Analisis Finansial Pengolahan Minyak Jahe di Aceh Besar (Studi Kasus pada PT. Raz Intan)

Adelia Kusfianda, Teuku Makmur, Edy Marsudi

Abstract


Abstract

 

Ginger oil has many functions, such as is used in the cosmetics industry, food, aromateraphy, and pharmaceuticals. The purpose of this study is to determine the feasibility of ginger oil processing at the PT. Raz Intan financially. This research was conducted at PT. Raz Desa Intan Jurong Peujera Ingin Jaya subdistrict, Aceh Besar District by using the case study method. Data were analyzed using the feasibility of the eligibility criteria, namely NPV, Net B / C, IRR, BEP, and sensitivity analysis. The results of the analysis of the feasibility of ginger oil at PT. Raz diamonds indicate the business is eligible to run, which is the NPV Rp 446 242 245, Net B / C 2.64, IRR 49.50%, and BEP amounted to 5,358 or length of time required for the BEP is 5 years 4 month 8 days. From a sensitivity analysis with the calculated cost of production criteria (cost) increased 10% and the reception (benefit) remain NPV Rp 83,061,190, Net B / C of 1.27, IRR of 23.46% and BEP obtained in year 6 months to 10 days to 4. for the cost of production (cost) fixed and reception (benefit) fell by 10% NPV Rp 38,436,965, Net B / C of 1.14, IRR of 20.38% and BEP obtained in the year to 6 months to 10 days to 16.

 

Keywords: Ginger, Ginger Oil, Feasibility

 

Abstrak – Minyak jahe memiliki banyak fungsi, diantaranya digunakan dalam industri  kosmetik, makanan, aromateraphy, dan farmasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan usaha pengolahan minyak jahe pada PT. Raz Intan secara finansial. Penelitian ini dilakukan di PT. Raz Intan Desa Jurong Peujera Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode studi kasus. Data kelayakan usaha dianalisis menggunakan kriteria kelayakan yaitu NPV, Net B/C, IRR, BEP, dan analisis sensitivitas. Hasil analisis kelayakan usaha minyak jahe pada PT. Raz Intan menunjukkan usaha tersebut layak dijalankan, dimana nilai NPV sebesar Rp 446.242.245, Net B/C sebesar 2,64, IRR sebesar 49,50%, dan BEP sebesar 5,358 atau lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terjadinya BEP yaitu 5 tahun 4 bulan 8 hari. Dari analisis sensitivitas dengan hasil perhitungan kriteria biaya produksi (cost) naik 10% dan penerimaan (benefit) tetap diperoleh NPV sebesar Rp 83.061.190, Net B/C sebesar 1,27, IRR sebesar 23,46% dan BEP diperoleh pada tahun ke 6, bulan ke 10, hari ke 4. Untuk biaya produksi (cost) tetap dan penerimaan (benefit) turun 10% diperoleh NPV sebesar Rp 38.436.965, Net B/C sebesar 1,14, IRR sebesar 20,38% dan BEP diperoleh pada tahun ke 6, bulan ke 10, hari ke 16.

 

Kata Kunci : Jahe, Minyak Jahe, Kelayakan Usaha


Keywords


Jahe; Minyak Jahe; Kelayakan Usaha; Ginger; Ginger Oil; Feasibility

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

BPS. 2002. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia, Ekspor. Jilid I. Jakarta

Choliq A, Wirasasmittha R dan sofwan O, 1994, Evaluasi Proyek (Suatu pengantar), Pionir jaya. Bandung.

Guba, E.G dan Lincoln, Y.S. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills: Sage Publication.

Ibrahim, Yacob. 2009. Studi Kelayakan Bisnis, Edisi Revisi. Rineka Cipta, Jakarta.

Kadariah, 1978. Pengantar Evaluasi Proyek. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Rukmana, R. 2000. Usaha Tani Jahe. Kanisius. Yogyakarta

Rusli, S. dan Abdullah A. 1988. Prospek Pengembangan Kayu Manis di Indonesia. Bandung: Jurnal Litbang Pertanian


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id