Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskular Spesifik Lokal dan Kompos Terhadap Hasil Tanaman Jagung ( Zea mays L.) pada Tanah Marginal Ultisol

fatayatinur fatayatinur, Nanda Mayani, Teti Arabia

Abstract


 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis mikoriza arbuskular spesifik lokal dan kompos serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah marginal Ultisol. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juni  hingga Oktober 2016, di Rumah Kasa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan sembilan kombinasi perlakuan dan tiga ulangan, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Faktor yang diteliti yaitu pemberian jenis mikoriza arbuskular (FMA) yang terdiri dari tiga taraf yaitu: tanpa FMA, Glomus sp. dan Acoulospora sp. sedangkan dosis kompos dengan tiga taraf  yaitu: tanpa kompos, 25 g pot-1,50 g pot-1. Peubah yang diamati dalam penelitian ini jumlah biji per tongkol, berat biji kering per tongkol, berat 100 butir biji kering, dan hasil per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan baik pemberian jenis mikoriza arbuskular (FMA) dan dosis kompos tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah biji per tongkol, berat biji kering per tongkol, berat 100 butir biji kering dan hasil per hektar. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan pemberian jenis FMA dengan dosis kompos terhadap hasil per hektar serta berpengaruh nyata terhadap berat biji kering per tongkol.

Abstract. The aim of this research was to obtain information about the effect of local and compost specification arbuscular mycorrhizal fungi distribution and the relation towards the growth and result of corn crops on the ultisol marginal land. This research was conducted at Greenhouse of Agriculture Faculty Syiah Kuala University, from June to October 2016. This research used factorial pattern of Cluster Random Plan with nine combinations of treatment and three repetition, thus, 27 attempt of experimentation was obtained. The factors which were inspected in this research are the distribution of arbuscular mycorrhizal fungi which consist of three categories; without arbuscular mycorrhizal fungi, Glomus sp., and Acoulospora sp. while the dosage of compost in three categories; without compost, 25 g pot, 50 g pot. The variables which are observed in this research are the number of corn kernels, the weight of corn kernels per corncob, the weight of 100 dried seeds and the yields of corn crop per hectare. The result of the research conclude that the distribution of abuscular mycorrhiza fungi and the dose of compost  this treatment did not have real effect on the height of the number of corn kernels per cob, the weight of dried seeds per corncob, the weight of 100 dried seeds, and the yields of corn crop per hectare. There are relation between the distribution of AMF treatment and the dosage of the compost to the length the yields of the corn crop per hectare, and also have a real effect on weight of dried seeds per corncob

Kata kunci: Jagung, FMA, kompos, ultisol.


Keywords


Jagung; FMA; kompos; ultisol; Corn, AMF; compost

Full Text:

PDF

References


Atmojo, S.W. 2003. Peranan bahan organik terhadap kesuburan tanah dan upaya pengelolaannya. Sebelas Maret University Press. Surakarta. 36 hlm.

Auge, R.M. 2001. Water Realations, Drought and Versicular Arbuscular Mychorrhizal Symbiosis. J. Mychorrhiza 11:3:42.

Biro Pusat Statistik. 2016. Aceh dalam Angka 2015. Banda Aceh.

Budiman, A. 2004. Aplikasi kascing dan cendawan mikoriza arbuskula (CMA) pada Ultisol serta efeknya terhadap perkembangan mikroorganisme tanah dan hasil tanaman jagung semi (Zea mays L.). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang.

Chalimah, S., Muhadiono, Aznam, L., Haran, S. dan T.M Nurita. 2007. Perbanyakan Gigaspora sp dan Acaulospora sp dengan kultur pot di rumah kaca. Disertasi.Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Foth, H.D. 1991. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Iskandar, D. 2003. Pengaruh dosis pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis di lahan kering. Prosiding. Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, Vol. II, Hal. 1-5/HUMAS-BPPT/ANY.

Mimbar, S.M. 1990. Pola pertumbuhan dan hasil jagung kretek karena pengaruh pupuk N. J. Agrivita. 13 (3) : 82-89.

Mulyadi, A. 2008. Karakteristik kompos dan bahan tanaman kaliandra, jerami padi dan sampah sayuran. Skripsi. Program Studi Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Nursanti. 2008. Pemanfaatan pupuk bio-organik terhadap beberapa sifat kimia Ultisol dan populasi mikroba rhizosfer serta hasil cabai (Capsicum annum). J. Agronomi. 12: 7-9.

Parnata S.A. 2010. Meningkatkan Hasil Panen dengan Pupuk Organik. Agromedia Pustaka. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v2i3.4172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id