Ketahanan Penetrasi Tanah pada Penggunan Lahan Hortikultura di Saree Kabupaten Aceh Besar

Dian Permata Alhai, Syakur Syakur, Hairul Basri

Abstract


Abstrak. Ketahanan penetrasi tanah adalah sifat tanah yang menggambarkan mudah tidaknya tanah ditembus oleh akar tanaman. Tanah harus mampu ditembus oleh akar tanaman tanpa adanya hambatan untuk menyerap air dan hara yang dibutuhkan oleh tanaman agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman optimal. Ketahanan penetrasi tanah dipengaruhi oleh beberapa sifat tanah yaitu tekstur, bulk density, berat jenis partikel, bahan organik, kemantapan agregat dan kadar air tanah. Penelitian ini dilakukan di UPTD Balai Benih Hortikultura Tanaman Pangan dan Perkebunan Saree Kabupaten Aceh Besar pada penggunaan lahan buah naga, pisang dan semak belukar dengan mengukur nilai ketahanan penetrasi tanah di lapangan dan menilai sifat-sifat tanah yang mempengaruhi penetrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai ketahanan penetrasi tanah semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kedalaman tanah. Nilai ketahanan penetrasi tertinggi terdapat pada lahan buah naga, selanjutnya semak belukar dan nilai ketahanan penetrasi terendah terdapat pada lahan pisang.

Soil Penetration Resistance in Horticultural Land Use at Saree Aceh Besar District

Abstract. Soil penetration resistance is a soil property that describes whether or not the soil is easily penetrated by plant roots. The soil must be able to be penetrated by plant roots without any obstacles to absorb water and nutrients needed by plants for optimal plant growth and development. Soil penetration resistance is influenced by several soil properties, namely texture, bulk density, particle density, organic matter, aggregate stability and soil moisture content. This research was conducted at the UPTD Center for Horticultural Seeds for Food Crops and Saree Plantations, Aceh Besar District on land use of dragon fruit, bananas and shrubs by measuring the value of soil penetration resistance in the field and assessing soil properties that affect penetration. The results of this study indicate that the value of soil penetration resistance increases with increasing soil depth. The highest penetration resistance value is found in dragon fruit land, then shrubs and the lowest penetration resistance value is found in banana land.



Keywords


Ketahanan Penetrasi Tanah, Penggunaan Lahan Hortikultura, Sifat Tanah; Soil Penetration Resistance, Hortikultural Land Use, Soil Properties

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 2006. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor. 396 hal.

Baver, L D, W H Gardner dan W R Gardner. 1972. Soil Physics. John Wiley and Sons. INC. New York. Champman and Halls. London.

Hanafiah, KA.2004. Dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Hillel, D. 1997. Pengantar Fisika Tanah. Susanto RH, Purnomo RH, Penerjemah.Yogyakarta (ID) : PT. Mitra Gama Widya. Terjemahan dari: Introduction of Soil Physics.

Kurnia, U, Djunaedi. M. S dan Marwanto. S. 2006. Sifat Fisika Tanah dan MetodeAnalisisnya. Departemen Pertanian.Hobbs BC, Robers D. 1987. Food Microbiology and Hygiene. 5th ed. Edward Arnold. London.

Notodimedjo, S. 1997. Strategi Pengembangan Hortikultura Khususnya Buah- Buahan dalam manyongsong era pasar bebas. UNIBRAW. Malang.

Prasetyo, B.H., Santoso, D., dan Retno L.W. 2009. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, Dan Pupuk, Petunjuk Teknis Edisi 2. Balai Penelitian Tanah. Bogor Mattik AA .Sumertajaya IM.2002. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab Jilid 1 . Percetakan Jurusan Statistik F Mipa IPB . IPB Press. Bogor.

Sofyan, M. 2011. Pengaruh Pengolahan Tanah Konservasi Terhadap Sifat Fisik dan Hidrologi Tanah: Studi Kasus di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga,Kabupaten Bogor, Jawa Barat [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Whalley WR, To J, Kay BD, Whitmore AP. 2007. Prediction of Penetrometer Resistance of Soils Models with Few Parameters.Geoderma137 (3-4) : 370-377.

Yunus, Y. 2011. Tanah dan Pengolahan. Alfabeta CV. Bandung.

Zulkarnain, 2009. Dasar- Dasar Hortikultura. Bumi Aksara. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18350

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id