Dominasi Tegakan Hutan dan Kesuburan Tanah Lokasi Habitat Siamang (Symphalangus syndactylus) di Rainforest Lodge Kedah

Bintang Bintang, Arif Habibal Umam, Hairul Basri

Abstract


Abstrak. Siamang (Symphalangus syndactylus, Raffles 1821) merupakan primata yang memiliki ciri khas yaitu dapat mengeluarkan suara lantang dengan volume tinggi yang bisa terdengar dari jarak 1 km. Siamang merupakan primata yang dilindungi berdasarkan Peraturan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 dan masuk dalam kategori terancam punah (Endangered) berdasarkan IUCN (2015). Rainforest Lodge Kedah merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan yang tinggi serta didominasi oleh pohon tinggi sehingga lokasi tersebut dijadikan habitat oleh siamang namun belum ada data jenis pohon pada habitat siamang di lokasi tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian untuk melindungi habitat siamang. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode jalur dengan luas 1 ha dari 4% rata-rata Home Range siamang (25 ha). Panjang jalur yang digunakan yaitu 500 meter yang dibagi menjadi 3 jalur. Ukuran petak contoh yang di gunakan adalah 20x20 meter untuk pohon dan 10x10 meter untuk tiang. Hasil penelitian diperoleh 328 individu dari 45 jenis dan 23 suku. Tumbuhan tingkat pohon terdapat 198 individu dari 38 jenis dan 22 suku, tumbuhan tingkat tiang terdapat 127 individu dari 35 jenis dan 18 suku dan 3 individu tumbuhan epifit dari 1 jenis. Tumbuhan tingkat pohon dengan nilai INP tertinggi adalah Trichilia sp. yaitu 34,08% dan tumbuhan tingkat tiang dengan INP tertinggi adalah Mitrephora sp. yaitu 41,92%. Nilai ID (Indeks Dominasi) dalam tingkat pohon diperoleh dengan nilai 1 dan tumbuhan tingkat tiang 0,95 dimana tumbuhan dalam tingkat pohon dan tiang tersebut memiliki dominasi yang tinggi. Nilai H’ (Indeks keanekaragaman) tingkat pohon diperoleh 3,20 dan tingkat tiang 3,21 dimana keragaman jenis tumbuhan melimpah (tinggi). Tingkat kesuburan tanah berdasarkan hasil analisis sifat kimia tanah seperti KTK, KB, 14P2O5"> , 14K2O">  dan C-Organik di laboratorium kimia tanah USK kemudian dikaitkan dengan kriteria penilaian tingkat keseburan tanah (PPT Bogor, 1995) tergolong rendah.

Dominace of Forest Stands and Soil Fertility Location of  Habitat Siamang (Symphalangus syndactylus) at Rainforest Lodge Kedah

Abstract. The Siamang (Symphalangus syndactylus, Raffles 1821) is a primate that has a characteristic that is it can make a loud voice with a high volume that can be heard from a distance of 1 km. The siamang is a primate that is protected under Regulation no. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 and is included in the Endangered category based on the IUCN (2015). Rainforest Lodge Kedah is a protected forest area that has a high diversity of plant species and is dominated by tall trees. Therefore, the location is used as a habitat for siamang but there is no data on tree species in the siamang habitat at that location, so the research is needed to protect the siamang habitat. Data collection was carried out using the path method with an area of 1 ha of the 4% average home range of siamang (25 ha). The length of the path used was 500 meters which was divided into 3 lanes. The sample plot sizes used were 20x20 meters for trees and 10x10 meters for poles. The results found that there were 328 individuals from 45 species and 23 tribes. There were 198 individuals of tree-level plants from 38 species and 22 families, 127 individuals of pole-level plants from 35 species and 18 families, and 3 individuals of epiphytic plants from 1 species. The tree-level plant with the highest Importance Value Index (INP) was Trichilia sp. that is 34.08%, and the pole level plant with the highest INP is Mitrephora sp. that is 41.92%. The value of ID (Domination Index) at the tree level was 1 and the plant at the pole level was 0.95 where the plants at the tree and pole levels had a high dominance. The value of H' (Diversity Index) at the tree level is 3.20 and the pole level is 3.21 where the diversity of plant species is abundant (high). The level of soil fertility based on the results of the analysis of soil chemical properties such as KTK, KB, 14P2O5"> , 14K2O">  and C-Organic in the USK soil chemistry laboratory which was then associated with the criteria for assessing the level of soil fertility (PPT Bogor, 1995) was classified as low.


Keywords


Habitat Siamang; Tumbuhan Dominan; Rainfores Lodge Kedah; Siamang habitat; dominant plant; Rainforests Lodge Kedah

Full Text:

PDF

References


Balai Penelitian Tanah. 2009. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Balai Besar Litbang SDL Pertanian Badan Pertanian Deptan. Bogor.

CITES. 2014. Daftar Apendix CITES. www.asean-weng.org. di akses 10 September 2016.

Fachrul, M. F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. PT. Bumi Aksara, Jakarta.

Hardjowigeno S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Indriyanto. 2012. Ekologi Hutan. Bumi Aksara. Jakarta.

IUCN. 2015. IUCN Red List of Threatened Species. www.iucnredlist. Diakses tanggal 10 september 2016.

Larasati, S. (Internet). 2009. Mari kita mengenal primate. http://wulanprimataloversblogspot.com di akses pada 03 September 2016.

Mansjoer dan Bismark 2009. Populasi dan Habitat Ungko (Hylobather agilis) di Taman Nasional Batang Gadis, Sumatera Utara. Jurnal Primatologi Indosensia 6 (1), 19-24.

Odum, E.P. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Perjemahan Tjahojono Samingan, Edisi Gajah Mada oleh Universitas Press, Yokyakarta.

PPT Bogor, 1995. Petunjuk Teknis Evaluasi Kesuburan Tanah. Laporan Teknis No.14. Versi 1,0.1. REP II Project, CSAR, Bogor.

Raffles, T. S. 1821. XVII. Descriptive Catalogue of a Zoological Collection, Made on Account of the Honourable East India Its vicinity, under the Direction of Sir Thomas Stamford Raffles, Lieutenant-Governor of Fort Marlborough; with Additional Notices Illustrative ot the Natural History of Those Countries. Transaction of the Linnean Society of London. (1), 239-274.

Samingan T. 1976. Pemantaran metode pendugaan hasil potensi hutan dalam rangka kelestarian pemungutan hasil hutan. Buletin PERSAKI. 8 (1): 3-9.

Santoso, Y., Nopiansyah, F., Mustari, A.H dan Rahman, D.A. 2010. Penggunaan parameter morfometrik untuk panduan siamang Sumatera. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. 8 (1): 25-33.

Sari, E dan Hariyanto, S.P. 2015. Study Kelompok Siamang di Repong Damar Pahmungan Pesisir Barat. Jurnal Silva Lestari. 3 (3): 85-94.

Simpson, E. H. 1949. Measurement of diversity. nature. 163 (4148), 688-689.

Yuliana R. 2011. Analisis habitat siamang (Symphalangus syndactylus) di Rempong Damar Pekon Pahmungan di Kecamatan Pesisir tengah Lampung Barat. Skripsi. Universitas Lampung. Lampung.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18373

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id