Pengaruh Pembenah Tanah Terdahap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Dengan Berbagai Pola Tanam Pada Tanah Podsolik

Ridha Arjuna, Syafruddin Syafruddin, Zaitun Zaitun

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembenah tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan berbagai pola tanam pada tanah podsolik. Penelitian ini dilakukan di Gampong Teureubeh, Mukim Jantho, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar dari bulan Agustus sampai Desember 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 5 x 2 dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Faktor yang diteliti adalah pembenah tanah (A) dan pola tanam (S). Faktor pembenah tanah terdiri dari A0=NPK 400 kg ha-1, A1=biochar 10 ton ha-1, A2=pupuk kandang 10 ton ha-1, A3=biochar 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1 dan A4=pupuk kandang 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1. Faktor pola tanam terdiri dari S1=monokultur kedelai dan S3=tumpangsari jagung-kedelai. Penggunaan pembenah tanah belum mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penggunaan pola tanam monokultur secara umum menghasilkan pertumbuhan tanaman kedelai yang lebih baik dan penggunaan pola tanam tumpangsari menghasikan hasil tanaman kedelai yang lebih baik. Terdapat interaksi antara pembenah tanah dan pola tanam terhadap bobot brangkasan basah dengan yang terberat yaitu kandang 10 ton ha-1 pada pola tanam monokultur kedelai.


The Effect of Soil Amandement on Soybean (Glycine max L.) Growth and Yield with Multiple Cropping at Podsolic Soil


Abstract. This research aims to determine the effect of soil amandement on soybean growth and yield multiple cropping at podsolic soil. This research take a place at Gampong Teureubeh, Mukim Jantho, Jantho Town District, Aceh Besar from August to December 2016. This research used Randomized Block Design (RAK) with 5 x 2 factorial pattern with 3 replications to obtain 30 experimental units. The factors studied were soil amandement (A) and multiple cropping (S). The soil amandement factor consisted of A0=NPK 400 kg ha-1, A1=biochar 10 ton ha-1, A2=pupuk kandang 10 ton ha-1, A3=biochar 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1 and A4=pupuk kandang 10 ton ha-1 + NPK 400 kg ha-1. Factor of multiple cropping consist of S1 = soybean monoculture and S3 = intercropping of corn-soybean. The application of soil amandement has not affected the growth and yield of soybean crops. The general results of application monoculture multiple cropping is better in soybean crop growth and the result of application intercropping multiple cropping is better in soybean crop yields. There is an interaction between soil amandement and multiple cropping on wet weighted weights with the heaviest cage of 10 ton ha-1 in soybean monoculture multiple planting.


Keywords


Pembenah tanah; pola tanam; podsolik; jagung; kedelai; Soil amandement; multiple cropping; podsolic; corn; soybean

Full Text:

PDF

References


Ampnir, M L. 2011. Inventarisasi jenis-jenis hama utama dan ketahanan biologi pada beberapa Varietas kedelai (Glycine max L. Merril ) di kebun percobaan Mangoapi Manokwari. Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua, Irian Jaya.

Ayu, M. Rosmayati dan Luthfi. 2013. Pertumbuhan dan produksi beberapa Varietas kedelai terhadap inokulasi rhizobium. Univeritas Sumatera Utara, Medan. Jurnal agroekoteknologi vol 1.no2.

Hiebesch, C.K. F. Tetio-Kagho, A. M. Chirembo, and F. P. Gardner. 1995. Plant. Density and Soybean Maturity in A Soybean.

Hsieh, S.C, Hsieh C.F. 1990. The use of organic matter in crop production. Paper Presented at Seminar on “ The Use of Organic Fertilizer in CropProduction “ at Soweon. South Korea. 18-24 June 1990.

Ito, O., R. Matsunaga, K. Kagayama, S. Tobita, J.J. Adu-Gyamfi, J. Kashiwagi,, T.P Rao dan D. Devi.1996. Dinamics of roots and nitrogen in cropping system of the semi-arid tropics. JIRCAS J.Vol.(3): 33-48.

Jumini, Nurhayati dan Murzani. 2011. Efek Kombinasi Pupuk N P K dan Cara Pemupukan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis. Jurnal Floratek. 6: 156-170

Lihtourgidis A.S., C.A. Dorgas, C.A. Damalas, D.N. Vlachostergios. 2011. Annual intercrops : an alternative pathway for sustainable agriculture. Review Article. Australian Journal of Crop Science. Vol.5(4): 396-410.

Noor, A. dan Ningsih, R.D. 1998. Upaya meningkatkan kesuburan dan produktivitas tanah di lahan kering. Prosiding. Lokakarya Strategi Pembangunan Pertanian Wilayah Kalimantan. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian. Banjarbaru.

Pratiwi, Y. H. 2012. Produktivitas kedelai (Glycine max L.) pada sistem tumpangsari jagung (Zea mays L.) secara deret tambah. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Rinaldi, Milda E dan Yunis M., 2013. Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea Mays L.) yang ditumpangsarikan dengan kedelai (Glycine Max L.). Skripsi. Fakultas Pertanian Jurusan Agroteknologi Universitas Tamansiswa Padang. Padang.

Santoso, B., A. Satrosupadi dan Djumali. 1993. Effect of the rates of N,P,K fertilizer, lime and blotong on yield of kenaf in South Kalimantan. Industrial Crop Research, Journal Vol.5(2):9-12.

Subagyo, H.N. Suharta, dan A.B. Siswanto. 2004. Tanah-tanah pertanian di Indonesia. Hlm. 21-66. Dalam A. Adimihardja, L.I. Amien, F. Agus, dan D. Djaenudin (Ed.). Sumberdaya Lahan Indonesia dan Pengelolaannya.Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Sudaryono, 2002. Sumber K alternatif dan peranan pupuk kandang pada tanaman kedelai di lahan kering Alfisol dan Vertisol. Prosiding seminar hasil penelitian peningkatan produktivitas, kualitas, efisiensi dan sistem produksi tanaman kacang-kacangan dan umbi-umbian menuju ketahanan pangan dan pengembang-an agribisnis. Puslitbang Tanaman Pangan. Badan Litbang Pertanian.

Sukartono., Dan Utomo. 2012. Peranan Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Pertanaman Jagung Di Tanah Lempung Berpasir (Sandy Loam) SemiariTropis Lombok Utara. Pusat Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering. Universitas Mataram

Sukoco, Y., C. Reintjes, Havertkort, B. dan Woter. 1992. Pertanian Masa Depan. Kanisius. Jakarta

Thahir, 1999. Tumpang Gilir. PCU Yasaguna. Jakarta.

Zuraida. 2011. Pengaruh pemberian berbagai jenis bahan amandemen terhadap beberapa sifat kimia bahan tanah gambut hemik. J. Floratek. Vol.8.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v2i4.5408

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id