Uji Kualitas Sie Balu Daging Kerbau Dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda

Arif Fadhilah, Cut Aida Fitri, Amhar Abubakar

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Tehnologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung selama dua bulan dari Maret sampai April 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati Uji Kualitas Sie Balu Daging Kerbau Dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) Yang Berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan P0 adalah pada pemberian 0 % (kontrol), perlakuan P1 adalah pemberian 10 % bawang putih dari berat daging, perlakuan P2 adalah pemberian 15 % bawang putih dari berat daging, perlakuan P3 adalah pemberian 20 % bawang putih dari berat daging. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Kandungan protein dan Kandungan lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sie balu daging kerbau yang diberi berbagai persentase bawang putih berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan protein dan kandungan lemak.

A Quality Testing of Cured Buffalo Meat by Giving a Different

Percentage of Garlic (Allium sativum)

The purpose of this study was to observe the Quality Testing of Cured Buffalo Meat by Giving Different Percentage of Garlic (Allium Sativum). This study used Completely Randomized Design (RAL) with 4 treatment of 5 replications. Treatment P0 was given 0% garlic (control); P1 treatment was given 10% garlic of the meat weight, P2 treatment was given 15% garlic of the meat weight, P3 treatment was given 20% garlic of the meat weight. The parameters observed in this study were the content of protein and fat. The results showed that cured buffalo meat which was given various percentage of garlic had a significant effect (P <0,01) on protein content and fat content.


Keywords


Daging; Meat, Sie Balu; cured Meat, Bawang Putih; garlic

References


Nurliana., Fakrurrazi dan Sulasmi. 2003. Hubungan antara aktivitas air dan pH Terhadap Jumlah Bakteri pada tiga Metode pembuatan daging Kering Khas Aceh (Sie balu). Laporan Hasil Dosen Muda. Lembaga Penelitian Unsyiah. Banda Aceh.

Rimbi, E.D. 1983. Kegunaan dan Manfaat Menggunakan Bahan Tambahan Kimiawi (Food Additives) Bahan Pengawet Kimiawi (Preservatives, Terhadap Bahan Makanan Pada Pengolahan Pangan. Majalan Hewan dan Manusia, Maret 13-15.

Santosa, H.B. 2000. Bawang Putih. Edisi ke-12. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Steel, RGD dan J. H. Torrie. 1989. Prinsip dan Prosedur Statistika. Diterjemahkan

Sunarlim, R. 1992. Karakteristik Mutu Bakso Daging Sapi dan Pengaruh Penambahan NaCl dan Natrium Trypolyfospat Terhadap Perbaikan Mutu. Disertai. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Widaningrum & Winarti, C. 2007. Kajian Pemanfaatan Rempah-Rempah Sebagai Pengawet Alami pada Daging. Bogor, Institut Pertanian Bogor.

Winarno, 1993. Pangan : Gizi, Tehnologi dan konsumen. PT. Gramedia. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id