Kondisi Faali Kambing Peranakan Etawah akibat Pemberian Tepung Kulit Manggis (Garcinia mangistana L) Sebagai Pakan Aditif dengan Persentase yang Berbeda

Ozi Yumanza, Cut Intan Novita, Dzarniza Dzarnisa

Abstract


Abstrak. Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  pemberian  tepung  kulit manggis terhadap kondisi faali kambing Peranakan Etawah meliputi  frekuensi pernapasan, denyut jantung dan suhu rektal. Penelitian dilakukan  pada April 2017 sampai Juli 2017 di UD Atjeh Livestock, desa Limpok, Kecamatan Darussalam. Penelitian menggunakan 20 ekor kambing Peranakan Etawah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK),  terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok.   Tiap kelompok merupakan unit percobaan, masing-masing terdiri dari lima ekor kambing. Perlakuan yang  dicobakan adalah pemberian pakan konsentrat yang ditambahkan tepung kulit manggis 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Parameter yang diamati adalah kondisi Faali kambing Peranakan Etawah meliputi denyut jantung, frekuensi pernapasan dan suhu rektal. Berdasarkan hasil analisa data yang diperoleh, penambahan tepung kulit manggis ke dalam konsentrat sebagai pakan aditif tidak berpengaruh nyata terhadap kondisi faali kambing Peranakan Etawah (denyut Jantung dan suhu rektal), tetapi penambahan tepung kulit manggis berpengaruh nyata terhadap frekuensi pernapasan kambing Peranakan Etawah di sore hari.

(The Condition Of Faali Campaign Of Eagerly Remained By Manggis Leather Flow (Garcinia mangostana L) As Aditive Feed With Different Percentage)

Abstract. This study aims to determine the effect of mangosteen skin flour to the physiological conditions of Etawah Peranakan goat include respiratory rate, heart rate and rectal temperature. The study was conducted from April 2017 to July 2017 at UD Atjeh Livestock, Limpok village, Darussalam District. The study used 20 Peranakan Etawah goats. The design used was Randomized Block Design (RAK), consisting of 5 treatments and 4 groups. Each group is an experimental unit, each consisting of five goats. The treatments were feeding added 0%, 2.5%, 5%, 7%, and 10% mangosteen peel flour. The parameters observed were the condition of Ethali Etali Goat's goat include heart rate, breathing frequency and rectal temperature. Based on the results of data analysis obtained, the addition of mangosteen peel flour to concentrate as feed additives did not significantly affect the physiological condition of goats Etawah (heartbeat and rectal temperature), but the addition of mangosteen peel flour significantly influenced the respiration rate of Etawah Peranakan goat in the afternoon .



Keywords


Kambing Peranakan Etawah ; Tepung Kulit Manggis ; Etawah Peranakan Goat ; Mangosteen Peel flour

References


Awabien,L.R.2007. Respon Fisologis DombaYang Diberi Minyak Ikan Dalam Bentuk Sabun Kalsium. Skripsi. Fakultas Peternakan, Institute Pertanian Bogor, Bogor.

Chavanalikit, A., A. Mingmuang,T. Kitbunluewit, N. Sondee and S. Chupratum. 2012., Anthocyanin and total fenolics content of mangosten and effect of processing on the quaity of mangosteen products. Int. Food Res. J. 19. 1047-1053.

Dukes, H. H. 1955.The Physiology of Domestic Animal.Comstock Publishing Associates, New York.

Dzarnisa, 2010. Peningkatan Produksi Susu Periode Laktasi Berikutnya Melalui Kombinasi Injeksi Bovine Somatrotopin (BST) dan Suplementasi Seng Selama Masa Kering Pada Sapi Peranakan Frisien Holland (PFH). Institute Pertanian Bogor. Bogor.

Edey, T. N. 1983. The Genetic Pool of Sheep and Goats. In: Tropical Sheep and Goat Production (Edited by Edey. T. N. ). Australia University International. Development Program. Canberra.

Esmay M L. 1978. Principle of Animal environmental. Wesport (USA): AVI Publishing Company.

Frandson, R.D. 1996. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

.

Jinsart, W., B. Ternai, D. Buddhasukh and G. M. Polya. 1992. Inhibition of whcat embryo calcium-dependent protein kinase and other kinases by mangostin and gamma mangostin. Phytochemistry 31:3711-3713.

Mangkoewidjojo, S. 1988. Pemeliharaan, Pembiakan, dan Penggunaan Hewan Percobaan di daerah Tropis. Jakarta: Universitas Indonesia.

Pamungkas. A. And Rudi. H. 2009. Studi Kasus Produksi Kambing Peranakan Etawah dan Kambing Saanen pada Peternakan Kambing Perah Barokah dan PT. Taurus Dairy Farm. Tesis. Program Pasca Sarjana, Institute Pertanian Bogor. Bogor.

Priya, V. V., M. Jain, S. I. K. Moham, P. Saraswathi and C. S. Gopan. 2010. Antimicrobial activity of pericarp extract of Garcinia Mangostana Linn. In. J. Pharma Sei. Res. 1. 278-281

Sofia. S. 2005. Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Pakan Aditif Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Karkas Ayam Broiler. Buleitn Peternakan Vol 38. 83-89.

Zarena, A. S. And K. U. Sankar. 2009. A study of antioxidant properties from Garcinia mangostana L. Pericarp extract. Acta Sci. Pol. Technol Aliment. 8:23-34.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id