Pengaruh Beberapa Jenis ZPT dan Lama Perendaman terhadap Pertumbuhan Setek Jambu Bol (Syzygium malaccense L. Merr & Perry)

Siti Nisrina, Rita Hayati, Mardhiah Hayati

Abstract


Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis ZPT dan lama perendaman terhadap pertumbuhan setek jambu bol. Penelitian ini sudah diselesaikan di Desa Guhang Aceh Barat Daya dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dari Mei Sampai Juli 2019.Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial 4x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu jenis ZPT yang terdiri dari 4 taraf (kontrol, ekstrak bawang merah 100%, air kelapa 100% dan ZPT sintesis 0,03%) dan lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf (3 jam, 8 jam dan 13 jam). Pertumbuhan jambu bol akibat jenis ZPT terbaik dijumpai pada perlakuan air kelapa 100%. Pertumbuhan jambu bol akibat perlakuan lama perendaman dijumpai pada 8 jam perendaman. Pertumbuhan dan bobot tunas terbaik dijumpai pada kombinasi jenis ZPT air kelapa 100% dengan lama perendaman selama 8 jam.


Keywords


Kata kunci :Jambu Bol, Setek, Auksin, Sitokinin.

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2007 dalam Kurniadi, F. 2012. Pengaruh penggunaan ZPT Root Up terhadap pertumbuhan akar dan anakan pada berbagai bagian setek Cacah Daun Lidah Mertua (Saseviera gracilis).Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Andalas, Padang.

Arinasa, IBK. 2015. Pengaruh konsenrasi Root Up dan panjang setek pada pertumbuhan Begonia tuberosa Lmk. J. Hortikultura. 25(2):142-149.

Baim. 2012. Pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap tanaman obat. http://core.c.uk/download/pdf32347226. [4 Desember 2019].

Bey, Y., W. Syafii dan Sutrisna. 2006. Pengaruh giberelin dan air kelapa terhadap perkecambahan anggrek bulan. Jurnal Biogenesis. 2(2):41-6.

Bisaria, A.K. and P.V. Rao. 1988. Influence of IBA and environmetal factor on the rejuvenation of stem cuttings of Ramie (Bohmeria nivea Gaud). Trop. Agric. 65(1): 67-72.

Crasweller, R.M. 2005.Grafting and propagating fruit trees.College of Agricultural Sciences.The Pennsylvania State University, United States.

Darlina, Hasanuddin, dan H. Rahmatan. 2016. Pengaruh penyiraman air kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap pertumbuhan vegetatif lada (Piper nigrum L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi. 1(1):20-28.

Ema, A. 2010. Dominasi Apikal. http://aprilisa.wordpress.com/bio-inside2/dominasi- apikal/. [27 september 2019].

Faridah, E. 2000.Pengaruh media tumbuh, lama perendaman hormon dan kedudukan setek pada tanaman induk terhadap pertumbuhan stek pucuk Jati. Prosiding Seminar Nasional Status Silvikultur 1999: 238-242.

Hartmann, H.T., D.E. Kester, F.T. Davies and Jr. R.L. Geneve. 2002. Plant Propagation, Principles and Practices. 6th ed. Prentice Hall of India, India.

Karimah, A., S. Purwanti, dan R. Rogomulyo. 2013. Kajian perendaman rimpang temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) dalam urin sapi dan air kelapa untuk mempercepat pertunasan. Jurnal Vegetika. 2(2):1-6.

Koesriningrum, R. dan S.S. Harjadi. 1973. Pembiakan Vegetatif, Pengantar Agronomi, Diktat Fakultas Pertanian IPB, Bogor.

Lakitan, B. 2006. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

esmana, I., D. Nurdiana dan T. Siswancipto. 2018. Pengaruh berbagai zat pengatur tumbuh alami dan asal setek batang terhadap pertumbuhan vegetatif bibit melati putih (Jasminum sambac.(L.) W.). JAGROS. 2(2):80-98.

Marfirani, M. 2014. Pengaruh pemberian berbagai konsentrasi filtrat umbi bawang merah dan Root Up terhadap pertumbuhan setek melati “Rato Ebu”. Lentera Bio. 3(1):7376.

Morton, J.F. 2004.Fruits of Warm Climates.Creative Resource Systems.Puerdu University, Miami.

Muliani, C dan J. Ismail. 2015. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman Root Up terhadap pertumbuhan setek pucuk jambu air (Syzygium semaragense) pada media oasis. Agrosamudra. 2(2):1-9.

Ningsih, E.M.N., Y.A. Nugroho dan Trianitasari. 2010. Pertumbuhan setek nilam (Pogostemon cablin Benth.) pada berbagai komposisi media tumbuh dan dosis penyiraman limbah air kelapa. Agrika. 4(1):37-47.

Prastowo, N.A., J.M. Roshetko., G.E.S. Maurung., E. Nugraha E, J.M. Tukan dan F. Haru. 2006. Teknik Pembibitan dan Perbanyakan Vegetatif Tanaman Buah.World Agroforestry Centre (ICRAF) & Winrock International, Bogor.

Rusmayasari. 2006. Pengaruh pemberian IBA, NAA dan air kelapa terhadap pertumbuhan setek pucuk Meranti Bapa (Shorea selanica). Skripsi. Program Studi Kehutanan. Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Ryadin, A.R., S.L. Ranamukaarachchi., P. Soni and R.P. Shrestha. 2014. Vegetative propagation of five local cultivars of Malay Apple (Syzygium malaccense spp.) in Ternate Island. Advance Science Engineering Information Tecnology. 4(2):35-39.

Saptaji, A., B. Setyono dan N.B. Rochman. 2015. Pengaruh air kelapa dan media tanam terhadap pertumbuhan setek stevia (Stevia rebaudiana bertoni). Jurnal Agronida. 1(2):83-91.

Salisbury, F.B. and C.W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 1. ITB. Bandung.

Schmidt, L. 1993. Vegetative Propagation.Guidelines on Grafting, Air-Layering and Cuttings.FAO.

Suhardiman. 1991. Pengaruh tingkat konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan perbanyakan anggrek (Dendrobium spp) melalui teknik kultur jaringan. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. 2(2):16-19.

Koesriningrum, R. dan S.S. Harjadi.1973 dalam Suprapto, A. 2004.Auksin : zat pengatur tumbuh penting meningkatkan mutu setek tanaman. Jurnal Agrifor. 2(3):25-34.

Suyanti, Mukarlina dan Rizalinda. 2013. Respon pertumbuhan setek pucuk Keji Beling (Strobilanthes crispus Bl) dengan pemberian IBA (Indole Butyric Acid). Jurnal Protobiont. 2(2):26-31.

Taiz, L. and E, Zeiger. 2002. Plant physiology and development (3rd.). Sinauer Associates, Inc., Publishers. Sunderland, Massachusetts.

Tim Mekarsari. 2010. Ensiklopedi Buah Jambu Air. Grasindo, Jakarta.

Ulfah, L., R. Ruqayah, K. Hendarto dan T.D. Andalasari. 2017. Respons pertumbuhan setek batang buah naga merah (Hylocereus costaricensis) terhadap pemberian air kelapa. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 17(3):149-156.

Whistler, W.A and C.R. Elevitch. 2006. Species Profiles for Pasific Island Agroforestry Syzygium malaccense (Malay apple), ver. 2.1. Permanent Agriculture Resources (PAR) Holualoa, Hawaii.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i2.14886

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id