Evaluasi Kecernaan In Vitro Pakan Lengkap Fermentasi Berbahan Dasar Tongkol Jagung dengan Lama Pemeraman yang Berbeda

Muhammad Akbar Yusren, Yunasri Usman, Sitti Wajizah

Abstract


Abstrak. Tongkol jagung merupakan limbah pertanian yang cukup banyak tersedia dan sangat potensial untuk dapat dikembangkan sebagai pakan ruminansia pada saat persediaan rumput berkurang. Tongkol jagung dapat diberikan kepada ternak ruminansia yang pada umumnya digunakan sebagai pengganti sumber serat, namun nilai nutrisinya rendah sehingga pemberian tongkol jagung harus diimbangi dengan pemberian konsentrat dan dilakukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas nutrisinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kecernaan secara in vitro pakan lengkap berbahan dasar tongkol jagung yang difermentasi dengan menggunakan saus burger pakan (SBP) pada lama pemeraman yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Pogram Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh untuk proses fermentasi pakan dan dilanjutkan dengan uji in vitro di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berupa lama pemeraman yaitu P0 (0 hari), P7 (7 hari), P14 (14 hari) dan P21 (21 hari) setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 16 unit perlakuan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pH in vitro, Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK), Koefisien Cerna Bahan Organik (KCBO) dan Konsentrasi N-NH3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman pada fermentasi pakan lengkap berbahan dasar tongkol jagung menggunakan Saus Burger Pakan (SBP) berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada semua parameter yang diukur, yaitu pH, konsentrasi N-NH3, koefisien cerna bahan kering  (KCBK) dan bahan organik (KCBO). Peningkatan konsentrasi N-NH3, KCBK dan KCBO berbanding lurus dengan meningkatnya lama pemeraman, yang diikuti dengan penurunan pH cairan rumen in vitro.

In Vitro Digestibility of Fermented Complete Feed Based on Corncob with Different Incubation times

Abstract. Corncob is an agricultural waste that is widely available and very potential to be used as ruminants feed at a time when the grass stock is reduced. Corncobs can be given to ruminant livestock, which is generally used as a substitute for fiber sources, but the nutrients are low so that corncobs should be balanced with the addition of concentrate and must be processed to improve the quality of the nutrients. The purpose of this study is to evaluate in vitro disgestibility of corncob that fermented by Saus Burger Pakan (SBP) at different incubation times. This research has been conducted in two different places, fermentation process was conducted in Nutrition and Feed Technology Laboratory of Animal Husbandry Program, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh while in vitro test was conducted in Dairy Nutrition Laboratory of Bogor Agricultural University (IPB). This study used complete Randomized Design (RAL) with 4 treatment duration i.e, P0 (0 days), P7 (7 days), P14 (14 days) and P21 (21 days), each treatment was repeated 4 times to produce 16 treatment units. The parameters observed in this research are pH in vitro, Dry Matter Digestion Coefficient (KCBK), Organic Matter Digestion Coefficient (KCBO) and N-NH3 Concentration. The results of this study showed that incubation time used for fermented corncob-based complete feed significantly affecting (P<0,01) all of the parameters measured i.e, pH, N-NH3 concentration, Dry Matter Digestibility Coefficient (KCBK) and Organic Matter Digestion Coefficient (KCBO). The increased in N-NH3, KCBK and KCBO concentrations were directly proportional to the duration of curing followed by the decreasing in rumen pH fluid in vitro.



Keywords


Tongkol jagung ; pakan lengkap ; fermentasi ; in vitro ; lama pemeraman ; SBP ; Corncob ; Complete feed ; Fermentation ; in vitro ; incubation ; SBP

References


Church, D.C and W.G Pond. 1988. Basic Animal Nutrition and Feeding, 3rd ed. John Willy and Sons, Inc. United Status of America.

Chuzaemi. S. 2002. Arah dan sasaran penelitian nutrien sapi potong di Indonesia. Workshop Sapi Potong. Lolit Sapi Potong Grati. Pasuruan.

Fardiaz, S. 1998. Fisiologi Fermentasi. PAU. Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Judoamidjojo, R.M., E.G. Said dan L. Hartoto. 1989. Biokonversi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas Bioteknologi, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Jung, H.G., and D.A. Deetz. 1993. Cell wall lignifications and degrability. Di dalam: Jung, H.G., D.R. Buxton, R.D. Hatfield, and J. Ralph (Eds.). Forage Cell Wall Structure and Digestibility. WI: ASA-CSSA-SSSA, Madison.

Lopez, S. 2005. In vitro and In situ techniques for estimating digestibility. Dalam J. Dijkstra, J. M. Forbes, and J. France (Eds). Quantitative Aspect of Ruminant Digestion and Metabolism. 2nd Edition. ISBN 0-85199-8143. CABI Publishing, London

Mc. Donald, P., R.A. Edwards, J.F.D. Greenhalgh, and C.A. Morgan. 2002. Animal Nutrition. 6th Ed. Sci. and Tecnol. Publ. with Jhon Willey Inc, New York.

Mc. Donald, P., R.A. Edwards, J.F.D. Greenhalgh, and C.A. Morgan. 2002. Animal Nutrition. 6th Ed. Sci. and Tecnol. Publ. with Jhon Willey Inc, New York.

Osuji PO, Nsahlai IV, Khalili H. 1993. Feed Evaluation. International Livestock Centre for Addis Ababa, Africa.

Parakkasi, A dan Haryanto, 2005. Ilmu Makanan dan Ternak Ruminant. UI Press. Jakarta.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Prihandono. 2001. Pengaruh suplementasi probiotik bioplus, lisinat Zn, dan minyak lemuru (Sardinella longiceps) terhadap tingkat penggunaan pakan dan produksi fermentasi rumen domba. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sreeramulu, G., Y. Zhu and W. Knol. 2000. Kombucha fermentation and its antimicrobial activity. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 48 (6): 2589–94

Stell, R. G. D. Dan J. H. Torrie, 1989. Prinsip dan prosedur statistika. Terjemahan oleh B.sumantri. cet.ke-2. PT. Gramedia, Jakarta.

Sutama, I.K., Budiarsana. 2009. Panduan Lengkap Kambing dan Domba. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutardi, T. 1980. Ketahanan protein makanan terhadap degradasi oleh mikroba rumen dan manfaatnya bagi produktivitas ternak. Buletin Makanan Ternak. 5 : 1 - 21.

Tillman, A.D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo., S. Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gajah Mada Univresity Press. Yogyakarta.

Usman. Y. 2013. Pemberian pakan serat sisa tanaman pertanian (Jerami Kacang Tanah, Jerami Jagung, Pucuk Tebu) Terhadap Evolusi pH, N-NH dan VFA didalam Rumen Sapi. Jurnal Agripet vol 13 (2) oktober 2013. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Wahyono, D.K dan R. Hardiant, 2004. Pemanfaatan Sumberdaya Pakan Lokal untuk Pengembangan Usaha Sapi Potong. Lokakarya Nasional Sapi Potong.

Wallace, J. and A. Chesson. 1995. Biotechnology in Animal Fedds and Animal Feeding. Nutrition Division Rowett Research Institute Bucksburn. Aberdeen.

Wibawati, P.A. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih Terhadap Kecernaan Pakan Ruminansia. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id