Pengaruh Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

Lisma Wati, Nurhayati Nurhayati, Hasanuddin Hasanuddin

Abstract


Kakao merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan mutu bibit kakao dengan cara perbaikan media tanam dan pemberian konsentrasi pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair NAP yang tepat terhadap pertumbuhan bibit kakao serta untuk mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 5x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah media tanam yang terdiri dari 5 taraf yaitu kontrol, tanah : pupuk kandang : cocopeat (2:1:1), tanah : pupuk kandang : cocopeat (1:1:1), tanah : pupuk kandang : cocopeat (1:2:1) dan tanah : pupuk kandang : cocopeat (1:1:2). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair NAP yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 5, 10 dan 15 ml/L air.Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang, panjang akar tunggang, volume akar, berat basah biomassa dan berat kering biomassa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair NAP yang berpengaruh sangat nyata terhadap diameter pangkal batang, volume akar, berat basah biomassa dan berat kering biomassa umur 90 HST serta berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit umur 90 HST. Kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan media tanam tanah : pupuk kandang : cocopeat (1:1:2) dengan konsentrasi pupuk organik cair NAP 10 ml/ L air.


Effect of Growing Media and  Concentration of Liquid Organic Fertilizer on the Growth of Cocoa Seeds (Theobroma cacao L.)

 

Cocoa is one of the plantation commodities that has an imfortant role in the Indonesian economy. Therefore it is necessary to make efforts to improve the quality of cocoa seeds by improving the planting media and giving concentration of liquid organic fertilizer. This study aims to determine the effect of planting media and the appropriate concentration of liquid organic fertilizer NAP on the growth of cocoa seedlings and to determine the interaction between these two factors. This study used 5x4 factorial randomized block design with 3 replications. The first factor is the planting medium which consists of 5 levels namely control, soil : manure : cocopeat (2:1:1), soil : manure : cocopeat (1:1:1),  soil : manure : cocopeat (1:2:1) and soil : manure : cocopeat (1:1:2). Meanwhile the secound factor is the concentration of liquid organic fertilizer NAP which consists of 4 levels namely control, 5, 10and 15 ml/ L water. Parameters observed were plant height, number of leaves, stem diameter, taproot length, root volume, wet weight of biomass and dry weight of biomass. The results showed that there was an interaction between the planting medium and the concentration of liquid organic fertilizer NAP which had a very significant effect on stem diameter, root volume, biomass wet weight, and dry weight of biomass at 90 DAP and had a significant affected seedling height at 90 DAP. The best combination treatments was found in the treatmentof  soil planting media : manure : cocopeat (1:1:2) with a concentration of liquid organic fertilizer NAP 10 ml/ L water.

 

 


Keywords


Bibit Kakao; Media Tanam; Pupuk Organik Cair; Cocoa Seeds; Planting Media; Liquid Organic Fertilizer

Full Text:

PDF

References


Armaini.,S. Yoseva., dan A. Hasiholan. 2017. Pengaruh perbedaan limbah cair bioetanol (Vinasse) terfermentasi terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Faperta. 4(2):1-15.

Badan Pusat Statistik. 2018. Data Produksi Tanaman Kakao Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Direktorat Jendral Perkebunan. 2020. Produktivitas Tanaman Kakao di Indonesia Tahun 2016-2020. http://jakarta.litbang.pertanian.go.id/phocadowload/kakao.pdf.

Dwijoseputro, D. 1996. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT Gramedia, Jakarta.

Gunawan, T., S, I, Saputra., dan K, R, Ginting. 2015. Pertumbuhan bibit kakao (Theobromacacao L.) yang ditanam pada beberapa medium tumbuh dengan pemberian pupuk organik cair. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Riau. 2(1)1-10.

Kardi, Y. 2016. Pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elais quinensis Jacq.) pada pembibitan utama. Jurnal Faperta. 3(2)1-12.

Lingga, P dan Marsono. 2010. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta

Mulyani, C.,I.Saputra., danR. Kurniawan. 2018. Pengaruh media tanam dan limbah organik terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrosamudra. 5(2):1-14.

Munawar, E.I. 2003. Pupuk Organik. Penebar Swadaya, Jakarta.

Ridawati, M. 2013. Pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L) dengan pemberian beberapa dosis pupuk NPK (16:16:16) pada tanah ultisol di polibag. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 13(4):95-98.

Rikamonika, 2012.Respon tanaman kelapa sawit terhadap pupuk fospat alam berkualitas tinggi untuk mendorong peningkatan produksi tanaman perkebunan.Skripsi.Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.

Zaenuddin.2012. Klasifikasi Tanah Dasar Teori Berbagi Penelitian Tanah dan Pelaksanaan Pertanian di Indonesia.Gajah Mada University Press, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.18254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id