Pengujian Pelet Berbahan Aktif Trichoderma virens dalam Menekan Pertumbuhan Jamur Akar Putih (JAP) Secara in-vitro

Cut Intan Kamila, Tjut Chamzurni, Rina Sriwati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas beberapa formulasi pelet berbahan aktif Trichoderma dalam menekan pertumbuhan JAP secara in-vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus sampai Oktober 2016 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 5 perlakuan dengan 4 ulangan, Setiap perlakuan terdiri dari 3 unit percobaan sehingga diperoleh 60 unit percobaan, adapun parameter yang diteliti adalah daya hambat masing-masing T. virens dengan jamur akar putih. Penelitian ini menggunakan lima formulasi yaitu AT, DAT, KAT, UAT dan JAT. Hasil penelitian menunjukkan persentase daya hambat dari beberapa formulasi pelet yang digunakan formulasi JAT dan KAT pelet T. virens cenderung lebih tinggi pada perlakuan lainnya.

Testing Pellets contained  Active Trichoderma  virens in Suppressing the Growth of White Root Mushroom using in-vitro fertilization

This study aimed to learn the effectivity of formulation of pellets contained active Trichoderma in surpassing white root mushrooms using in-vitro fertilization. The study was conducted from August to October 2016 in the Laboratory of Plant Disease, Department of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. Non-factorial of Completely Randomized Design (CR) consisting of 5 treatments with 4 replications were employed in this study. Each treatment consists of 3 experimental units with the total of 60 experimental units. The examined parameter is the inhibitory power of each T. virens on white root mushrooms. The study used AT, DAT, KAT, UAT, and JAT formulation. The results showed that the percentage of inhibitory power of the JAT and KAT formulation is higher than the other formulations.


Keywords


Pelet; Trichoderma; formulasi; daya hambat; Pellets; Trichoderma; formulation; inhibitory power

Full Text:

PDF

References


Agrios, G. N. 1997. Plant Pathology. Fourth Edition. Academic Press. New York.

Anggorodi, H.R. 1995. Nutrisi Aneka Ternak Unggas. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Hlm 5-91

Anggraeni, Hasibuan, S.,Malik, B., and Wijaya, R. 2013. Improving The Quality of Tofu Waste as A Source of Feed Through Fermentation Using the Bacillus amyloliquefaciens Culture. International Journal on Edvanced Science Engineering Information Technology. Bogor, Indonesia. Vol. 3(4)

Anjani, S. 2015. Potensi Cendawan Endofit Pada Tanaman Pala (Mrystica fragrans) Sebagai Agens Hayati Untuk Mengendalikan Cendawan Patogen Penyakit Mati Ranting. Skipsi. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian.Universitas Syiah Kuala. Belum dipublikasi.

Cahyana., Muchroji dan Bakrun, M. 1997. Jamur Tiram. Penebar Swadaya. Jakarta.

Elfina, Y. S., R. Dewi & R. Ibrahim. 2013. Uji Pelet Biofungisida yang Mengandung Beberapa Isolat Trichoderma sp. Lokal Riau terhadap Penyakit yang Disebabkan Oleh Ganoderma boninense Pat. Secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional Pekanbaru.

Harwitz, A. 2003. TmKA, a Mitogen-Activated Protein Kinase of T. virens, is Involved in Biocontrol Properties and Repression of Conidiation in the Dark. http://ec.asm.org/content/abstract/2/3/446. Diakses pada 19 Juli 2010.

Howell, C. R. 2003. Mechanisms employed by Trichoderma species in the biological control of plant diseases: the history and evolution of current concepts. J. Plant Disease. 87(1):4-10.

Kemalasari, L. 2013. Uji Potensi Cendawan Dan Bakteri Antagonis Isolat Lokal Dalam Menghambat Pertumbuhan Beberapa Patogen Tular Tanah Secara In Vitro. Skripsi. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian.Universitas Syiah Kuala.

Nurhad, 2013. Pengolahan Tahu Tanpa limbah. FIS KARYA

Pratama, H. 2017. Pengaruh Trichoderma dan Fungi Mikoriza Arbuskular Terhadap Penyakit Jamur Akar Putih ( Rigidousporus micropourus ) Pada Bibit Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg). Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.

Prabowo, A.,D, Samaih dan M. Rangkuti. 1993. Pemanfaatan ampas tahu sebagai makanan tambahan dalam usaha penggemukan domba potong. Proceeding Seminar 1983. Lembaga Kimia Nasional-LIPI, Bandung.

Purwantisari, S., Priyatomojo, A.,dan Raharjo,B. 2008. Produksi Biofungisida Berbahan Baku Mikroba Antagonis Indigonius untuk Mengendalikan Penyakit Lodoh Tanaman Kentang di Sentra-sentra Pertamanan Kentang di Jawa Timur. http://balitbangjateng.go.id/kegiatan/rud/2008/8 biofungisida.pdf.Diakses tanggal 6 November 2016.

Rifai, M., Mujim, S., dan Aeny, T.N., 1996. Pengaruh Lama Investasi Trichoderma viride Terhadap Intensitas Serangan Pythium sp. Pada Kedelai. Jurnal Penelitian Pertama VII : 8: 20-25.

Safriani, Syamsuddin dan Marlina. 2016. Daya Hambat Rizobakteri terhadap Pertumbuhan Koloni Patogen Terbawa Benih Cabai Merah Secara in vitrodan Pengaruh Terhadap Viabilitas Benih. J. Kawista 1(1): 50-58

Soesanto, L. 2013. Pengantar Pengendalian Hayati Penyakit Tanaman. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Soekarno, B.P.W., Surono, dan Susanti. 2014. Formulasi Pelet Berbahan Aktif Trichoderma sp. dan Aplikasinya terhadap Penyakit Rebah Kecambah pada Tanaman Mentimun. J Fitopatolo Indones Vol. 10:5. Hal 153-159.

Suwandi. 2008. Evaluasi kombinasi isolat Trichoderma mikoparasit dalam mengendalikan penyakit akar putih pada bibit karet. J. HPT Tropika. 8(1): 55-62

Sriwati, R, Tj. Chamzurni, R. Muarif., B. Amin and A. Ulim. 2012. Formulation of Trichoderma Virens Origin of Aceh Cocoa Controlling Black Pod Disease Caused by Phytophtora Palmivora. Procceedings of The 4th Annual International Conference Syiah Kuala University ( AIC Unsyiah) 2014 In cojunction with The 9th Annual International Workshop and Expo on Sumatra Tsunami Disaster and Recovery- AIWEST-DR 2014; October 22-24, 2014, Banda Aceh, Indonesia.

Sriwati, R., Rachel, L.M., Rizky, M., Mary, D.S., Gary, J.S and Bryan, A.B. 2015. Trichoderma from Aceh Sumatra reduce Phytophthora lesions on pods and cacao seedlings. Biological Control Journal. 89: 33-41.

Sunarwati, D. dan R. Yoza. 2010. Kemampuan Trichoderma dan Penicillium dalam Menghambat Pertumbuhan Cendawan Penyebab Penyakit Busuk Akar Daun (Phytopthora palmivora) Secara In Vitro. Seminar Nasional Program dan Strategi Pengembangan Buah Nusantara. Solok. Sumatera Barat

Zikriah. 2016. Potensi daun katuk dan lamtoro sebagai nutrisi cendawan trichoderma sp. pada pelet media tumbuh dalam menekan pertumbuhan patogen tular tanah. Skripsi. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Banda Aceh.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v2i3.3702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id