Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Jenis Mulsa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanicum L.)

Kalidin Kalidin, Mardhiah Hayati, Trisda Kurniawan

Abstract


Abstrak. Penelitian bermaksud supaya memahami respon perkembangan serta hasil bawang merah akibat perbedaan takaran pupuk kandang serta jenis mulsa, ada tidaknya interaksi antara takaran pupuk kandang serta bermacam mulsa pada pertumbuhan serta hasil tanam bawang merah. Telah terlaksana di Sektor Timur, kebun percobaan fakultas pertanian universitas syiah kuala, Banda Aceh mulai November sampaike Februari 2021. Rancangan telah dipakai di peneliti ini ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti ialah takaran pupuk  kandang yang tertara dari 3 taraf yaitu P1 = 10 ton ha-1 (1 kg bedeng-1), P2 = 20 ton ha-1 (2 kg bedeng-1) dan P3= 30 ton ha-1 (3 kg bedeng-1). Faktor kedua adalah  jenis mulsa (M) yang terdiri dari 3 taraf yaitu  M1= sereh wangi, M2=jerami padi, M3= plastik hitam perak. Didapatkan 9 kombinasi perlakuan pada 3 kali ulangan singa terdapat 27 ulangan riset  yang masing-masing tarter dari 5 tanaman sampel. Hasil uji F menunjukan takaran pupuk kandang ada pengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman diumur 2, 4, 6 serta 8 MST, jumlah anakan per rumpun umur 2, 4, 6, serta 8 MST, jumlah perumpun umbi, diameter umbi, berat basah berangkasan umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering berangkasan per rumpun, berat umbi kering  per rumpun, hasil per plot netto serta potensi hasil tanaman bawang merah.


Effect of Manure Dosage and Type of Mulch on Growth  and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.)


Abstract. The aim of the study was to understand the developmental response and yield of shallots due to differences in the dose of manure and the type of mulch, whether or not there was an interaction between the dose of manure and various mulch on the growth and yield of shallots. It has been implemented in the East Sector, experimental garden of the Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Banda Aceh from November to February 2021. The design used in this research is a 3x3 factorial randomized block design (RAK) with 3 replications. The factor studied was the measured amount of manure from 3 levels, namely P1 = 10 tons ha-1 (1 kg bed-1), P2 = 20 tons ha-1 (2 kg bed-1) and P3 = 30 tons ha-1 (3 kg bed-1). The second factor is the type of mulch (M) which consists of 3 levels, namely M1 = citronella, M2 = rice straw, M3 = silver black plastic. There were 9 treatment combinations in 3 replications of the lion, there were 27 research replications, each of which was tarter from 5 sample plants. The results of the F test showed that the dose of manure had no significant effect on plant height at 2, 4, 6 and 8 WAP, number of tillers per clump at 2, 4, 6, and 8 WAP, number of tuber clumps, tuber diameter, tuber root wet weight. per clump, wet weight of tubers per clump, dry weight of dry tubers per clump, dry weight of tubers per clump, yield per net plot and potential yield of shallots.


Keywords


Dosis pupuk kandang; jenis mulsa; tanaman bawang merah; Dose of manure; type of mulch; shallots

Full Text:

PDF

References


Aprlia, F. R., G. Sumarto dan E. W. Tini. 2019. Pertumbuhan dan hasil bawang daun (Allium fistulosum L.) Pada jarak tanam dan pemotongan bibit yang berbeda. J. Penelitian Tanaman Terpaan. 19(1): 11-18.

Ansar, M. 2012. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Pada Keragaman Ketinggian Tempat. Disertasi. Universitas Gadjah Mada.Yogyakarta.

Barus, W. A. 2006. Perumbuhan dan Produksi Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Penggunaan Mulsa Dan Pemupukan PK. J. Penelitian Bidang Ilmu Pertanian 4(1): 41-44.

Doring, T., U. Heambach, T. Thieme, M. Finckh dan H. Sauce. 2015. Aspek mulsa jerami bahan organik, dampaknya terhadap iklim mikro. J. Agronomi Indonsia. 48(1): 52-58.

Fathurrohman, A., M. Anir, A. Zukriyah dan M. A. Adam. 2015. Persepsi peternak sapi dalam pemanfaatn kotoran sapi menjadi bio-gas di Desa Sekarmojo Purwosari Pasuruan. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 25(2): 36-42.

Kementrian Pertanian Republik Indonesia. 2021. Produksi bawang merah. httpas//www.pertanian.go.id/Produksi dan Produktivitas Hortikultura Indonesia. Jakarta. (Diakses 12 Juli 2021).

Novayana, D., Sipayung, R., dan Barus, A. 2015. Respons pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap jenis mulsa dan pupuk kandang ayam. Fakultas Pertanian. USU. Medan. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3(2): 446-457.

Pranata, A. S. 2010. Tip Jitu Bertanam 16 Tanaman Buah dan Sayur. Agromedia, Jakarta

Roidah, I. S. 2013. Manpaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo. 1(1): 30-24.

Salvitia, D. 2016. Respon pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap kombinasi dosis NPK dan dosis pupuk kandang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah-AGT. 1(1): 217-226.

Sembiring, A. P. 2013. Pemanfaatan mulsa plastik hitam perak (MPHP) dalam budidaya cabai (Capsicum annuum L.) http://www.scribd.com/dok/82000378/Pemanfaatan mulsa-plastik-hitam-perak-MPHP-dalam-budidaya-cabai-Capsicum-annuum.

Supariadi, Y., Yetti dan S. Yoseva. 2017. Pengaruh pemberian pupuk kandang dan pupuk N, P dan K terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Jurnal Online Mahasiswa. 4(1): 1-12.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18399

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id