Ukuran Populasi Koloni dan Daya Jelajah Rayap Coptotermes Curvignathus Holmgren di Pertanaman Pala di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan

Fachrizal Yusmar, Muhammad Sayuthi, Alfian Rusdy

Abstract


Abstrak. Pala (M. fragans) merupakan salah satu komoditas rempah unggulan yang bernilai tinggi, sebagaimana Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar di dunia (70 – 75 %). Saat ini dalam membudidayakan tanaman pala, petani mengalami kendala yang salah satunya disebabkan oleh serangan rayap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran populasi koloni dan daya jelajah rayap C. curvignathus pada tanaman pala (M. fragans) di kecamatan Meukek dengan menggunakan teknik triple mark recapture. Rayap C. curvignathus dikoleksi dari pertanaman pala (M. fragans) yang ditentukan dalam enam blok (I, II, III, IV, V, VI). Koleksi rayap diwarnai dengan neutral red 0,25% dan nile blue A 0,05% di laboratorium . Hasil pengamatan menunjukan bahwa Total ukuran populasi koloni sebesar 347719.06 individu dari 23 koloni yang tersebar dalam luas areal 7325 m². Rata-rata daya jelajah maksimum Rayap C. curvignathus sejauh 35 m yang diduga pengaruh dari beberapa faktor lingkungan terutama makanan (mengandung selulosa) yang tersedia sangat terbatas.

Abstract. Nutmeg (M. Fragans) is one of commodity of superior spices which has high value, as Indonesia became one of the largest manufacturers in the world (70-75%).  Currently in cultivate a nutmeg crop, farmers faced some obstacles and termite attack is one of causes. The purpose of this research is to know the population size of colony and cruising termites C.Curvignathus on nutmeg crop (M. Fragans) in Meukek, South Aceh by using triple mark recapture technique. Termites C. Curvignathus collected from nutmeg crop (M. Fragans) which determined in six block (I, II, III, IV, V, and VI), the termites collection colored with neutral red 0.25% and nile blue A 0.05% in laboratory. The result of observation shows that total of population size of colony is 347.719,06 individual from 23 colonies scattered in the area of 7.325 m2The average of cruising termites C.Curnignathus as far as 35 m that suspected influence of some environmental factors especially a food (containing cellulose) very limited available.


Keywords


Populasi; Daya Jelajah; Myristica fragans; Coptotermes curvignathus; Aceh Selatan; Population; Cruising Termites; Myristica fragans; Coptotermes curvignathus; South Aceh;

Full Text:

PDF

References


Faulet, B.M., Niamke, S., Gonnety, J.T & Kouame, L.P. 2006. Purification and biochemical properties of a new thermostable xalanase from symbiotic fungus Termitomyces sp. African Journal of Biotechnology 5(3): 273-282.

Harahap, I.S., Benson, E.P., Zungoli, P.A., Adler, P.H & Hill, H.S. 2005. Inter and intra colony agonistic behaviour of native subterranean termites, Reticulitermes flavipes and Reticulitermes virginicuhs (Isoptera : Rhinotermitidae). Sociobiology 46: 305-316.

Lee, C.Y, Vongkaluang & Lenz, M. 2007. Challenges to subterranean termite tunnel branches for efficient food search and resource transportation. Bio Systems 90: 802-807.

Marini, M & Roberto, F. 1998. A population survey of the Italian subterranean termite Reticulitermes lucifugus Rossi in Bacnacavallo (Rovenna, Italy) using the Triple Mark Recapture Technique (TMRT). Zoological Science 15: 963 - 969.

Nandika, D., Rismayadi, Y & Diba, F. 2003. Rayap : Biologi dan Pengendaliannya. Harun JP Ed. Muhamadiyah University Press, Surakarta.

Nandika, D & H, Adijuwana. 1995. Ekstraksi Enzim Selulase dari Rayap Kayu Kering Cryptotermes cynochephalus Light serta Rayap Tanah Coptotermes curvignathus Holmgren dan Macrotermes gilvus Hagen. Jurnal Penelitian Hasil Hutan ;7:35-40.

Richard, O.W & Davies, R.G. 1996. IMM’S General Textbook of Entomology. Tenth Edition. Vol II. Chapman and Hall. Australia

Sayuthi, M. 2012. Rayap Macrotermes gilvus (Hagen) (Isoptera : Termitidae) sebagai Hama Penting pada Tanaman Jarak Pagar (J. curcas) di Kebun Induk Jarak Pagar (KIJP) Pakuwon Sukabumi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi Edukasi 4: 56-60.

Sayuthi, M. 2012. Kajian Cendawan Entomopatogen Metarhizium brunneum Petch sebagai Agen Hayati Terhadap Rayap Macrotermes gilvus Hagen (Isoptera : Termitidae) Pada Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Disertasi. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor.

Subekti, N. 2004. Keragaman genetik rayap tanah genus Coptotermes ( Isoptera : Rhinotermitidae) di pulau jawa (Tesis). Program Pascasarjana. Institut Peranian Bogor.

Susanta, G. 2007. Kiat Praktis Mencegah dan Membasmi Rayap. Jakarta: Penebar Swadaya.

Susanto, H. 2003. Budidaya Pala, Komoditas Ekspor. Kanisius, Yogyakarta.

Tambunan, B & Nandika, D. 1987. Deteriorasi Kayu oleh Faktor Biologis. Pusat Antar Universitas Bioteknologi Institut Pertanian Bogor. Bogor

Wahyuni, S., Hadad, M., Suparman & Mardiana. 2008. Keragaman produksi plasma nutfah pala (Myristica fragrans) di KP Cicurug. Bul Plasma Nutfah 14(2):68-75.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id