 5-15% and (S3-nr, er) in accordance with marginal to the main limiting factor KB is very low and kelerengan 15-25 %.

 


Keywords


Lahan Kering; Evaluasi Lahan; Kimia Tanah; Dry Land; Land Evaluation; Soil Chemistry

Full Text:

PDF

References


Arifin, M. 2010. Kajian sifat fisik tanah dan berbagai penggunaan lahan dalam hubungannya dengan pendugaan erosi tanah. Jurnal Pertanian MAPETA, ISSN : 1411-2817. 12 (2). P. 111. Jawa Timur.

Haridjaja, O., K. Murtilaksono, Sudarmo dan L. M. Rachman. 1990. Hidrologi Pertanian. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soewandita, H. 2008. Studi Kesuburan Tanah dan Analisis Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Tanaman Perkebunan di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia. 10 (2). Hal 132. Bengkulu.

Suripin, 2004. Pengembangan Sistem Drainase yang Berkelanjutan. Andi Offset. Yogyakarta.

Suwarto, Suwarto dan S, Anantanyu, 2012. Model partisipasi petani lahan kering dalam konversi lahan. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 13 (2). P. 221. Surakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v3i2.7521

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id