Kecernaan In Vitro Kulit Kopi (Coffea sp) yang Difermentasi Menggunakan Saus Burger Pakan dengan Level Pemberian Berbeda

Khalil Zardari, Sitti Wajizah, Yunasri Usman

Abstract


Suatu penelitian tentang kecernaan kulit kopi untuk pakan ternak ruminansia. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh untuk proses fermentasi pakan dan dilanjutkan dengan pengiriman sampel penelitian ke Laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk pengujian In Vitro dan N-NH3. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juni 2017 sampai bulan Juli 2017. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecernaan secara in vitro kulit kopi fermentasi dengan level yang berbeda menggunakan Saus Burger Pakan (SBP). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana P0 (kontrol), P1 (kulit kopi + SBP 0,5%), P2 (kulit kopi + SBP 1%), dan P3 (kulit kopi + SBP 1,5%). Masing – masing ditambahkan molases 3%, 0,1 urea %, dan tepung sagu 3 %. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah nilai pH, kadar N-NH3, Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK) dan Koefisien Cerna Bahan Organik (KCBO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan inokulum SBP sebanyak 1% menghasilkan nilai pH terendah 6,68 dan konsentrasi N-NH3 8,66 (mM) pada cairan rumen in vitro, yang mendukung terjadinya fermentasi dan degradasi protein pakan secara optimal. Namun hasil ini tidak diikuti dengan peningkatan koefisien cerna bahan kering (KCBK) 58,06% dan bahan organik (KCBO) 55,35% secara optimal, meskipun penambahan 1% SBP menunjukkan hasil terbaik

In Vitro Digestibility Coffee Skin Fermentation Using “Saus Burger Pakan” With Different Giving Level


A study about digestibility the skin of coffee for ruminants feed. This study was held in the Laboratory of Nutrition and Feed Technology Animal Husbandry Departement, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh for the process of feed fermentation and followed by sending the sampel of research to the Laboratory of Bogor Agricultural Institute (IPB) for testing In Vitro and N-NH3 . This study occured from June 2017 until July 2017. The purpose of this research is to see the digestibility with in vitro fermentation of coffee skin with different level using “Saus Burger Pakan” (SBP). The plan that used here is Completely Randomized Design (RAL) with 4 treatments and 4 replications, in which P0 (control), P1 (the skin of coffee + SBP 0.5%), P2 (the skin of coffee + 1% SBP), and P3 (the skin of coffee + SBP skin 1.5%). Each added molasses 3%, 0.1% urea, and  sago flour 3%. The parameters that is observed in this research is the value of pH, level of N-NH3, Dry Material Digestion Coefficient (KCBK) and Organic Material Digestion Coefficient (KCBO). The results of research showed that the addition of inoculum SBP 1% created the lowest value of pH 6,68 and the highest concentration of N-NH3 8,66 (mM) in the liquid rumen of in vitro, which supported the occurence of fermentation and degradation of feed proteins optimally.But this result was not followed by the increasing of dry matter coefficient (KCBK) 58.06% and organic matter (KCBO) 55.35% optimally, although the addition of 1% SBP showed the best result.


Keywords


Kulit kopi; fermentasi; pH; Kecernaan; In vitro; SBP; Coffee skin; fermentation; pH; Digestibility; in vitro; SBP

References


Arif, A.M.A dan M. Lamid. 2011. Produksi enzim selulase oleh Actinobacillus sp. menggunakan beberapa sumber nitrogen dalam media pertumbuhan alternatif. Majalah Kedokteran Hewan 7(2): 127- 131.

Arora.1995. Pencernaan Mikroba pada Ruminansia. Diterjemahkan oleh R. Murwanidan B. Srigandono. Gajah Mada University Press.Yogyakarta.

