Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) akibat Pemberian Dosis Pupuk NPK Phonska di Dataran Tinggi Gayo Lues

Rosna Rosna, Elly Kesumawati, Ainun Marliah

Abstract


Abstrak. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditi hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan produksi tanaman bawang merah dengan pemilihan varietas yang sesuai dengan agroklimatnya dan pemberian dosis pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah akibat pemberian dosis pupuk NPK di dataran tinggi Gayo Lues serta untuk mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 4 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan  percobaan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu varietas bawang merah dan dosis pupuk NPK Phonska. Faktor varietas terdiri dari 3 taraf yaitu varietas Batu Ijo, Bima Brebes dan Gayo dan dosis pupuk NPK terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 150 kg ha-1, 300 kg ha-1 dan 450 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap  tinggi tanaman 15 dan 30 HST, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi dan bobot umbi kering per plot netto. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di dataran tinggi Gayo Lues terbaik dijumpai pada varietas Batu Ijo. Dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap bobot umbi per plot netto, berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 15 dan 30 HST dan diameter umbi. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik terbaik dijumpai pada dosis pupuk NPK 300 kgha-1. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara varietas bawang merah dengan dosis pupuk NPK Phonska di dataran tinggI Gayo Lues.


Growth and Yield of Several Shallot Varieties (Allium ascalonicum L.) Due to Fertilizer Dosage of NPK Phonska in the Gayo Lues Highlands


Abstract. Shallots (Allium ascalonicumL.) is a horticultural commodity that has high economic value. Therefore, it is necessary to make efforts to increase the production of shallots by selecting varieties that are suitable for the agro-climate and giving doses of NPK fertilizer. This study aims to determine the growth and yield of some shallots due to the application of NPK fertilizer in the Gayo Lues highlands and to determine the various interactions between these two factors. This study used a factorial 3 x 4 Randomized Block Design (RAK) with 3 replications, so there were 36 trials. There are two factors studied, namely the variety of shallots and the dose of NPK Phonska fertilizer. The varietal factor consisted of 3 levels, namely Batu Ijo, Bima Brebes and Gayo varieties and the dose of NPK fertilizer consisted of 4 levels, namely control, 150 kg ha-1, 300 kg ha-1 and 450 kg ha-1. The results showed that varieties had a very significant effect on plant height 15 and 30 DAP, tuber diameter per clump, tuber diameter and tuber dry weight per net plot. The best growth and yield of shallots in the Gayo Lues highlands was found in the Batu Ijo variety.The dose of NPK fertilizer had a very significant effect on tuber weight per net plot, significantly on the number of tubers per clump but had no significant effect on plant height 15 and 30 DAP and tuber diameter. The best growth and yield of shallots that we encountered was at a dose of NPK fertilizer of 300 kg ha-1. There was an insignificant interaction between shallot varieties and the dose of Phonska NPK fertilizer in the highlands of Gayo Lues.


Keywords


Varietas; Pupuk NPK; bawang merah; Varieties; NPK fertilizer; shallots

Full Text:

PDF

References


BPTP Balitbangtan Bengkulu. 2018. Hasil Kaji Terap Unggulan Varietas Batu Ijo di Kawasan Pengembangan Bawang Merah. Bengkulu.

Damanik, M. B., B.E Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin, dan H. Hanum. 2010. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Irawan dan Daniel. 2010. Bawang Merah dan Pestisida. Badan Ketahanan Pangan Sumatra Utara. Medan.

Ismayanda, M. H. dan F. Maulana. 2014. Studi pembuatan pupuk kalium sulfat dari abu sekam padi dan gipsun alam menggunakan reakstor tangki berpengaduk. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan. 2(10):77-83.

Kaslil. 2018. Teknologi Budidaya Bawang Merah. Balai Penyuluhan Bawang Merah Lut Tawar. Takengon.

Murutop, Y., I. Djaja dan A. Sarijan. 2019. Pengaruh Dosis Pupuk NPK Phonska terhadap produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Musamus Journal of Agrotecnology Research (MJAR). 1(2):54-60.

Napitupulu, D dan L. Winarto. 2010. Pengaruh pemberian pupuk N dan K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Jurnal HORT. 20(1):27-35.

Pusat Data dan Teknologi Informasi. 2013. Workshop Hasil Pengembangan Metode Konversi Bawang Merah. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Palupi, T., A. Alfandi. 2018. Pengaruh jarak tanam dan pemotongan umbi bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Bima Brebes. Jurnal Agroswagati. 6(1):678-692.

Rachman I.A, S. Djuniwati., K, Idris. 2008. Pengaruh bahan organik dan pupuk NPK terhadap serapan hara dan produksi jagung di inceptol ternate. Jurnal Tanah dan Lingkungan. 10(1):7-13.

Tambak, D.G.P., L.A,M. Siregar, dan Rosmayanti. 2013. Respon pertumbuhan dan produksi beberapa varietas bawang merah (Allium ascalonicum L.) dengan pemberian kompos limbah kakao pada tanah inseptisol. Jurnal online Agroteknologi. 2(2):95-102.

Widjajanto, D. D. 2005. Produksi Benih Perkebunan, Benih Sebagai Bahan Tanam

Wijaya, K. A. 2008. Nutrisi Tanaman. Prestasi Pustaka. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18341

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id