Karakteristik Reproduksi Kerbau Betina di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil

Riska Maulani, Mohd Agus Nashri Abdullah, Eka Meutia Sari

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui karakteristik reproduksi kerbau betina di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan pada lima desa dalam wilayah Kecamatan Singkil Utara yaitu: Gosong Telaga Utara, Gosong Telaga Timur, Gosong Telaga Selatan, Kampung Baru, dan Ketapang Indah. Sebagai responden adalah sebanyak 40 orang peternak kerbau yang tersebar dalam lima desa terpilih tersebut. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yaitu mengambil sampel dengan ketentuan minimal peternak memelihara dua ekor kerbau betina produktif yang sudah dua kali melahirkan dan pengalaman beternak kerbau lebih dari satu tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara berstruktur (instrument questionaire), diskusi terhadap responden, dan petugas dinas terkait. Ada dua informasi data primer dalam penelitian ini yaitu karakteristik reproduksi kerbau betina di Kabupaten Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil dan profil umum peternakan kerbau sebagai pendukung data primer. Informasi utama menyangkut parameter yang diamati adalah: (a) umur dewasa kelamin; (b) umur beranak pertama; (c) calving interval; (d) lama kebuntingan; dan (e) jarak antara melahirkan sampai bunting kembali. Informasi pendukung data primer dalam penelitian ini adalah: (a) sistem pemeliharaan ternak kerbau; (b) populasi kerbau; (c)  sistem perkawinan; dan (d)  gangguan reproduksi. Dikumpulkan juga data profil peternak sebagai responden dan data sekunder. Data identitas responden adalah: (a) kelompok umur peternak; (b) kelompok pekerjaan utama peternak; dan (c) tingkat pendidikan peternak. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan persentase untuk mengetahui karakteristik dari sifat reproduksi kerbau betina. Data yang diperoleh diolah dan dihitung rata-ratanya kemudian dipersentasekan dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik reproduksi kerbau betina di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil sudah cukup baik. Kerbau di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil beranak pertama pada umur 3,9 tahun (47,5 bulan), lama bunting yaitu 10,47 bulan, jarak kelahiran sampai bunting kembali adalah 10,9 bulan dan selang kelahiran 21,3 bulan (640 hari). 

Reproductive Characteristics of Female Buffalo in North Singkil of Aceh Singkil District

Abstract. Aceh Singkil is one of the areas in Aceh Province that has potential for the development of buffalo cattle. This is strongly supported by the existing environmental conditions.. To further increase the buffalo population many factors must be considered such as overcoming the problems that become obstacles in increasing the reproduction and population one of them is the low knowledge of breeder about the buffalo reproduction characteristics so that the livestock population can decrease. The existence of this research is expected to get information about the character of buffalo reproduction character and also data of buffalo population that exist can be well documented and accurate. The purpose of this research is to identify and know the reproduction ability of female buffalo in District of Singkil Utara, Aceh Singkil Regency. This research was conducted by using survey method. A total of 40 respondents were farmers from 5 villages in North Singkil sub-district, Gosong Telaga Timur, Gosong Telaga Utara, Gosong Telaga Selatan, Kampung Baru and Ketapang Indah. The results showed that the buffalo breeding system in Kecamatan Singkil Utara, Aceh Regency Singkil traditionally with semi-intensive maintenance system. The breeding of bufallo is still in. Based on the result of this research, it is found that the reproduction characteristics of female buffalo in North Singkil sub-district, Aceh Singkil district is quite good, that is, the average of the first childbirth is 3 years 10 months, the average of birth interval is 21,3 month, bunting buffalo is 314.3 days and the distance between childbirth to pregnant again that is 9.7 months

 



Keywords


Karakteristik;reproduksi;calving interval;gestasi;characteristic;reprodruction;calving interval;gestasi

References


Bhattacharya. Wiliamson, W. G. A dan W. J. A, 1993. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta..

Dinkeswannak Aceh. 2015. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Aceh. Aceh.

Ditjennak, 2007. Buku Statistik Peternakan Tahun 2009. Direktorat Jenderal Peternakan. Departemen Pertanian. Jakarta.

Hastono, C. Talib dan T. Herawati T. 2013. Penampilan reproduksi ternak kerbau di Pandeglang. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Hal: 92-97.

Hoda, A. 2008. Studi Karakterisasi, Produktivitas, dan Dinamika Populasi Kambing Kacang (Capra hircus) untuk program Pemuliaan ternak Kambing di Maluku Utara [Disertasi]. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kasim K dan Sirajuddin N. 2008. Peranan Usaha Wanita Peternak Itik Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus Di Kelurahan Manisa Di Kecamatan Beranti Kabupaten Sidrap). Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar.

Mongkopunya, K. 1980. Reproductive Failures in Swamp Buffaloes in Thailand. Dalam: Buffalo Production for Small Farms. ASPAC, Taipei. Murtidjo, B.A. 1992. Memelihara Kerbau, Penerbit Kanisius. Cetakan Kedua,

Murtidjo, B.A. 2005. Manajemen Ternak Kerbau. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Suryana, 2007. Usaha Pengembangan Kerbau rawa Rawa di Kalimantan Selatan.Jurnal Litbang Pertanian.Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalimantan Selatan. www.http/pustaka.litbang.deptan.go.id/publik asi/ p3264073,pdf.Diakses pada tanggal 10 Oktober 2017.

Toelihere, M.R. 2006. Ilmu Kebidanan pada Ternak Sapi dan Kerbau. Penertit Unuversitas Indonesia, UI-Press, Jakarta.

Usri, N. 1994. Reproduksi Kerbau Lumpur Betina. Bulletin PPSKI, No. 43 Tahun IX April-Juni, hlm. 23.

Yendraliza, 2010. Karakteristik Reproduksi Kerbau Lumpur (Swamp Buffalo) Betina Di Kabupaten Kampar. Seminar nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id