Evaluasi Kecernaan In Vitro Pakan Komplit Fermentasi Berbahan Dasar Ampas Sagu dengan Lama Pemeraman Berbeda

Zubaili Zubaili, Sitti Wajizah, Yunasri Usman

Abstract


Ringkasan : Salah satu bahan pakan alternatif limbah agroindustri yang dapat digunakan sebagai bahan pakan untuk ternak ruminansia adalah ampas sagu. Secara keseluruhan batang sagu hanya 18,50% merupakan pati, sementara selebihnya 81,50% adalah ampas sagu. Namun kandungan nutrisi yang terdapat pada ampas sagu sangat rendah dengan kandungan serat kasar ampas sagu mencapai 28,30% dan kandungan protein kasar hanya berkisar 1,36%.Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan dilanjutkan dengan pengiriman sampel penelitian ke Laboratorium Ternak Perah Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk pengujian kecernaan secara in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kecernaan secara in vitro pakan komplit berbahan dasar ampas sagu yang difermentasi dengan menggunakan saus burger pakan (SBP) pada lama pemeraman yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berupa lama pemeraman yaitu P0 (0 hari), P7 (7 hari), P14 (14 hari) dan P21 (21 hari). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 16 unit perlakuan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK), dan Koefisien Cerna Bahan Organik (KCBO). Pakan komplit berbahan dasar ampas sagu dengan lama pemeraman berbeda berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap  kandungan bahan kering (BK) in vitro dan kandungan bahan organik (BO) in vitro, namun tidak berpengaruh nyata (P>0.05), terhadap kecernaan bahan kering (KCBK), kecernaan bahan organik (KCBO) dan pH. Peningkatan kecernaan bahan kering (KCBK) dan kecernaan bahan organik (KCBO) masing-masing terjadi peningkatan setelah 7 hari sampai 21 hari pemeraman. Berdasarkan hasil tersebut maka lama pemeraman yang direkomendasikan adalah 21 hari, karena pada perlakuan tersebut kecernaan bahan kering (KCBK), kecernaan bahan organik (KCBO)  pakan compete fermentasi masih cukup tinggi, sedangkan kandungan bahan kering (BK) dan kandungan bahan organik (BO) menurun secara nyata dibandingkan lama pemeraman 0 hari

Evaluation of In Vitro Digestibility of Fermented Complete Feed Based on Sago Residues as Main Diet  by Different Incubation Time


Keywords


ampas sagu ; fermentasi; In Vitro; pH dan kecernaan; ampas sagu;incubation; in vitro; pH; digesbility;

Full Text:

PDF

References


Adaskaveg, J.E., R.L. Gilbertson and M.R. Dunlap. 1995. Effects of incubation time and temperature on in vitro seceltive delignification of silver leaf oak by Ganoderma colossum. Appl. Environ. Microbiol. 61:138-144.

Agustini, N. 2010. Petunjuk Praktis Manajemen Pengolahan Limbah Pertanian untuk Ternak Sapi. NTB: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB.

Ardiansyah, K. G. Wiryawan, P. D. M. H. Karti. 2016. Silage quality of shorgum harvested at different times and its combination with mixed legumes or concentrate evaluated in vitro.. Med. Pet. Vol. 39. No. 1:1-66

Aschenbach, J.R. G.B. Penner,F. Stumpff, and G. Gäbel. J. Anim. Sci. 2011. RUMINANT NUTRITION SYMPOSIUM: Role of fermentation acid absorption in the regulation of ruminal pH. 89:1092–1107)

Chuzaemi, S. 2002. Arah dan Sasaran Penelitian Nutrisi Sapi Potong Di Indonesia. Makalah Dalam Workshop Sapi Potong. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Bogor dan Loka Penelitian Sapi Potong,Malang 11-12 April 2002.

Dinata, D.D., Widiyanto., dan Pujianingsih R.I. 2015. Pengaruh Suplementasi Minyak Biji Kapuk Terhadap Fermentabilitas Ruminal Rumput Gajah pada Sapi Secara In Vitro. Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Diponegoro Jurnal Agripet. Vol. 15.

Fardiaz, S., 1992. Analisa Mikrobiologi Pangan. PT. Raja Grafindo Persada, kerja sama dengan PAU antar universitas pangan dan gizi. IPB. Bogor.

Harry, T.U., 2007. Peningkatan Nilai Nutrisi Ampas Sagu (Metroxilon Sp.) Melalui Bio Fermentasi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat, Manokwari.

