Karakteristik Reproduksi Kerbau Betina di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat

Syamsul Nardi, Eka Meutia Sari, Mohd. Agus Nashri Abdullah

Abstract


Karakteristik Reproduksi Kerbau Betina di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat

Abstrak. Suatu penelitian tentang karakteristik reproduksi kerbau betina di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat telah dilakukan. Kecamatan Johan Pahlawan merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di Aceh Barat yang mempunyai populasi ternak kerbau yang banyak. Namun, belum diketahui data reproduksinya untuk menentukan arah pengembangannya pada masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui kemampuan reproduksi kerbau betina di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 1 Maret sampai dengan 30 April 2016 di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat yang meliputi empat desa yaitu: Gampa, Lapang, Leuhan dan Blang Beurandang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan data dari 40 peternak kerbau betina sebagai responden. Penentuan responden secara simple random sampling, dengan persyaratan minimal peternak memelihara lebih dari dua ekor kerbau. Data yang dikumpulkan yaitu karakteristik reproduksi kerbau meliputi: umur pubertas, umur pertama dikawinkan, umur melahirkan pertama, angka perkawinan per kebuntingan, jarak kelahiran, rasio jenis kelamin kelahiran anak jantan dan betina dan persentase anak kerbau jantan dan betina.  Di samping itu juga diperoleh data dari instansi terkait sebagai  data sekunder. Data yang diperoleh, dianalisis dengan cara menghitung nilai rataan, simpangan baku dan dipersentasekan dengan bantuan lembar Excel. Hasil analisis data dijelaskan secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur pubertas kerbau di Kecamatan Johan Pahlawan adalah pada 35,79 bulan, umur kawin pertama 37,11 bulan, rata-rata umur kerbau melahirkan anak pertama sekali pada umur 47,73 bulan, dengan rata-rata jarak kelahirannya 18,14 bulan, angka perkawinan per kebuntingan (S/C) mempunyai rata-rata 1:2,50, dan dengan sex rasio anak jantan dan betina 1:1,3,  dengan populasi  persentase kerbau di Kecamatan Johan pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Yang meliputi empat Desa yaitu, Desa Gampa, Lapang, Leuhan, dan Blang Beurandang yaitu 43,41% jantan, 56,59% betina.

 

Reproductive Characteristics Of Female In Buffalo Johan District Of Heroes Aceh West District

Abstract. A study of female buffalo reproductive characteristics in Johan Pahlawan sub-district, West Aceh district has been done. Johan Pahlawan sub-district is one of the districts in West Aceh that has a large population of buffalo. However, unknown data of reproduction to determine the direction of its development in the future. The purpose of this research is to identify and know the reproduction ability of female buffalo in District Johan Pahlawan, Regency of West Aceh. The research was conducted on March 1 to April 30, 2016 in Johan Pahlawan Sub-district, West Aceh District covering four villages: Gampa, Lapang, Leuhan and Blang Beurandang. The method used in this research is survey method using data from 40 female buffalo breeders as respondents. The determination of respondents in simple random sampling, with the minimum requirements of breeders to keep more than two buffaloes. The data collected were buffalo reproduction characteristics: age of puberty, age of first mated, first birth age, marriage rate per pregnancy, birth spacing, sex ratio of male and female birth and percentage of male and female buffaloes. In addition, data from related institutions are also obtained as secondary data. The data obtained, analyzed by calculating the average value, standard deviation and dicerentasekan with the help of Excel sheet. The results of data analysis are explained descriptively. The results showed that the age of buffalo puberty in the Johan Pahlawan sub-district was 35.79 months, the first married age was 37.11 months, the average age of buffalo gave birth to the first child at 47.73 months, with an average birth spacing of 18, 14 months, the pregnancy rate (S / C) has an average of 1: 2.50, and with the sex ratio of 1: 1.3 males and females with buffaloes in Johan Pahlawan sub-district, West Aceh district, Yang Covers four villages namely, Gampa Village, Lapang, Leuhan, and Blang Beurandang is 43.41% male, 56.59% females.

 

Keywords: Reproduction, Female Buffalo


Keywords


Karakteristik; Reproduksi;

References


Berry, D.P and A. R. Crome. 2007. Artificial Insimination Increases The Probability of A Male Calf in Dairy and Beef Catle. Threogenolohy 67 (2) : 346-352.

BPS Aceh Barat [Badan Pusat Statistik Aceh Barat]. 2013. Aceh Barat Dalam Angka, Meulaboh.

Cockrill, W. 1974. Species, Types, and Breeds, dalam: W. R Cockrill. 1974. The Husbandry and Health of The Domestic Buffalo. Food and Agriculture Organization of The United Nation, Rome.

Hellyward, J, F. Rahim dan Arlinda. 2000. Pemeliharaan Ternak Kerbau Lumpur, Ditinjau dari Aspek Teknis Pemeliharaan di Sumatera Barat. Jurnal Peternakan vol 6 no 01, Februari 2000, hal 77-85.

Kezyzaniank L. T, Hafez ESE. 2010. Korelasi Antara Lama Kebuntingan, Bobot Lahir, Dan Jenis Kelamin Pedet Hasil Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali. Jurnal Veteriner. Vol. 11. No. 1: 41-45. Maret.

Murti, T. 2002. Perbandingan Kerbau dengan Sapi. Mediyatama Sarana Perkasa, Jakarta.

Poro, A. 1995.Hubungan Ukuran-ukuran (Panjang Badan, Lingkar Dada, Lebar Panggul) Terhadap Berat Kulit Segar Kerbau Jantan di Rumah Potong Hewan Batu Sangkar Kabupaten Tanah Datar.Jurnal Peternakan vol 1 no 02, Februari 1995, hal 67-71.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id