Astuti, D. A., B. Sastradipradja, Kiranadi, & E. Budiarti. 1993. Pengaruh perlakuan jerami jagung dengan asam asetat terhadap metabolisme in vitro dan in vivo pada kambing laktasi. Laporan Penelitian. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Bondi, A.A. 1987. Animal Nutrition. A Wiley-Interscience Publication (John Wiley & Sons), Chichester

Darwis, A. 1990. Produksi enzim sellulase dan biomasa untuk pakan ternak dan biokonversi coklat oleh Trichorderma viridae . Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Jambi.

Haryanto dan Pangloli. 1992. Potensi dan Pemanfaatan Sagu. Kanisius. Yogyakarta.

Jeanblain, C. 1991. Rumen Disfunctions. In: Rumen Microbial Metabolism and Ruminant Digestion, Ed. J.P. Jouany dalam Syahrir S,Wiryawan. K.G, Parakkasi A. Winugroho M. Dan Sari O. N. P 2009. Efektivitas Daun Murbei Sebagai Pengganti Konsentrat dalam Sistem Rumen in Vitro.Media Peternakan. 32:2.

McDonald, P.R. Edwards and J. Greenhalgh. 2002. Animal Nutrition. 6 th edition. NewYork.

Munasik. 2007. Pengaruh Umur Pemotongan Terhadap Kualitas Hijauan Sorgum Manis (Shorgum biocolor L. Moench) Varietas. RGU. Prosiding seminar Nasional: 248253.

Murni R., Suparjo, Akmal, Ginting B.L. 2008. Buku ajar teknologi pemanfaatan limbah untuk pakan. Jambi: Laboratorium Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Jambi.

Murni, R., Akmal, dan Y. Okrisandi. 2012. Pemanfaatan Kulit Buah Kakao yang Difermentasi dengan Kapang Phanerochaete Chrysosporium sebagai Pengganti Hijauan dalam ransum Ternak Kambing.Agrinak. Vol. 02 No. 1 Maret 2012:6-10.

Parakkasi, A., 1995. Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging. Departemen Ilmu Pakan Ternak, Fakultas Pertanian, IPB Bogor.

Prihandono. 2001. “Pengaruh Suplementasi Probiotik Bioplus, lisinat Zn, dan Minyak Lemuru (Sardinella longiceps) terhadap Tingkat Penggunaan Pakan dan Produksi Fermentasi Rumen Domba”. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sakinah, D. 2005. Kajian suplementasi probiotik bermineral terhadap produksi VFA, NH3, dan kecernaan zat makanan pada domba. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Samadi , Sitti Wajizah, Yunasri Usman. 2015. In Vitro Study of Fermented Pakan komplit by Using Sago Residues as Main Source Diet. Animal Production. 17(3):129-137

Soejono, M. 1991. Analisis dan Evaluasi Pakan. Petunjuk Labolatorium. PusatAntar Universitas Bioteknologi. Fakultas Peternakan UGM

Susanti, S., S. Chuzaemi Dan Soebarinoto. 2001. Pengaruh Pemberian Konsentrat yang Mengandung Bungkil Kedelai, Biji Kapuk Terhadap Kecernaan Ransum, Produk Fermentasi dan Jumlah Protozoa Rumen Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein Jantan. Thesis. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Malang.

Tilley , J. M. A, and R. A. Terry. 1963. A two stage technique for the in vitro digestion of forage crop. Journal of British Grassland 18 : 104 – 111.

Usman,Y., Z. Hanum. 2011.Hasil Analisis Bahan Kering Kulit Biji kopi (Coffea sp.). Laboratorium Makanan Ternak, Fakultas Pertanian Unsyiah. (Tidak dipublikasikan).

Usman. Y. 2013. Pemberian pakan serat sisatanaman pertanian (Jerami Kacang Tanah, Jerami Jagung, Pucuk Tebu) Terhadap Evolusi pH, N-NH dan VFA didalam Rumen Sapi. Jurnal Agripet vol 13 nomor 2 oktober 2013. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Yusmadi.2008. Kajian mutu dan palatabilitas silase dan hay ransum komplit berbasis sampah organik primer pada kambing PE. [Tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id