Evaluasi Kualitas Nutrisi Jerami Padi yang Difermentasi Menggunakan Saus Burger Pakan (SBP)

Syam Shiddiq, Yunasri Usman, Sitti Wajizah

Abstract


ABSTRAK

Jerami padi memiliki kualitas yang rendah, hal ini karena jerami padi memiliki kadar protein kasar rendah dan serat kasar yang tinggi serta lignin dan silika tinggi, mineral, kecernaan dan palatabilitas yang rendah. Peningkatan daya guna jerami padi untuk dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak maka perlu dilakukan perbaikan kualitas nutrisi pakan dan kecernaannya. Sebagai limbah tanaman tua, jerami padi mengalami lignifikasi lanjut yang menyebabkan terjadinya ikatan kompleks antara lignin, selulosa dan hemiselulosa yang disebut lignoselulosa (Eun et al., 2006). Pengolahan jerami dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu: amoniasi, fermentasi dan gabungan amoniasi dan fermentasi (amofer). Pengolahan jerami padi dengan cara fermentasi adalah pengolahan yang dilakukan secara biologi dengan penambahan mikroba yang bekerja secara anaerob. Proses fermentasi biasanya menggunakan mikroba aktif yang berfungsi untuk mempercepat proses penguraian bahan dan meningkatkan nilai nutrisi bahan, salah satunya dengan menggunakan Saus Burger Pakan (SBP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas nutrisi jerami padi yang difermentasi dengan Saus Burger Pakan, yang meliputi bahan kering, serat kasar, protein kasar dan kadar abu.

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Syah Kuala, yang dilakukan  pada bulan April 2017 sampai dengan bulan Juni 2017. Materi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jerami padi dan Saus Burger Pakan (SBP) dengan penambahan 5% molases, tepung sagu 3% dan 0,1% urea secara homogen. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan JP0  merupakan kontrol tanpa SBP (0% SBP), perlakuan JP1 (2% SBP), perlakuan JP2 (3% SBP) dan JP3 (4% SBP). Parameter yang diamati adalah persentase bahan kering, serat kasar, protein kasar dan abu dengan menggunakan metode analisis proksimat. Data yang diperoleh ditabulasi, kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam/Analysis of Variance (ANOVA) yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diuji. Apabila terdapat pengaruh perlakuan, maka akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test/DMRT) (Steel dan Torrie, 1998).

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan Saus Burger Pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase bahan kering dan serat kasar serta terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan Saus Burger Pakan, sedangkan terhadap persentase protein dan abu memperlihatkan tidak adanya pengaruh nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Saus Burger Pakan dalam jerami padi  sampai dengan 4% belum optimal, hal ini dikarenakan aktivitas mikroba dalam proses fermentasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi dari substrat itu sendiri maupun nutrisi yang ditambahkan ke dalam media fermentasi sehingga dalam pemenuhan nutrisi untuk pertumbuhannya masih kurang. Penggunaan Saus Burger Pakan untuk peningkatan kualitas jerami padi sebagai pakan ternak ruminansia belum efesien ditinjau dari persentase bahan kering, serat kasar dan abu yang masih tinggi, sedangkan persentase protein kasarnya masih cenderung rendah.

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id