Analisis Pemasaran Bawang Merah (Allium cepa) di Desa Lam manyang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar

Nurida Arafah, Elvira Iskandar, T. Fauzi

Abstract


Bawang merah merupakan  komoditi holtikurtura yang tergolong sayuran  rempah di mana komoditi ini cukup penting sebagai sumber penghasilan petani dan pendapatan  Negara. Itu artinya  produk  bawang merah sangat besar kontribusinya untuk masyarakat dan Negara, karena selain di pasarkan didalam  negeri komoditi ini juga diekspor. Desa Lam Manyang merupakan daerah sentra penghasil bawang merah di Kecamatan Peukan Bada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis saluran pemasaran, besarnya margin dan efisiensi pemasaran bawang merah di Desa Lam Manyang Kecamatan Peukan Bada. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis margin dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Saluran pemasaran bawang merah menggunakan saluran satu tingkat dan saluran dua tingkat; (2) Margin pemasaran bawang merah pada Tipe I sebesar Rp.25.140 per kg dan pada Tipe II sebesar Rp.25.000 per kg; (3) Efisiensi pemasaran bawang merah pada Tipe I sebesar 55,86%%  dan pada Tipe II 55,55%.

Marketing Analysis Onion (Allium Cepa) In The Village Of Lam Manyang Sub-District Of Peukan Bada Aceh Besar Regency

Onion is a vegetable horticulture classified as herbs, where commodities is quite important as a source of farmers' income and state revenue. That means that the product is very large onion contribution to society and the state, because in addition to the domestic market this commodity is also exported. The village of Lam Manyang an onion-producing centers in the sub-district of Peukan Bada. The purpose of this study was to determine the type of marketing channels, the amount of margin and marketing efficiency onion in the village of Lam Manyang sub-district of Peukan Bada. This study was conducted by survey method. The analytical method used is descriptive analysis method margin and marketing efficiency. The results of study showed that: (1) Onion marketing channel using channel one and channel two-tier level; (2) Marketing margin onion on Type I Rp. 25 140 per kg and the Type II Rp. 25,000 per kg; (3) Marketing efficiency of onion by 55.86 % of Type I and Type II at 55.55%.



Keywords


Onion, Onion Marketing Channels, Marketing Margins Onion, Marketing Efficiency ; Bawang Merah, Saluran Pemasaran Bawang Merah, Margin Pemasaran Bawang Merah, Efisiensi Pemasaran

Full Text:

PDF

References


Azzaino, Z. 2005. Pengantar Tataniaga Pertanian. Jurusal Sosial Ekonomi Pertanian. IPB Bogor.

Nazir, M. 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Rukmana. 1995.Bawang Merah. Kanisius. Yokyakarta.

Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id