Jeanblain, C. 1991. Rumen Disfunctions. In: Rumen Microbial Metabolism and Ruminant Digestion, Ed. J.P. Jouany dalam Syahrir S,Wiryawan. K.G, Parakkasi A. Winugroho M. Dan Sari O. N. P 2009. Efektivitas Daun Murbei Sebagai Pengganti Konsentrat dalam Sistem Rumen in Vitro.Media Peternakan. 32:2.

Jung, H.G., and D.A. Deetz. 1993. Cell wall lignifications and degrability. Di dalam: Jung, H.G., D.R. Buxton, R.D. Hatfield, and J. Ralph (Eds.). Forage Cell Wall Structure and Digestibility. WI: ASA-CSSA-SSSA, Madison

Kung, L. 2001. Silage fermentation and additives. Di dalam: Direct-fed Microbial, Enzym and Forage Additive Compendium. Miller Publishing Co., Minnetonka, Minnesota.

Mc. Donald, P., R.A. Edwards, J.F.D. Greenhalgh, and C.A. Morgan. 2002. Animal Nutrition. 6th Ed. Sci. and Tecnol. Publ. with Jhon Willey Inc, New York.

Munasik. 2007. Pengaruh Umur Pemotongan Terhadap Kualitas Hijauan Sorgum Manis (Shorgum biocolor L. Moench) Varietas. RGU. Prosiding seminar Nasional: 248-253.

Reksohadiprodjo, S. 1985. Pakan Ternak Gembala. BPFE, Yogyakarta.

Saha U, Sonon L, Hancock D, Hill N, Stewart L, Hesner G, and E. David. 2013. Common Terms Used in Animal Fending and Nutrition. The University of Georgia.

Samadi , Sitti Wajizah, Yunasri Usman. 2015. In Vitro Study of Fermented Pakan komplit by Using Sago Residues as Main Source Diet. Animal Production. 17(3):129-137

Soejono, M. 1991. Analisis dan Evaluasi Pakan. Petunjuk Labolatorium. PusatAntar Universitas Bioteknologi. Fakultas Peternakan UGM

Sutama, I-Ketut., Budiarsana. 2009. Panduan Lengkap Kambing dan Domba. URL:http://duniasapi.com/id/edufarm ing/952-ransum-dan-bahan-pakan- ternak-sapi.html/, diunduh pada 19 Oktober 2010.Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutardi, T. 1980. Ketahanan protein makanan terhadap degradasi oleh mikroba rumen dan manfaatnya bagi produktivitas ternak. Buletin Makanan Ternak. 5 : 1 - 21.

Tampoebolon, B. I.M. 2009. Kajian perbedaan aras dan lamaa pemeraman fermentasi ampas sagu dengan aspergillus niger erhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Seminar nasional kebangkitan peternakan. Semarang.

Thalib, A., Y. Widiawati, H. Hamid & Mulyani. 2000. Identifikasi Morfologis Uji Aktivitas Mikroba Rumen Dari Hewan – Hewan Ruminansia Yang Telah Teradaptasi Pada Substrat Selulosa Dan Hemiselulosa. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Bogor 18 – 19 September 2000. Pusat Penelitian Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor. hlm: 341 – 348.)

Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawiro Kusuma, dan S. Lebdosoekoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Tillman, A.D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo., S. Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarta: Gajah Mada Univresity Press.

Usman. Y. 2013. Pemberian pakan serat sisatanaman pertanian (Jerami Kacang Tanah, Jerami Jagung, Pucuk Tebu) Terhadap Evolusi pH, N-NH dan VFA didalam Rumen Sapi. Jurnal Agripet vol 13 nomor 2 oktober 2013. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Van Soest, P. J. (1994) Nutritional Ecology of the Ruminant, 2nd ed. Cornell University Press, Ithaca, NY.

Van Soest, R. J. 1982. Nutritional Ecology of the Ruminant. Durhom and Downey Inc, USA

Wibawati, P.A. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih Terhadap Kecernaan Pakan Ruminansia. [Skripsi]. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga.

Wina, Elizabeth. 2005. Teknologi Pemanfaatan Mikroorganisme dalam Pakan Untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Ruminasia di Indonesia : sebuah review. Wartazoa Vol 15.No 4 Tahun 2005,. Bogor. 173-186.

Wulandari S, A. Agus, M. Soejono, M.N. Cahyanto dan R. Utomo. 2014. Performa Produksi Domba yang Diberi Pakan komplit Fermentasi Berbasis Pod Kakao serta Nilai Nutrien Tercernanya Secara In Vitro. Buletin Peternakan Vol.38 (1) : 42-50.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id