Karakteristik Biochar Sekam Padi Pada Dua Temperatur Pirolisis

Vera Puspita, Syakur Syakur, Darusman Darusman

Abstract


Abstrak. Kualitas biochar sangat bergantung kepada bahan baku, lama pembakaran dan temperatur pembakaran. Kandungan senyawa kimia seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin yang terdapat dalam bahan baku akan mempengaruhi biochar yang dihasilkan. Rendah dan tingginya temperatur pembakaran akan mempengaruhi sifat biochar (hidrofobik menjadi hidrofilik), mempengaruhi jumlah pori-pori pada biochar sehingga menghasilkan luas permukaan spesifik yang tinggi. Semakin tinggi luas permukaan spesifik pada biochar akan meningkatkan retensi air dan kapasitas tukar kation. Penelitian ini mengkaji kualitas sekam padi akibat pembakaran secara pirolisis dengan menggunakan dua dari tiga indikator kualitas biochar yaitu variasi temperatur pembakaran dan bahan baku. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika Tanah dan Lingkungan Universitas Syiah Kuala. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah chamber muffler dengan temperatur pembakaran yang diatur pada 400oC dan 800oC dengan waktu pemanasan masing-masing 4 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur pembakaran dan bahan baku pembuatan biochar berpengaruh terhadap semua variabel karakteristik biochar yaitu rendemen, kadar air, kemampuan memegang air, pH, daya hantar listrik, zat menguap, kadar abu, karbon terikat.

 

Rice Husk Biochar Characteristisc at two pyrolysis temperature

Abstract. The quality of biochar is highly dependent on the raw materials, duration of combustion and combustion temperature. The content of chemical compounds such as cellulose, hemicellulose and lignin contained in the raw materials will affect the biochar produced. Low and high combustion temperatures will affect the nature of the biochar (hydrophobic to hydrophilic), affecting the number of pores in the biochar resulting in a high specific surface area. The higher the specific surface area of the biochar, the higher the water retention and cation exchange capacity. This study examines the biochar quality of   rice husks due to pyrolysis combustion using two of three indicators of biochar quality, namely variations in combustion temperature and raw materials. This research was conducted at the Laboratory of Soil and Environmental Physics, Syiah Kuala University. The tool used in this study is a chamber muffler with a combustion temperature set at 400oC and 800oC with a heating time of 4 hours each. The results of this study indicate that the combustion temperature and raw materials for biochar have an effect on all variables of biochar characteristics, namely yield, water content, water holding capacity, pH, electrical conductivity, volatile matter, ash content, and fixed carbon.



Keywords


Kata kunci: Biochar,temperatur, proximat analysis,karbon terikat; Keywords: Biochar, temperature, proximat analysis, fixed carbon

Full Text:

PDF

References


Cheng, C.H., Lehmann, J., Thies, J.E., Burton, S.D., and Engeljard, M.H., 2006. Oxidation of black varbon by biotic and abiotic processes. Organic geochemistry, 37(11): 1447-1448.

Demirbas, A., 2004. Effects of temperature and particle size on bio-char yield frpm pyrolysis of agricultural residues. Journal of analytical and applied pyrolysis, 72(2), 243-248.

Glaser, B., Lehmann, J., and Zech, W., 2002. Ameliorating physical and chemical properties of highly weathered soils in the tropics with charcoal: A review. Biology and fertility of soils. 35(4): 219-230.

Kemas, R., Irawan, D., Zanaria, Y., and Adi, N., 2018. Pengaruh cara pembakaran pirolisis terhadap karakteristik dan efesiensi arang dan asap cair yang dihasilkan. Seminar Nasional Teknologi Terapan VI 2018, pp. 141-150. Universitas Muhammadiyah Metro. Lampung.

Lehmann, J. 2007. A handful of carbon. Nature, 477(7141):143–144. doi:10.1038/447143a

Lehmann, J., Rillig, M.C., Thies, J., Masiello, C.A., Hockaday, W.C. and Crowley, D., 2011. Biochar effects on soil biota:A review. Soil Biol. Biochem. 43:1812–1836.

Li, M., Liu, Q., Guo, L.J., Zhang, Y.P., Lou, Z.J., Wang, Y., and Qiam, G.R., 2013. Penghapusan Cu(II) dari Larutan Berair dengan Spartana alterniflora Biochar Turunan. Teknologi Sumber Daya Hayati, pp. 83-88.

Rhoades, J.D., 1996. Salinity. Electrical conductivity and total dissolved solids. Mrthods of soi, analysis, Pars 3. Chemical methods, pp 417-436.

Riapanitra, A., and Andreas, R., 2010. Pemanfaatan arang batok kelapa dan tanah humu baturraden unruk menurunkan kada logam krom (Cr). Molekul, 5(2), 66-74.

Rondon, M.A., Lehmann, J., Ram, i.j., and Hurtado, M., 2007. Biologi-Fiksasi Nitrogen kal oleh Kacang Biasa (Phaseolus vulgaris L.) Meningkat dengan Penambahan Biochar. Tanah Biol Subur, 43: 699-708.

Setyawan, M.N., Wardani, S., and Kusumastuti, E., 2018. Arang kulit kacang tanah teraktivasi h3po4 sebagai absorben ion logam Cu (II) dan diimobilisasi dalam bata beton. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(3), pp. 262-269.

Taufik, I., and Umi, R., 2017. Karakteristik biochar berdasarkan jenis biomassa dan parameter proses pyrolysis. Jurnal Teknik Kimia, 12(1): 28-35

Van der stelt, M,J.C., Gerhauser, H., Kiel, J.H., and Ptasinski, K.J., 2011. Biomass upgrading by tirrefaction for the production of biofuels. Biomass and Bioenergy, 35(9), 3748-3762.

Yuan, J., Xu, R., and Zhang, H., 2011. The Forms of Alkalis in the Biochar Produced from Crop Residues at Different Temperaturs. Bioresour. Technol. 102, pp. 3488-3497.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id