Analisis Penyimpangan Sawah, Produktivitas dan Kenbutuhan Pupuk N, P, K pada PAdi Sawah Irigasi di KAbupaten Bireuen

Firman Firman, Manfarizah Manfarizah, Muyassir Muyassir

Abstract


Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas penyimpangan lahan sawah irigasi, produktivitas dan kebutuhan pupuk N, P, K pada padi sawah irigasi perkecamatan di Kabupaten Bireuen. Penelitian telah dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan Februari 2017, di Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif yaitu melakukan peninjauan penyimpangan lahan ke lapangan berdasarkan pada Peta Overlay antara RTRW Bireuen 2013 dengan Google Earth 2016, untuk data produksi diambil jumlah sampel 10% dari jumlah desa disetiap kecamatan dan setiap desa diambil satu orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penyimpangan di Kabupaten Bireuen dengan total 2.783,41 ha. Penyimpangan lahan yang paling luas terjadi di Kecamatan Jeumpa dengan luas 671,66 ha, Penyimpangan lahan sawah terkecil terdapat di Kecamatan Kota Juang dengan luas lahan 74,33 ha. Penyimpangan yang dominan adalah perumahan. Produktivitas padi sawah di Kabupaten Bireuen adalah 6,22 ton ha-1, rata-rata produktivitas padi perkecamatan berkisar antara 4,59 ton ha-1 sampai dengan 7,81 ton ha-1 dan Kecamatan Simpang Mamplam memiliki produktivitas tertinggi yaitu 7,81 ton ha-1. Kebutuhan pupuk urea untuk lahan sawah di Kabupaten Bireuen berjumlah 3.642,44 ton, SP36 1.142,73 ton dan KCl 912,69 ton untuk sekali tanam dan Kecamatan Simpang Mamplam merupakan kecamatan yang paling banyak membutuhkan pupuk yaitu Urea 362,14 ton, SP36 181,07 ton dan KCl 181,07 ton.

 

Analysis of Field Deviation, Productivity and N,P,K Fertilizer Need on Irrigated Rice Field at Bireun

Abstract :The goal of this research is to seek the information about how extent the deviation that happened at irrigated field area. In addition, this research also concerned on productivity and N,P,K fertilizer need on irrigated rice field at every sub-district in Bireun. This research has been done on August 2016 till February 2017 at Bireun. The methodology that was used on this research was descriptive survey method, this method will observes the area deviation to the field based on Overlay map between Bireun RTRW in 2013 and Google Earth 2016. TheProduction data was obtained through taking 10 % of the research sample. The sample is every village in sub-district and every village take one farmer. The result of this research indicated that there was deviation at Bireuen district with the total deviation 2.783,41 ha. The widest area deviation happened at Jeumpa with the total deviation 671, 66 ha. The smallest area deviation happened at Kota Juang with the total area 74,33 ha. The dominant deviation that happened was housing. The field Productivity at Bireun district was 6,22 ton ha-1, the average of rice productivity per sub-district turned to the number between 4,59 ton ha1 to 7,81 ton ha-1. The total need of urea fertilizer for field area at Bireun district was 3.642,44 ton, SP36 was 1142,73 ton and KCl was 181,07 ton.

Penyimpangan; Produktivitas; Pupuk; Peta Eksisting Deviation; productivity; Fertilizer; Existing Map;


Keywords


Penyimpangan; Produktivitas; Pupuk; Peta Eksisting Deviation; productivity; Fertilizer; Existing Map;

Full Text:

PDF

References


Abdullah M. dan L. Hakim.2011. Laporan Penelitian Peta Masalah Pupuk Bersubsidi Di Indonesia.Pattiro : Jakarta Selatan.

Agus dan J. Ruijter. 2004. Perhitungan Kebutuhan Pupuk. PIDRA.Participatory

Intergrated Development in Rainfed Areas.World Agroforestry Center.

Transforming Lives and Landscapes. Jakarta.

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP). 2015. Menghitung Produksi padi.Lembang.

BPS Kabupaten Bireuen, 2015. Kabupaten Bireuen Dalam Angka 2015. BPS Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Gay, L.R. dan Diehl, P.L. 1992.Research Methods for Business and. Management. MacMillan Publishing Company, New York.

Kasniari, D. N. dan A, Supadma. A. N. 2007. Pengaruh pemberian beberapa dosis pupuk (N, P, K) dan jenis pupuk alternatif terhadap hasil tanaman

padi (Oriza sativa. L) dan kadar N. P. K Inceptisol Selemadeg. Tabanan.Jurnal Agritop.Vol. 26 N0. 4. p. 168-176.

Setia, R. 2011. pembuatan aplikasi sistem monitoring distribusi pupuk dan benih bersubsidi menggunakan kartu kendali di Departemen Pertanian. Thesis, Universitas Gunadarma




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v2i3.3698

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id