Analisis Usaha Ayam Broiler yang Menggunakan Prebiotik Immuno Forte®

Agus Setiawan, Mira Delima, Samadi Samadi

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Prebiotik Immuno Forte® terhadap usaha ternak ayam broiler. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) Jurusan Peternakan Universitas Syah Kuala, Banda Aceh dari tanggal 22 Agustus sampai 21 September 2015. Penelitian ini menggunakan 100 ekor DOC ayam broiler CP 707 strain arbor acres produksi PT. Charoen Pokphand. Ransum yang digunakan dalam penelitian ini adalah ransum komersial R511 HI PRO VITEperiode starterdan R512 Bravo periode finisher. Perlakuan dalam penelitian ini adalah level Immuno forte® dalam air minum terdiri dari yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0(0 mL Immuno forte®/3 L air ), P1 (0,5 mL Immuno forte®/3 L air), P2(1 mL Immuno forte®/3 L air), P3 (1.5 mL Immuno forte®/3 L air) dan P4 (2 mL Immuno forte®/3 L air). Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan sehingga diperoleh 20 unit perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Immuno forte® dalam air minum selama pemeliharaan memberikan hasil yang berbeda terhadap total biaya produksi. Biaya produksi tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (Rp) 143.761, dan yang terendah P2 (Rp) 140.250, dan B/C ratio tertinggi pada P3 1,39, dan terendah pada P2, 1,24. Hasil dari penelitian ini, penggunaan Immuno forte sebagai prebiotik dalam air minum broiler pada semua perlakuan layak untuk dilanjutkan sebagai usaha ternak ayam broiler. 

 

The Broiler Chicken Business Analysis Using Immuno Forte Prebiotics

Abstract. The purpose of this experiments is to obtain the effect of prebiotic Immuno forte® on broiler enterprise. This experiment was conducted at Field Laboratory of Animal Husbandry (LLP), Animal Husbandry Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh from 22nd August to 21st September 2015. Totally, 100 of day old chickens (DOC) from CP 707 Strain Arbor Acres produced from PT. Charoen Pokphand were used in this study. Commercial feed of R511HI PRO VITE for starterperiod and R512Bravo for finisher was used in this experiment. This study consisted of 5 treatments and 4 replications. The treatment in this study was the level of prebiotic in the drinking water P0 (0 mL Immuno forte®/3 L in drinking water), P1 (0,5 mL Immuno forte®/3 L in drinking water), P2(1 mL Immuno forte®/3 L in drinking water), P3 (1.5 mL Immuno forte®/3 L in drinking water) and P4 (2 mL Immuno forte®/3 L in drinking water). The results of the study indicated that the level of Immuno forte®   in the drinking water significantly influenced on total production cost. The highest production costs are in treatment P1 (Rp) 143 761, and the lowest P2 (Rp) 140 250, and B / C ratio P3 highest at 1.39, and the lowest in P2, 1.24. The results of this study, the use of Immuno forte as a prebiotic in the broiler drinking water at all feasible to continue treatment as broiler chicken farming.


Keywords


analisis usaha, ayam broiler, prebiotik business analysis, broiler, prebiotic and immuno forte®

Full Text:

PDF

References


Cahyono, B, 2001. Cara Meningkatkan Budidaya Ayam Ras Pedaging.

Cahyono, B. 2002. Wortel Teknik Budi Daya Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.

Cervantes, H. 2007. Antibiotic Feed Additives: Politics and Science. Phibro Animal Health,Watkinsville, Georgia, USA.

Djamin. 1989. Evaluation of methanol-grown bacteria as a source of protein and energy for young chicks. British Poultry Science. 17 : 393-401.

Gittinger. 1986. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Penerjemah Slamet

Gray,C.F dan Larson,E.W.(1997). Project Management. First Edition. Irwin McGraw-Hill, Boston

Ivana, Eva. 2004. “Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Karkas dengan Menggunakan Metode Full Costing dan Activity Based Costing Studi Kasus Rumah Potong Ayam Asia Afrika, Bogor, Jawa Barat”. Skripsi.Jurusan Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Kartasudjana, R dan Edjeng S. 2006. Manajemen Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta

Kuswadi, 2005. Meningkatkan Keuntungan Dengan Pendekatan Akuntasi Keuangan Dan Akuntasi Biaya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Mulyadi. 2000. Akuntansi Biaya Edisi 5. Yogyakarta: Aditya Media.

Prawirokusumo. 1983. Ilmu Nutrisi dan Makanan Unggas, Salemba Empat. Jakarta.

Rasyaf. 1994. Makanan Ayam Broiler. Kanisius: Yogyakarta.

Royalpoultry.2013.(http://royalpoultry.co/blog/2013/12/01/immuno-forte-prebiotik prebiotic-untuk-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-dari-stres-dan-penyakit/. Di akses tanggal 1 juli 2015.

Siregar dan Samadhi, 1988. Analisa Kandungan Bahan Kering, Protein Kasar dan Total Digestible Nutrisi Cassapro pada Lama Pengeraman yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang.

Soekartawi, 2003. Prinsip Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. UI Press, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id